27/12/2012

heavy rotation

kilas balik aah....
jan:
  • plesir dengan nginap di hotel di tengah kota pada malam pergantian tahun. bukan karena segitu inginnya jadi bagian dari kehebohan di monas, tapi gara-gara gue harus kerja.
  • trial gymboree di mall lippo karawaci. berhubung gratis, sekaligus untuk liat kesiapan bumy menghadapi jenjang preschool.
  • adit hit the big three-o.
  • plesir lagi, kali ini ke bogor.
feb:
  • bumy successfully disapih.
  • sekaligus lepas pampers. :)
mar:
  • i learned to crochet, via youtube sekaligus ketemuan sama dyah, the master of crocheting. tapi ternyata ketertarikan itu didn't last long *yawn* sekarang nganggur aja tuh benang-benang.
  • kita beli furniture untuk ngisi rumah karawaci. akhirnya punya sofa sendiri juga setelah empat tahun main rumah-rumahan! (sebelumnya lungsuran dari nyokap).
  • sekalian kita panggil tukang untuk benerin atap belakang rumah yang suka bocor. eh ternyata pas desember terjadi bocor bandang -___-
apr:
  • ke garut karena ada gathering dari kantor, kita lanjutin ke bandung.
  • amang boru passed away :(
  • i rekindled my love for blur. made this writing.
  • and my love for british, and music, comedy, woody allen, bikin-bikin, and so many other.

she's my hero
mei:
  • gue iseng kirim postcard ke beberapa kawan. found out that my hand writing hasn't changed: masih ancur aje.
  • kita mulai DP rumah melati :D

i wish to send more of these :D
jun:
  • had our first family roadtrip ke semarang! tiring but fun.
  • ngajak bumy ke seaworld, lantas pantai ancol.
  • gue mulai survey beberapa sekolah di jagakarsa dan menjatuhkan pilihan ke satu sekolah.
  • alhamdulillah bisa akad kredit rumah setelah lumayan keder ngurus ini-itu ke bank.


jul:
  • bumy kena disentri :(
  • gue dan adit tertarik sama metode food combining dan mulai rajin minum lemon tiap pagi, dan mengusahakan makan buah aja sampe jam 11. hoahoa, tapi masih gak disiplin sih sampe sekarang :P
  • kita mulai furniture hunting. ngehubungin sodikin.
  • gue nyoba menyusun jadwal as IRT. early preparation never hurts!
ags:
  • ikut QMPC syariah.
  • jadi petugas upacara di kantor... zzz.
  • di kantor, gue ganti manager. di unit baru, personilnya cuma 3 orang: manager, gue, dan pak M. sounds like fun... NOT.
  • ac mobil rusak pas beberapa hari menjelang lebaran. otomatis bengkel udah libur sampai hampir seminggu. jadi begitulah, keliling-keliling with windows wide open.
sept:
  • pasang parket di rumah melati.
  • ikut seminar elly risman bareng adit (pake tiket seminarnya lia nih). 
  • tertarik berkebun. beli bibit, pupuk, dirt, pot. bayam kita tumbuh subur tapi gak dicabut-cabut akhirnya layu. sekarang, pot dan pupuk turut diboyong ke rumah melati, dengan harapan kali ini tekad berkebun menguat dan lebih awet :))
okt:
  • kiti balik dari UK, dan gue dapet sekeranjang oleh-oleh hihihi.
  • pertama kali ngerasain tulisan dimuat di sebuah media. 
  • tiga hari nginep di LC bandung karena training.
  • nyoba-nyoba bikin cerpen tapi belom ada tanda-tanda dimuat nih.... 
  • ac rumah rusak! matras kita geser ke ruang tamu, tiap malem tidur pakai kelambu + kipas angin. paginya cranky karena tidur nggak nyenyak.
nov:
  • plesir ke bandung.
  • ultah bumy yang ke-3 :D milestone: bisa naik sepeda haha.
  • gue dirawat karena typhus... not a good experience!
  • daycare baby kangaroo mengabari kalo ada 'lowongan' untuk bumy. 
  • heboh 'menyelamatkan' blogposts dan foto-foto dari multiply yang konon akan bubar pada 1 desember. ternyata masih ada tuh sampe sekarang -___-

dan menemukan foto macam begini. when did i stop berpose unyu?
des:
  • adek gue lamaran.
  • my 29th birthday. (+rumah bocor bandang).
  • kita pindah rumah :")
  • bumy 'pisah' dengan oma dan mulai menapaki hari-hari di daycare.
  • ternyata, udah 5 tahun nikah. 
  • horee tulisan dimuat lagi!
  • ikut workshop 'bikin-bikin' dan ternyata seru! pengen ikutan lagiii.

in a glance, this has been a year of me trying to reinvent myself by doing things i used to love doing, not-so willful determination (which is typical me), building dreams, letting go, and engaging new adventures. alhamdulillah. semoga tahun depan gue bisa lebih willful dan ambisius dalam meraih mimpi. amin.

note: judul post-nya begitu berhubung bumi berotasi maka waktu terus-menerus bergulir untuk kita, daaaan kebetulan judul lagu favorit bumy akhir-akhir ini xD


