16/05/2013

what are the youths to do?

debby's kawinan is only two weeks from now.

minggu lalu, technical meetingnya diadain di gedung granadi. gue dateng ke situ bawa bumy instead of adit sang ketua pelaksana, karena he had office meetings and couldn't skip any of it.
adek gue nih nyante abis ngurusin kawinannya. cengengesan mulu kalo ditanya persiapan udah gimana, tapi semuanya emang beres-beres aja sih. badan juga gak didietin sama sekali. malah dikomentarin "wah tambah gemuk ya?" melulu.

seperti layaknya gue dulu, dia juga gak mendokumentasikan persiapan nikahnya lewat blog. alasan gue dulu adalah karena gue ngerasa campur tangan gue terlalu minim. i didn't want a nikahan adat padang. gue maunya nasional, tanpa baju daerah, intimate wedding, with closest friends and relatives only. but that's not what my mom wanted -___-
i don't even keep any of my nikahan photos. semuanya ada di rumah nyokap.
it was silly, i think. adit with powdered face (haha), me with that gile-berat-abis suntiang, and guests whose names nor faces i couldn't remember, except a few.
persiapan nikahan kita juga seadanya, meski ada tegangan-tinggi juga. sering berantem sama adit over stupid things. kayak, whether my mom and his should wear the same songket or not. HHAHAHA. tolol.

my only excitement from all those kehebohan is when we had our honeymoon roadtrip. it was crazy fun and exciting. there's only us, and the road, and strange hotels and places we visited.
we splurged, oh yes we did. hahahha. gak kepikiran untuk save up sebagian. untungnya sih emang sebagian besar uangnya kepake untuk beli mobil. our first car. bekas sih. but it didn't matter.
trus kita tinggal di kosan di ciganjur. kosan sempit tapi berada di lokasi paling nyaman menurut kita saat itu. and then we dreamed, #ngayalbabu kalo pake istilah sekarang, to have a house there, at Ciganjur. "kalo bisa di jalan ini juga beb, enak banget di sini." that dream seemed so unrealistic at the time. karena tempat di mana kosan kita berada kavling gitu, rumahnya gede-gede dengan kebon instead of halaman.

who knew someone would built a cluster on that very road? :)

well, balik ke kawinan debby, she and her beau plan to live at their apartment straight after their wedding. gue dan adit dukung banget rencana mereka itu. jauh-jauuh deh dari rumah nyokap. haha.

sang ketua pelaksana, adit, akhirnya beraksi juga saat rapat panitia di rumah nyokap gue kemarin. sodara baik dari klan padang maupun batak pada dateng. tetangga-tetangga yang deket sama bokap nyokap (and there are many of them. i should take a lesson from that, i guess). temen-temen nyokap. rumah nyokap rame banget hari minggu itu. rapatnya berjalan hampir 3 jam.
adit pede aja nge-lead bapak-bapak dan emak-emak berumur itu, haha. dia emang kebalikan gue banget sih, gue yang overly self-conscious, sementara dia is the person who'd say what he needs to say.
jadi inget pas ngurusin undangan debby tempo hari. tukang undangannya 'kan agak rese gitu, seenaknya ngatur debby dan nyokap gue, baik dari segi harga maupun kemampuan dia men-deliver hasil cetakan. pas adit dateng nemuin si tukang (bapak-bapak mid 40's), dia bilang dengan entengnya,


A: "saya mau ini diilangin nih." (nunjuk nama percetakan si tukang di belakang amplop).
TU: "maksudnya nama percetakan saya?"
A: "iya. kalo mau ditulis ya harganya dikurangin."
TU: (cemberut).

gue langsung jalan keluar pura-pura ngajak bumy cari angin. -____-

kata debby, di pertemuan selanjutnya dengan si tukang undangan, doi nanya ke debby.
TU: "itu yang kemaren siapa sih?" (jutek)
D: "oh kakak ipar saya, pak. emang kenapa?"
TU: "gapapa." (manyun).

rapat panitia kemarin sekaligus jadi ajang kumpul keluarga. seru juga sih, soalnya keluarga gue gak punya acara rutin macam arisan gitu. palingan ketemu pas lebaran, natal or tahun baru. gue jadi mikir, tumben gue 'menikmati' ajang kumpul keluarga begini. biasanya lebih milih salam-salim, setor muka sebentar, trus ngadem di kamar. entah kumpul-kumpulnya yang seru, atau... i've grown wiser? hahahha i wish!

the bride-to-be is the one sitting on the left. looks very stress-free huh?

ah, ini postingan rambling abis. loncat ke sana-sini. in fact, it just popped to my head that i need to find the matching kain jilbab for the kebaya. belum lagi dasi/vest/aksesoris apalah untuk Bumy. what else? senangnya ada alasan buat belanja. 


No comments:

Post a Comment