in the third year of motherhood


PERJALANAN DAN PELAJARAN DI TAHUN KE-3

by vanshe — Thursday, December 20th, 2012 at 8:00 am
in Parenting





November kemarin, saya sudah menjadi ibu selama tiga tahun. Perjalanan yang saya lalui tidak selalu mulus, karena memang, menjadi ibu bukan hal yang mudah dan tanpa tantangan.
Pada tahun pertama, saya memperingati tercapainya “milestone” ini dengan mengadakan ngumpul-ngumpul kecil bersama sahabat-sahabat terdekat. Saya ‘memilih’ mereka yang mengenal saya cukup baik, sehingga mereka tahu betapa girangnya saya saat dapat melalui tahun pertama dengan ‘selamat.’ Tahun kedua, saya berusaha pulang tenggo dari kantor supaya sempat membeli kue di bakery dan merayakan tiup lilin hanya bersama keluarga terdekat. Tidak ada sesuatu yang spesial saat itu. Seingat saya, I was always in a hurry and I felt tired most of the time.
Tahun ini, tepat di hari ulang tahun anak, saya malah harus dirawat di rumah sakit karena gejala tyhpus. Memang, sih, belum ada rencana istimewa yang dibuat (dan karenanya harus dibatalkan), tapi tetap saja saya ‘down‘ karena tidak bisa merayakan hari ulang tahun anak dan tercapainya “milestone” saya, hehehe. Beberapa minggu kemudian, saat sudah sembuh dan sedang menyetir di tengah kemacetan, tiba-tiba terpikir oleh saya untuk ‘merayakan’ personal milestone ini dengan menuliskan hal-hal apa saja yang telah saya pelajari dari perjalanan tiga tahun ini. Dan ini hal-hal yang terlintas di pikiran saya:
  • Saya tidak bisa ‘libur’ dari belajar.
Tadinya saya pikir, keperluan untuk belajar hal baru hanya ada saat hamil dan setelah melahirkan. Dulu, hal-hal baru itu adalah tentang ASI, RUM, MPASI, atau milestone bulanan anak. Tapi ternyata semakin lama, semakin banyak hal yang harus saya cari tahu dan kuasai. Mulai dari skill pengasuhan anak, perkembangan anak, survei sekolah, teknologi terbaru, bahkan kebutuhan untuk menjawab hal-hal ilmiah maupun ‘absurd’ yang ditanyakan anak. Kemampuan menjadi orangtua ternyata perlu secara konstan diasah dan di-upgrade, karena dunia dengan segala perubahan dan tantangannya berputar dengan sangat cepat. Ada saja hal baru yang perlu saya googling setiap harinya, hehe.
  • Bergaul
Pergaulan dengan para orangtua di kompleks perumahan (dan sekolah, nantinya) itu penting, because my kid just loves making new friends… padahal saya sering kagok making small talks :D
  • Saya baru sadar pentingnya menjadi diri saya lagi.
Jujur, saya sempat mengalami yang namanya kehilangan jati diri, mungkin sejak hamil hingga beberapa bulan belakangan ini. Di forum Mommies Daily, saya pernah membaca hal ini sering terjadi pada ibu yang banting setir atau berubah status dari Working Mom (WM) menjadi Stay at Home Mom. Tapi ternyata, pada saya yang berstatus WM, sampai sekarang pun hal itu terjadi. Apa, sih, wujud kehilangan jati diri itu? Pada saya, itu berupa enggan keluar rumah untuk ‘sekedar’ngumpul atau nonton acara musik, belanja baju dan mainan anak setiap bulan, tapi pakai baju yang itu-itu saja selama bertahun-tahun, saya juga enggan lembur di kantor karena takut kehilangan waktu bersama anak.
Perjalanan selama tiga tahun ini membawa saya kepada kesadaran bahwa dengan keeping in touch with the ‘old’ (atau lebih tepatnya ‘forgotten’me, saya menjadi lebih bahagia. Saya mulai keep up dengan berita terbaru band-band favorit saya, mengupdate library iTunes, membeli tiket konser, dan menekuni kembali hobi saya menggambar dan bikin-bikin barang. Di kantor, saya tidak lagi cemberut kalau harus pulang agak telat, karena meskipun saya tidak mengejar karir, tapi itu bagian dari tanggung jawab saya sebagai pegawai.
Dari situ, saya jadi belajar untuk menyeimbangkan keinginan dan kebutuhan saya dengan anak. Hikmahnya, tidak ada lagi rasa bersalah yang berlebihan ketika saya sekedar ingin nonton konser atau harus mengikuti training dari kantor selama beberapa hari. Saya juga merasa lebih mengenal diri saya:strengthweakness, apa yang bisa saya tolerate, dan apa hal-hal yang ingin kejar.  Ini menguatkan konsep diri saya tidak hanya sebagai ibu, tapi juga sebagai manusia. Dari sini saya sadar bahwa akan lebih baik jika anak saya dibesarkan oleh orang yang kenal dirinya dibandingkan orang yang “gak jelas maunya apa”, karena dia akan learn by example. Saya berharap bisa menjadi contoh untuknya mengenal diri dengan baik dan nyaman dengan pilihan-pilihannya kelak.
  • I have to “walk the talk,” waaay more consistently.
Seperti yang tertuang pada poin di atas, anak-anak learn by example. Mengingat ini ‘memaksa’ saya untuk melakukan hal-hal yang “benar” dibandingkan yang mudah. Seperti mengantre, mematuhi tanda dilarang memutar padahal harus rela melewati macet, memilih makanan yang sehat (karena saya menyuruh anak rajin makan buah dan sayur), lebih memilih membaca dibandingkan nonton tv, berhemat (agak malu mengajarkan ini pada anak, karena saya sering ‘khilaf’ emotional shopping), mengendalikan emosi, dan lain-lain. Saya akui, poin ini yang paling menantang dan sulit dipraktikkan secara konsisten.
  • Menikmati saat-saat selama anak masih mau dipeluk, diciumi, dipangku, dan masih bisa digendong seperti bayi :) They’ll grow out of it too fast!


  • Saya jadi tahu kalau anak suka sekali melihat saya dan suami mesra
Mesra di sini tentunya sebatas yang pantas dilihat orang lain, seperti saling merangkul atau memeluk. Kadang saya menggoda dengan pura-pura asik memeluk ayahnya. Nanti dia akan tertawa dan berlari ke arah kami untuk ikut nimbrung berpelukan.
Saat saya dan suami ‘kelepasan’ berantem di depan anak, dia akan bilang “Mama, papa, diam!” atau sibuk humming lagu kesukaannya, mungkin supaya perdebatan kami tidak dia terdengar. Ini menjadi momentum bagi saya untuk mengajarkan pada anak bahwa we have to argue sometimes, sekaligus menjadi reminder to argue in a good way. Ah, betapa bijaknya kamu, anak kecil.
  • Menerima bahwa anak punya pilihan dan selera yang berbeda dengan saya!
Hal ini menunjukkan independensi dan kepercayaan dirinya yang semakin berkembang, tapi sepertinya sudah naluri orangtua ya ingin anak menjadi salinan dirinya sendiri? :D
  • Bahwa anak, seperti kita, ingin dihargai.
Dengan dipandang matanya saat ia bicara, dengan benar-benar didengarkan, dengan tidak dibilangi “Tuh kaan, mama bilang juga apa!” saat ia kejedot atau kepeleset lalu jatuh, dengan tidak diancam-ancam supaya menuruti kemauan kita (I did this, dan sekarang anak saya sudah bisa menunjukkan kekesalannya kalau diancam-ancam!).
  • Mendokumentasikan tingkah-polah dan momen kebersamaan dengan anak memang penting,
tapi selalu ingat untuk cherish and celebrate those things as they’re happening. Misalnya, saat mengajak anak berwisata, saking sibuknya merekam momen melalui foto atau video, kadang kita sampai ‘lupa’ menikmati apa yang sedang tersaji di depan mata. Sorot gembira di mata anak, senyumnya saat dibawa ke tempat baru, atau bau udara yang kita cium saat itu. Saya belajar untuk tidak terlalu ngotot mengajak anak dan suami berfoto, daripada anak malah jadi bete (sekarang dia suka sebal disuruh berpose :() dan menginterupsi momen yang sedang mengalir. Memang, sih, risikonya foto-foto liburan kami tidak sebanyak biasanya, hehe, tapi kenangan yang terindah tetap terekam di hati, kan.
  • Belajar untuk tetap meladeni ocehan si anak
Walau pun saya masih kesal dia menumpahkan susu di atas karpet. Dan merelakan kekesalan itu terlupakan saat dia membuat saya tertawa dengan mengatakan silly things a 3 year-old would say.
  • Yang terakhir ini penting nggak penting :D
Saya tidak pernah tahu saya bisa menjadi the prettiest woman on the planet… di mata anak :) di saat yang tidak terduga, saya bisa mendengar kata-kata “Mama cantik” terlontar dari mulutnya. Padahal saat itu saya sedang kucel tanpa bedak, hehe.
Bagaimana dengan Mommies? Pasti banyak sekali pelajaran yang sudah didapat, terutama Mommiesyang perjalanannya sudah lebih jauh dari saya.
Untuk menutup catatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih pada teman belajar saya yang tersayang dan istimewa: anak saya. Semoga kita dapat terus belajar bersama :)

26/12/2012

pindahan, pt.2

> misi: ngumpulin sebanyak-banyaknya no telpon delivery makanan, tukang (ac, laundry, taman, pijet), yayasan ART, dsb. setiap kali makan di satu lokasi, langsung sigap nanya "bisa delivery gak?"

> dapet jugaa katering rumahan. no msg dan halal. lokasinya cuma beberapa meter dari rumah. sounds too good to be true for me (berasa pencariannya ribet). pengantaran perdana baru nanti malam, semoga sesuai harapan. no telponnya 0853-1921-9258. (update: makanannya enak.)


> sejauh ini masih nyetrika sendiri. tapi udah nemuin laudry kiloan di wilayah jagakarsa yang bisa nyetrikain aja dan katanya sih "premium", dalam artian cucian kita gak dicampur sama punya orang. no telponnya 08998-111-200.


> berambisi menunaikan hajat baking pakai oven sendiri. target browsing: resep baking yang gampil untuk pemula :P


> masih dilema: pasang telpon rumah atau gak. pakai internet kabel atau wireless.


> we don't need more space. we need less stuff.


> daycare: udah 4 hari dan bumy masih mewek kalau ditinggal kerja. hari pertama, nangis setengah hari (diem, kalo inget nangis lagi. pas dijemput, mata sembab suara serak). hari kedua dst, nangis sebentar trus lupa, asik main. pas dijemput, malah nolak, mau main sama temen-temennya.
makannya doyan, udah mau cerita-cerita sama embaknya. tapi kalau mau berangkat dari rumah, selalu bilang "bumy mau ikut mama kerja aja. bumy gak mau sekolah." padahal kalau dijemput, selalu cerita dengan excited "tadi di sekolah, bumy...." sebenernya bukan sekolah, tapi suka ada creative session gitu pagi-pagi. bismillah, semoga betah, sehat, dan selamat ya nak. doain mama bisa resign tahun ini :')


> "a house is not a home kalau belum akrab sama tetangga," R, late-twenty, a recovering social-outcast. :)))

long weekend, long ramble

hmm long weekend kemarin rasanya terlalu cepat berlalu ;( 
rasanya pengen ditambah sampe akhir tahun (sayang jatah cuti ane cekak), jadi bisa dipakai untuk, lagi-lagi, beberes rumah. dan tentunya bermesraan sama koala.
 

mari kita kenang kembali kemarin tuh ngapain aja.

dari hari rabu, omanya bumy udah rewel banget nyuruh kita ke karawaci. rencana awal mau ke karawaci sabtu pagi. karena biasanya gue dapet kerjaan "khusus" dan mendadak menjelang long weekend. alhamdulillah ternyata kemarin bisa pulang on time, kerjaan dadakan (as predicted) bisa diselesaiin dengan cepat. 

menurut kabar di TL twitter, jumat malam macet parah melanda jakarta. tapi alhamdulillah perjalanan kita dari kebayoran baru ke karawaci sekitar 1 jam sahaja. sudirman lancar, trus masuk tol, trus tomang, trus tol kebon jeruk, semuanya dilewati di tengah hujan, tapi trafficnya masih gak gitu rame. rejekinya bumy mau ketemu oma kayaknya ^^

yawdah, oma riang-gembira campur gegap-gempita deh menyambut bumy. abis itu gue dan adit bisa ongkang-ongkang kaki, karena bumy dimonopoli sama oma, hahaha.

besoknya, sabtu, adit serah terima kunci sama temennya yang beli rumah kita. gue gak ikut karena kudu megang bumy di rumah (nyokap nganterin adek gue vaksin kanker serviks). balik dari rumah lama, adit cerita, "aku sedih loh pas ngelepas rumah itu tadi. banyak banget kenangannya." 

yaa pastinja. makanya gue seneng bisa gak usah ikutan serah terima kunci. jadi gak perlu ngeliat rumah itu lagi for one last time sebelum kita resmi gak jadi penghuninya lagi. takut jadi emosi berlebihan. kayak dulu pas ngelepas mobil pertama kita, rasanya nyesek gitu di hati. karena dengan mobil itu kita bawa bumy pulang dari rumah sakit sehabis lahiran. dengan mobil itu gue dulu nyetir ke tanjung priok sampai akhirnya cuti untuk melahirkan. dan jutaaaan kenangan sentimentil lainnya. rumah kemarin juga rumah pertama kita, dengan segala kekurangan kondisi bangunan dan kelebihan lokasinya yang deket dari segala rupa fasum di karawaci. i really wished we could have kept it. tapi emang kudu realistis: kita gak bisa genggam dua-duanya. jadi, so long old house. semoga kamu bisa ngasih keademan hati dan rasa betah kepada para penghuni barumu kelak. just like what you gave us.

siangnya, kita maksi di lippo mall trus ke perumahan summarecon nengokin temen kuliah gue si nene yang baru melahirkan. di rumah nene jadi reuni mini, karena ada kumal dan irwin, sohib pas kuliah juga yang sekarang jadi suami-istri dan lagi menantikan kelahiran anak pertama. too bad lupa berfoto :((( padahal terakhir ketemu mereka 2 tahun lalu.


btw rumah temen gue ini nyaman abisss. rumahnya di dalem cluster, trus di dalam kompleks ada kolam renang buat anak-anak. rumahnya sendiri kamarnya di lantai 2 semua. desain dapurnya lucu. interiornya ngademin mata. konon suami doi sih yang demen ngisi dan ngehias-hias rumah (langka ga sih?!). lumayan deh jadi dapet inspirasi sekaligus bisa buat bahan 'memotivasi' adit "tuh kamu juga rajin ngehias rumah kaya gitu dong" huahuahaha. oh tapi ya begitu deh, semuanya lupa difoto!

dari situ, kita ngemol buat makan malem, trus ke rumah nyokap buat naro bumy. soalnya kita mau beranjangsana dengan pijet di bersih sehat. tentrem bangett rasanya ati dan badan.... jam 10 malem kelar pijet, kita makan cwimie di warung ngalam. pantes berat gue udah balik lagi ke jaman sebelom hamil!

minggu, kita berangkat pagi-pagi dari karawaci. pagi as in jam 6:30! penyebabnya adalah si warno tukang ac bilang mau ke rumah jagakarsa jam 7. pas kita sampe di sana jam 7:30, belom ada tanda-tanda kedatangan doi tuh. sampe akhirnya ternyata doi gak muncul batang idungnya samsek hari itu -___-


"aku kayak bos" he said it himself

 sebelum sampe rumah, kita sempatin berenti di deket dept pertanian di mana banyak dijual tanaman hias. sayangnya yang udah buka masih sedikit.
di rumah, gue kembali membabu: beberes, gosok wc, etc. siangnya kita melancong ke 'kampung' tetangga, yaitu cinere. maksi di kopitiam oey, trus belanja di grand lucky living plaza. berhubung udah mulai sadar kondisi rumah sekarang yang gak cuma 100 meter dari indomaret, roti bakar 88, bubur ayam dan nasi uduk pawon, atau nasi goreng bang eja (HUHHUHUHU kaya gini nih yang bikin gagal move on), jadi kita nyetok cemilan dan bahan makanan mayan banyak. buat makan malem juga beli sekalian di sederhana. jadilah kita makan malam perdana di meja makan and instantly felt like a royal karena biasanya makan sambil nongkrong di depan tv.

senin, gue membabu lah yaa sesuai sikon yang tanpa ART. masak, nyuci, nyetrika, trus nonton infotainment. terhibur bener rasanya, udah capek kerja rodi trus disuguhi berita-berita ghibah.
siangnya, babu berubah jadi cinderella (versi mahmud), soalnya mau ngemol ke fx. di situ ketemuan sama nisha dan nara. too bad enggak berfoto, kurang menggigit reportase ini jadinya :((

reportase masih lanjut yaaa berhubung hari liburnya banyak bener.
selasa, kita bangun pagi soalnya udah niat mau lari pagi ke taman deket rumah. jadi cluster gue tuh deket sama 2 buah taman punya pemda. yang satu bisa diakses dengan berjalan kaki sejauh 100 meter (ternyata begitu, jajanan diganti taman ^^), satu lagi sekitar 500 meter kayanya. kemarin kita pilih yang lebih deket. ternyata itu taman gede juga, setengahnya taman hutan kota BSD deh. ada playground sederhana, jogging track, sama lapangan futsalnya. yang nyenengin ya karena dipayungi pohon-pohon rindang.
pas kita di sana, ternyata keluarga tetangga sebelah rumah kita nyusul. tetangga gue ini profilnya sama kaya kita: 1 anak seumuran sama bumy, tapi cewek. di taman, mereka asik main bola, lari-larian. trus baliknya gandengan tangan sampe ke rumah xD 




rainfalls had never been this amusing
bayi aja doyan (nontonin hujan)
 setelah itu, sepanjang siang sampai malam, hujan turun. awalnya kita mau natalan ke sodara gue, tapi ternyata nyokap gue batalin. jadi ya puas banget tidur-tiduran di rumah. malemnya, gue kok tiba-tiba craving cupcake (gaya babu selangit). walhasil kita mampir di holycow kemang, makan cupcake yang ditemani sepiring daging :))
tujuan awal sebenernya aksara. berhubung udah entah-berapa tahun gue gak pernah menyambangi toko itu. tapi ternyata pas baru sebentar di situ, bumy tiba-tiba rewel bilang laper (padahal di rumah gak mau disuruh makan). mau ke casa di lantai atas, tapi ternyata semua tempatnya full smoking. yowes kita ke holycow.
btw aksara masih cozy and hip senantiasa ya. begitu masuk, langsung disuguhi musik yang manjain kuping. kangen, kapan-kapan mau ajak bumy ke situ (setelah perutnya kenyang tentunya) dan ajak nongkrong di bagian buku anak-anak.

anyways, beres juga reportase ini. meskipun ngetiknya bikin jari-jemari pegel, tapi i wouldn't mind making more posts like this (baca: anticipating another long weekend ahead).

19/12/2012

kisah pindahan


yes, we were finally moving out. leaving the place we called home for the past two years :') 
sedih banget ninggalin rumah itu sebenernya gak juga. karena gue udah hampir-muak sama kemacetan jakarta-karawaci yang akhir-akhir ini MAKIN menggila. bukan gue doang yang bilang gini, orang-orang kantor yang kebetulan se"rumpun" juga mengeluh demikian. tebakan gue sih penyebabnya karena mobil tambah banyak semata... kalo di parkiran kantor adit, gue liatin banyak banget orang yang satu mobil isinya cuma satu orang. kita juga sama aja sih kayak mereka (.__.) 
jadi yah gue udah sering banget membatin, "dooh pengen buruan pindahhh." mana rumah juga bocornya makin parah kalo lagi ujan gede. 

awalnya gue 'ma adit berencana mau pindah sabtu. tapi ternyata, ada yang ngantri (sampe masuk tv) dan kudu balik ke jakarta ngambil barang yang diantriin jam 2 pagi. jadi jumat itu kita yang "oke deh daripada pindahan dengan badan loyo, mending pindahannya kita mundurin jadi minggu."
nah kita udah sepakat tuh, sabtu kita gunakan untuk istirahat berkualitas (baca: leyeh-leyeh, bobok pagi-siang-sore) aja. tapi trus jam 7 pagi nyokap gue nelpon, "kalian gak pindahan hari ini aja? cerah banget loh. takutnya besok malah ujan."
dan gue yang "iya juga yah" trus ngusulin ke adit. dia bilang dia mau cari mobil losbak dulu, kalo ada yang available hari ini yaudah sok kita pindahan. gak bertekad banget yee. 

eeh ternyata mobilnya dapet, ada 2 pula jadi bisa langsung beriringan bawa barang-barang kita. yaudah mulai deh kerja bakti. bumy gue titipin di rumah nyokap, trus kita panggil bala bantuan (anas pembantu gue plus bang smile alias ismail tukang becak yang badannya gede). setelah kira-kira 5 jam baru beres tuh mem-packing HAMPIR semua barang. packing dan loading barang ke dalam losbak tepatnya. yang kita bawa barang-barang gede kayak sofa ranjang kulkas dsb. yang "printilan" ternyata nantinya perlu 2 kali angkut sendiri pake mobil kita.
berangkat dari karawaci jam 12an ternyata ketemu macet pas baru jalan beberapa kilometer. macetnya 45 menit ajeee. walhasil baru sampe di jagakarsa jam 3:30 huuhu. 
anas, gue, dan adit nyapu dan ngepel dulu biar lantainya gak kotor-kotor banget sebelum ditimpa barang-barang gede. abis itu, baru deh mulai unloading dan menata barang-barang tersebut. jam 7 malem, gue dan adit baru balik ke karawaci untuk nemuin bumy dan nginep di rumah nyokap (lha udah gak ada kasur di rumah lama). 


one little corner of 'arts & crafts'

sail away, ducky!

the unbearable heaviness of being kata budi :D

to do list pindahan untuk kita kemarin terdiri dari hal-hal berikut:
  • sewa mobil box (tadinya mau pake jasa mover biar 'terjamin' dan gak ribet bungkus-bungkusin sendiri. tapi ternyata vendor r*japindah baru bisa bantu kita pindahan 2 hari sesudah kita masukin request. harganya emang lebih mahal tapi berbekal pengalaman pindahan 2 kali sebelumnya, barang-barang suka pada rusak karena tukang angkutnya sembarangan! alhamdulillah kemarin barang-barang oke semua kondisinya). --> awal deal 300rb/mobil. tapi pas mau dibayar, mereka nawar minta ditambahin 50rb/mobil. gapapa deh, emang jaraknya mayan jauh + macet hehe. 
  • hire tenaga tambahan :P maksudnya ya Anas dan Bang Smile. 
  • panggil tukang ac untuk nyopot ac di rumah lama dan memasangnya di rumah baru. untuk ini kita pake jasa langganan nyokap gue, si Warno. kita cuma mindahin 1 unit ac, karena dari developer dapet bonus ac dan udah terpasang di kamar utama. nyopotnya sih cepet cuma 1 jam. masangnya yang agak lama, sekitar 3 jam. eeh pas udah dipasang, ternyata sorenya kita temuin ada yang netes-netes gitu di bagian depan si ac. jadi hari ini janjian lagi deh manggil si tukang ac balik.
  • janjian sama tukang servis modena untuk set up kompor dan cooker hood. sodikin sih katanya bisa ngelakuin ini, tapi biar yakin, sekalian aja orang modenanya deh.
  • janjian sama tukang servis electrolux untuk set up mesin cuci. kata adit ada pipa atau saluran apaaa gitu yang gak pas.
  • janjian sama tukang gorden. gue pake jasa tukanggorden.com berbekal nyontek rekomendasi di forum terkemuka, hihihi. yang dateng namanya pak Kusna. so far gue puas karena harganya gak sedahsyat perkiraan gue hahaha lega banget rasanya bo. sambil pak kusna ngitung-ngitung, gue udah gugup aja takut denger harga "segini juta!" tapi ternyata bener-bener fit sama budget. untuk kamar kita, kamar bumy, dan ruang tamu, kita pake bahan blackout 85% (kali yah, lupa gue angka benernya) semua, soalnya kalo pake yang gak blackout-pun harganya cuma beda 7500-an per meter. pas dikasih tau total buat 3 ruangan ini berapa dan ternyata under budget (girang bukan kepalang), gue langsung minta tambahin gorden model pita kayak gini  lupa istilahnya apa :P) buat pintu di belakang rumah. oya gue sengaja gak milih model wooden blind soalnya cenderung nyimpen banyak debu dan gampang rusak (maklum 'kan ada the kurious koala). gak jadi pilih onna karena kata bung Kusna kurang cocok buat untuk di rumah (alasan lengkapnya bisa didapatkan kalo nanti you get to meet him in person lah ya). dan gak pilih roman blind karena MAHAL. haha. lagian kayak alasan gak pilih wooden blind tadi, handlenya bisa cepet rusak kalo suka dimainin. fyi, gordennya jadi maksimal 10 hari. 
  • pasang stiker kaca (film & sandblast). karena semua tetangga pada begitu. dan kita akhirnya tau alasannya setelah ngerasain siang bolong ada di dalem rumah itu. crong banget sinar mataharinya masuk ke rumah. lagian sementara belum ada gorden, mayanlah bisa ngurangin efek "etalase" rumah kalo diliat dari luar. kita pake jasa dari Dana Kreasi, webnya ini. masangnya gak begitu lama sih, kayanya kurang dari 2 jam. 
  • pasang teralis. gue gak tau nomor contactnya karena pagi-pagi itu tetangga sebelah lagi manggil tukang teralis, trus adit berinisiatif bilang "mas, nanti ke rumah saya ya abis dari situ." kalo gak salah dapet harga per jendela itu 300 ribu tapi bisa ditawar jadi ada potongan harga untuk totalnya. 
  • janjian sama daycare. this will need a whole other blogpost ^__^"
  • beli seprei dan guling untuk tempat tidur bumy. kita beli di matahari citos, ternyata lagi pada diskon ihiy.
  • panggil tukang taman buat nyabutin rumput liar di halaman daaan pasangin rumput di tempat yang pitak-pitak. yang ini belom juga nih sampe sekarang.
  • tong sampah buat mengenyahkan sampah yang berjibun akibat pindahan. yang ini dapet dari developer. awalnya disuruh nunggu dulu karena mau diambil stoknya di mana gitu, alhamduillah ternyata masih disimpen satu biji di kantor marketing.
  • cari katering rumahan. udah ada sih yang di-approach, tapi masih mau nyari lagi deh....
  • telpon agen PRT. sebenernya untuk yang ini rada gak sreg (konon kabarnya ribet berurusan sama agen?), dan gak urgent juga sih, jadi masih bisa dipending.
  • pasang telpon rumah, internet, dan tv kabel. penting gak penting sih ini. tapi perlu juga dua hal yang belakangan itu... supaya gue bisa bikin report kerjaan dari rumah dan menghibur hati dengan tayangan foxcrime. 
  • beli meja setrika (karena yang lama ancur kena bocor di rumah lama T_T), keset buat di luar rumah, hooks buat gantungan baju di kamar dan toilet, kaca toilet, hook buat gantung-gantung sodet di dapur (dulu adit dititipin di ikea kagak mau!! huuuh), etc etc the list goes on and oooon.... 

list di atas udah dipersempit dengan "yang perlu-perlu aja" berkat supervisi adit (kecuali poin paling bawah sih). mungkin kita rempong begini gara-gara sebelumnya gak secara serius meluangkan waktu untuk secara serius merencanakan pindahan *hikmah detected* 

"hasil" pindahan hari pertama. lumayan yah? tapi besoknya nambah lagi barang bawaan dari rumah lama, acak-acakan lagi deh x__x

malam pertama nginep di situ, adit bilang, "aku rasanya kayak lagi liburan." hooh, gue juga ngerasa begitu. kita masih asing sama hal-hal di situ. belom tau mau jajan malem-malem di mana. belom kenal siapa-siapa kecuali tetangga di dua rumah, plus satpam, plus orang marketing. kata adit lagi, rasanya kayak liburan di villa. bukan karena rumah kita segede villa yah, tapi karena alam daerah situ yang kalo ujan bikin pengen selimutan xD
gue sendiri "jetlag" terutama karena perasaan "beneran nih udah tinggal di sini? ya Allah, dreams do come true :')" huhu.

anyways, udah 3 malem aja nih tidur di rumah baru. masih beradaptasi sama rutinitas baru... it's not easy terlebih bumy juga lagi beradaptasi di daycare, dan rumah masih shipwreck-alike. udah gitu dulu juga bisa sedikit-sedikit nitipin bumy, minjem barang, atau numpang makan ke mrican (rumah nyokap) hehe, sekarang gak bisa lagi. tapi i'm sure it'll be worth it, bismillah :)

PS: gambar gorden gue lupa dari website mana. pls notify me kalo ada yang berkeberatan supaya langsung di-remove yah.


10/12/2012

so, how old are you again?


favorite things to have on my birthday:

<3 berpelukan bertiga di kasur.
<3 having aalll keluarga mrican+bataks ngumpul (kecuali rio yg memutuskan kagak balik dari jogja. kebangetan nih anak) karena barengan sama acara lamaran debi.
<3 sehat dan ada tempat bernaung (meskipun bocor 70% di hari ultah akuuuh), alhamdulillah :)
<3 ohya kalo rumah bocor berarti 'kan HUJAN. sejak dahulu (sd kali, dan mulai suka sok puitis), i love love lurve the pouring rain on my birth day, rasanya kayak dikasih kado oleh semesta alam!
<3 not having some random acquitances on facebook ngucapin "HBD WUATB" kekeke.
<3 besoknya anniversary! ternyata udah 5 tahun jadi istri orang. "thanks for watching me age another 365 days and not leaving" yaaa ubi.

lanjutin kisah weekend yaa. pas alarm bunyi di hari minggu, gue mikir "udah senin aje nih? masih pengen molor tapi ntar jalanan tambah maceet kalo kesiangan. dooh, yaudah bangun deh." tapi perasaan gue ada rencana workshop bikin-bikin gitu deh... eeeh baru sadar masih minggu. horeeh.

jadi, bismillah, rencananya mau:
- nitipin bumy ke nyokap karena dia lagi batpil :((
- ikut workshopinabox di gandaria
- ke rumah ngecek hasil karya sodikin
- ke mampang beli-beli frame
- ke tjikini di cikini nengok craft day

jadi sambil ngepel dan ngelap-lap yang masih basah (meja makan ternyata lupa dilap... udah banjir sendiri ternyata di situ. trus bocornya juga masuk ke dalam laci meja di mana kosmetik dan aksesori gue disimpen... tjakep!), gue bilang ke adit, "bumy dibawain termometer ya ke rumah oma." eh tau-tau anaknya teriak, "bumy nggak mau di rumah oma!! bumy mau ikut!" berhubung gak tega liat anaknya meler dan sedikit lesu gara-gara flu dah gitu mau dititipin pula, yaudah deh diputuskan bumy ngikut kita aja. makin remponglah gue nyiapin printilan doi. 

walhasil untuk menghadiri acara jam 10, kita baru berangkat dari rumah jam 9:15. alhamdulillah jalanan jakarta bersahabat pagi itu. nyampe gandaria jam 10:10. truus, bikin-bikin deeeh. senangnya, berasa kayak refreshing :P


ini karya akooh
eh oh eh ketemu bunda Nisha xixixi. keren deh yang hasil karyanya ditwit!

dari gandaria, sesuai rencana kita mampir ke rumah nengok kerjaan sodikin. rekap hasil penilikannya sbb:
- ambalan dapur dah dibenerin
- tambahan dinding kabinet belom ditambahin
- meja rias udah dibenerin tingginya dan kabinetnya
- aksesoris di kamar bumy belom dipasang
semogaaa bisa mulai pindah-pindahan sabtu depan. 


horee kabinetnya udah sesuai gambar -__-

abis dari rumah, dapet kabar kalo pakdenya adit masuk RS. batal deh ke mampang, kita malah banting setir ke pondok kopi.
setelah nengok, kita putusin tetep jadi ke cikini soalnya nanggung, udah searah. di situ, beli-beli artwork buat kamar bumy sama keset. abis itu, udah deh tepar. parkir ke kasur jam 9 kurang. 
btw di cikini makin banyak ya coffeeshops yang lucu-lucu gitu. dulu gue taunya ada bakoel koffie doang, ternyata sekarang udah ada tjikini, vietopia, sama apa ya satu lagi gue lupa namanya. pengen deh kapan-kapan pacaran di situ (semoga bukan mimpi di siang bolong. yang ada tiap sore gue nungguin adit ngantor keluyuran sendirian.) 


di trotoar cikini. padahal 5 meter kemudian udah masuk mobil.

all tomorrow's party


hari ini males kerja banget. biasanya juga gitu sih. tapi sekarang kebangetan soalnya dari pagi udah nundaaa ngerjain apapun, kebetulan web internal untuk narik datanya juga lagi error gak bisa diakses. ya bagus deh, tau aja gue lagi males. 

mana hari ini gue cenderung kelaperan terus. sampe kantor jam 8 dengan kondisi belom sarapan. 
turun ke bawah buat nyabu eh antriannya panjang banget. ke minimarket buat beli ganjelan perut, eh masih tutup. nelponin OB buat minta tolong antriin eh telponnya gak diangkat-angkat T_T akhirnya beta nyeduh milo dulu yang penting dapet asupan gula. 
terus sekarang jam segini belom juga maksi (jam 1 lewat! jaman dulu mah udah klenger). dari jam 11an nelpon bakmi G* gagal terus, nelpon kantin sibukkk, trus gak diangkat-angkat.... baru pada attempt ke-sekian bisa nyambung *phew!
pas akhirnya pesenan gue dianter yah, sotonya bau anyep sejadi-jadinya. hampir aja gue sembur pas masuk satu suap ke mulut T____T yaampun gue merasa bagai nobita yang gara-gara minum pil apa gitu, kagak bisa makan dengan berbagai macem cara. yang nasinya abislah, yang pas mau nyuap ketemu pak gurulah (ngarang bebas) tapi ya begitu deh kurang-lebih keadaannya! 
akhirnya jam 12:30an gue nelpon... hokben.
alhamdulillah langsung nyambung. pas lanjutin ngetik ini udah dalam kondisi kenyang, huhuhu *tangis haru*

jadi mau cerita apa yah? apa mau absen nongol di blog doang biar ada update minimal satu tiap minggu *garuk-garuk ketek*

okelah kita bahas weekend. gue punya kehidupan saat itu doang seringnya sih. 
sabtu, lamaran adek gue. horeee. entah gue girang karena dia bakal buru-buru kawin (implikasinya, buru-buru ngasih nyokap cucu baru, jadi gak galau-galau amat bumy pindah :P), atau karena gue jadi bisa make baju parteh yang baru dibeli *kampung abis* (yaa berhubung jarang belanja baju baru sampe di"komplen" suami sendiri *melirik tajam foto adit*).
acara lamaran bakal diadain di rumah nyokap, dan kabarnya keluarga calon ipar bakal dateng jam 11. kita baru pada bangun jam 9 dong... tadinya mau nongkrong di benton dulu nyari sarapan, untung keburu sadar kalo bisa-bisa kita telat ke lamaran. jam 10 lewat dikit, tiba-tiba tante gue nelpon, "kaa, segera ke sini ya, keluarga calon besan udah di lipo." EBUSETTT... lipo tuh yang 15 menit doang dari rumah nyokap gue. 
bagusss gue bumy adit udah mandi, jadi kita bisa langsung loncat ke mobil. 

pas sampe di gang mrican, ada mobil sekitar 5-7 biji lagi jalan beriringan... ternyata itu rombongan calon ipar tea. muka gue masih telanjang, jilbab belom dipake, dan gongnya: bumy kagak pake celana -___-
kemarin malemnya sengaja gue gak bawain baju karena mikirnya mau dipakein di mrican aja. ternyataaa, pas masuk rumah, semua tamunya dah pada duduk rapih lesehan. gue suruh pembantu ambilin celana, dia bilang kagak bisa lewat. jadilah anak gue gak pake celana hilir-mudik T___________T

setelah acara jalan beberapa puluh menit, adit berhasil juga ngambilin celana (doi bisa 'lolos' lewat-lewatin tamu dengan berkedok sebagai fotografer). kirain udah pinter ya doi, ternyata yang diambilin 
1. celana bahan yang udah NGATUNG
2. celana jeans PENDEK

istighfaaaar aneeee....

yaudahlah daripada baju batik dipadankan sama jeans PENDEK, gue pakein aja celana bahan yang ngatung. jadinya kayak ikhwan deh anak gue (amin...?). 
kurang lebih ini nih foto-foto acara lamarannya. 
ishh adek gue udah berumur juga yahh. udah dilamar aja sama anak orang (terharu enggak, heran iya).

dua insan yang baru tuker cincin + eviden cungkringnya celana bumy
the encok bride-to-be

abis itu seharian nongkrong di rumah nyokap deh. ada temen-temen adek gue yang pas tau usia beta udah menginjak 29 (kebetulan ultah gue juga hari ituh. gue lupa samsek sampe 1. dibangunin adit oleh pelukan dan ucapan hepi bersdey hahkahkak, 2. adek gue yg "eh kakak ultah kan ya??") pada gasping "haaah, udah segitu??" ok, tampaknya harus menerima kalo i've reached that certain age yang bisa bikin orang "ih tua juga ya" pas tau angkanya. 
kita leyeh-leyeh sampe abis maghrib, kebetulan ujan guedeee banget. pas balik ke rumah, ternyata.... rumah gue BOCOR. ada kali 70% bocornya. T____________________T
lampu pada mati. jadi gelap-gelapan gue dan adit ngepel rumah padahal dah tepar beneeer. 

begitulah sekelumit weekend kemaren. sekarang mimin mau ngemil ebi furai dulu yaa.

tambahan, berhubung ada yang request tampilan baju party beta *ohokk*

03/12/2012

hello december

weekend kemarin ternyata seimbang banget. 1 hari kelayapan, 1 hari ngelekep di rumah. 

hari sabtu sebenernya gue udah ada dua, eh tiga rencana yang semuanya berfaedah. 
1. seminar pengasuhan anak. tsah. 
2. pengajian 
3. janjian ma sodikin.

tapi ternyata hampir semuanya batal, kecuali yang no 3. 
jam 3 pagi, bumy muntah. kirain cukup sekali, ternyata berulang beberapa kali sampai jam 6 pagi dia gak bisa tidur. udah gitu, doi ngeluh perutnya sakit dan minta dibawa ke toilet. dua kali kayak gitu, tapi di toilet gak bisa keluar apa-apa. 
akhirnya jam 7an gue kabarin lia deh kalo gue batal mendampingi doi ikut seminar :P

kondisi bumy sendiri alhamdulillah membaik setelah diminumin teh anget plus makan bubur ayam. acuan gue sih anaknya doyan makan atau enggak. begitu udah kenyang, kata doi perutnya gak sakit lagi. jam 8, doi tidur lagi (begitupun gue dan adit), bablas sampe jam 11. pas bangun, doi keliatan udah seger (baca: udah cerewet dan loncat-loncat lagi). horee melala dong kita :D

pas jam makan siang, kita mulai jalan dari rumah menuju jagakarsa 'tuk nemuin sodikin. di jalan, gue notice status bbm temen yang bilang tol jorr padat. gue tanyain doi, padetnya dari mana sampe mana. abis ngejawab, doi malah nyuruh gue donlot google maps terbaru yang bisa show traffic. ih gue baru tau hehe. ternyata aplikasi ini keren banget yaaa. infonya valid, dan helpful abiss.

sampe di jakarta, kita makan dulu. soalnya bumy dah kelaperan sampe sekotak kismis udah mau abis dicemilin. pilihan jatuh ke appetite, soalnya omah sendok suka ada kawinan kalo weekend. seneng deh di appetite, tamunya kita doang, hehehe. karena di situ gak ada area non smoking, gue suka harap-harap cemas tiap ada tamu dateng, takut mereka segitu dodolnya sampe ngerokok padahal anak kecil. banyak banget spesies kayak gini bow. 

kelar makan, kita lanjut ke rumah... agak lama juga di situ, hampir 2 jam. soalnya ya, sodikin salah bikin kabinet di atas meja rias gue. padahal yang kita minta kabinet ukuran kecil, ukurannya setengah kabinet kitchen set-lah. eeh sama doi malah dibikin seukuran kabinet kitchen set. trus posisi meja riasnya juga kependekan. 
kesalahan lainnya adalah kaca di dinding dapur, kita jelas-jelas minta dipasang kaca sandblast. tapi sama doi malah dipasang kaca biasa. ya gitu deh... pelajaran kalo lain kali bikin or mesen sesuatu yang customized harus dicatet, difotokopi dan ditandatangani oleh kedua belah pihak biar transparan sekaligus meminimalisir kesalahan. #jadiceramah.

sebenernya fokus foto ini lagaknya bumy yg masukin tangan ke kantong niruin adit.
tapi begitu diliat lagi, jadi mikir "'ntu dapur kecil amat yak!"
gara-gara dikerubungin begitu kali yah... *menghibur diri*

rebes dari rumah, kita lanjooot melala. berhubung bumy sejak di rumah (karawaci) udah diiming-imingi mau diajak ke mol fx (spesifik soalnya gue mau belanja nyari baju ke situ :P), ya doi nagih deh. "kita mau ke mol ef-eks kan?" gituu terus nanyanya. pas di kemang, gue tiba-tiba inget untuk mampir ke butik busana muslim (sehubungan dengan ini). awalnya yang keinget butik dian pelangi (meski minder juga mau mampir, gue tebak mahal-mahal harga bajunya), tapi begitu gue googling, alamatnya ada di kemang utara sementara kita udah mengarah ke kemang timur. yaudah gue loncat ke alternatif ke-2, yaitu butik MEIN. pas gue google alamatnya, eeh di depan jidat kita terpampang tulisannya gede-gede. ternyata lokasinya sekompleks sama restoran koi. 
di situ ada baju-baju merk casa elana, simplymii, restu anggraini, dll seperti yang ada di muse fx, atau moshaict (belom pernah ke sini sih). senengnya, 'ni butik (saat itu) sepi banget, jadi gue bisa bolak-balik nyobain baju. ada kali gue nyoba baju selusin. yang nyenengin, alhamdulillah gue dapet jugaaa baju buat kondangan, huhuy. 

setelah dari mein, gue sempet bilang ke adit, "males ye ke fx, orang udah dapet juga bajunya." eeh si bocah nyamber, "jangaaan, ke ef-eks ajaaa!" yaa berhubung gak mau jadi orangtua yang (terlalu) omdo, kita nyeret langkah juga deh ke fx. sampe di situ, ternyata lagi ada bazaar jkt fashion market. buanyak bangett vendornya. gue jadi mupeng mau liat-liat lagi. selama adit dan bumy di giggle, gue keluyuran deh. 

baru pertama kali niih ke giggle :P
kita baru keluar dari fx jam 8 malem. makin malem makin rame ya itu mol (sounds so setengah baya huh?) tepar juga gue. terbukti besoknya badan lemes dan kepala nyut-nyutan sampe jadi mendekam di rumah seharian. -____- jompo!! huhuhu. faedah dari di rumah aja, kita jadi sempat ngebahas urusan finansial. trus kalo nongkrong di rumah bawaannya jadi dikit-dikit ngantuk yah. terbukti udahlah bangun jam 9, kita tidur lagi dari jam 3 sampe 6. kebluk tapi hepi. 
oya jadi sempet nonton "the idiot abroad" juga. demen karena ada gervais (meski wujud doi cuma tampil secuil dan seringnya nongol lewat phonecall ke carl pilkington). 
eeeh tau-tau udah senin lagi ^^