31/01/2011

in his 14th month age

ahahaha akhirnya tergerak juga bikin milestone anak, insya Allah maunya sih dibuat rutin :D

jadii, di usia 14 bulan-an ini, bumy:
- jalan ke sana ke mari dengan gaya robotik.. hehe, kalo istilah di babycenter sih "toddles well." sambil jalan, tangannya kadang dua-duanya diangkat ke depan atau ditaro di perut. kayanya sih sebagai usaha balancing *sok tau*
di rumah (gue ataupun nyokap) dia muter-muter sendiri ajaa, lucu sekaligus mengkhawatirkan sih (maklum ibu parno), kadang gue tinggal sebentar ke dapur, eh di ruang tamu udah nggak ada. jadi gue panggil-panggil, "mii.. di manaa" trus dari kamar ada suara terkekeh-kekeh atau ocehan dia.

- menurut nyokap gue, anak kecil kalo baru bisa jalan biasanya kan luruus doang, nah si bumy udah bisa belok-belok, atau lagi jalan lurus tiba-tiba berbalik arah muter badan. karena berdirinya aja masih oglek-oglek, kita yang ngeliat suka deg-degan (gue doang kayanya). apa mungkin karena sebelum berani jalan sendiri, bumy udah hobi dorong-dorong walker ala pemotong rumput ya? jadi kalo tu walker mentok di tembok atau furniture, dia bisa tarik mundur terus ganti arah. atau ini justifikasi gue aja bahwa walker tersebut gak sia-sia dibeli? :P

- suka banget bercanda. adit yang pertama notice ini. bumy suka ngusilin orang gitu, kalo di mobil, manjat-manjat dari belakang kursi, trus nepuk-nepuk kepala orang yang di bangku depan. atau ngacak-ngacak muka orang sambil ketawa-ketawa. atau pura-pura ngumpetin barang, ada aja deh.

- suka banget main cilukba. sambil nenen aja jilbab gue suka diangkat-angkat, terus dia yang "baa!"
- menunjukkan keinginan, salah satu caranya dengan menunjuk-nunjuk. misalnya mau minta dibacain buku, dia nunjuk ke rak buku. minta disetelin dvd barney, nunjuk ke dvd di atas tv. minta ke situ, nunjuk ke situ, heheh. soal baca buku ini juga kayanya udah menjadi agenda wajib buat dia tiap malam. pernah dia tidur tanpa dibacain buku, satu jam kemudian tiba-tiba dia bangun, terus "uh uh" sambil nunjuk ke rak buku... gue cuma kuat bacain setengah buku (empat halaman) abis itu nyuruh bapaknya nerusin, hehehe.

- barney telah menjadi bagian dari keluarga kami T__T gue dan adit yang awalnya sempat 'muak' ngulang-ngulang dvd barney yang itu-ituu aja (bumy gak mau yang lain! maunya khusus episode "rainbow beard the pirates" udah gue beliin barney yang lain, backyardigans, thomas, tiada yang bisa menyihirnya seperti barney), akhirnya meng-embrace barney dengan ikut heboh menyanyikan lagu-lagunya saat dvd tersebut diputar. begitu dvd barney diputar, baru juga lagu pembukanya yang terdengar, bumy langsung heboh joget deh. goyang-goyang kepala, kaki, tangan.
sekarang bumy udah merambah ke meniru gaya joget di barney pula. ada adegan dansa "old brass wagon" di mana anak-anaknya pada joget loncat-loncat, bumy sambil pegangan di kursi akrobat ngangkat satu kaki juga boo... gue ngakak liatnya. adegan ini udah sering kita coba tangkap di kamera, tapi gagal terus ey.

- bisa belagak nelpon akibat sering disodorin hp sebagai sogokan supaya gak rewel, dan sering ngoprek-ngoprek pesawat telpon rumah. hp atau horn telepon ditaro di kuping, terus dia bilang "hwooh."

- lagi suka banget melempar barang dengan kencaang dan sepertinya ditargetkan jauh sama dia *elus-elus hp flexi satu-satunya*

- bisa dadah-dadah kalo 'disuruh.' sebenernya gak disuruh juga sih, dia sepertinya juga sudah meng-embrace fakta harus ditinggal kerja sama ibunya setiap pagi. jadi kalo udah dilakukan serah terima ke omanya, dia otomatis dadah-dadah ke gue dan adit. pernah gue isengin malem-malem gue dan adit ke mobil tanpa dia, dia otomatis aja dadah-dadah. and this leads to...

- no more separation anxiety, hehe. kalo ditinggal kerja udah gak meratap-ratap. udah enggak atau lagi enggak ya?

- tapi yang baru gue notice malah stranger anxiety. kemarin di arisan keluarga, bumy yang biasanya mau aja digendong siapapun asal perempuan, berubah jadi super nemplok sama gue. nggak mau disentuh siapapun, meskipun itu perempuan dan memakai baju warna mencolok (bumy's preference).

- giginya ada empat di atas, tiga di bawah.

- suka sekali berjoget -__- yang gue tau sih dia otomatis joget kalo denger ringtone hp, iklan sosis shinta-jojo, atau ada lagu 'bagus' di radio.

- beberapa waktu lalu gue 'ngajarin' dia berlagak nyuapin boneka gitu, trus dia jadi suka banget megang sendok dan belagak nyuapin kita. dia atau kita bilang "aaa"-yang artinya minta makan-trus disuapin deh sendoknya ke arah mulut kita. ntar dia ketawa-ketawa puas kalo udah berhasil nyuapin.

semoga posting ini tidak terlalu rabid-bu-
nda ya.. hihi, karena jujurnya sih sulit membedakan mana yang 'pencapaian perkembangan' dengan mana yang 'sebenarnya-semua-bayi-melakukannya-tapi-gue-aja-lebay' :P

17/01/2011

it's been there all along

beberapa hari kemarin, gue buka-buka lagi stok majalah parents (indonesia) lama yang numpuk di kamar. saat baru melahirkan dulu, adit ngebawain majalah-majalah ini dari kantor, sebenernya mereka punya ex-bos adit yang saat itu baru pindah. karena ditinggalkan begitu aja di kantor, kita pikir, daripada mubazir lebih baik jadi sumber ilmu buat ibu baru yang culun macam diriku kan (justifikasi alert) hehe...
secara random, gue ambil majalah edisi maret 2008, buka sambil lalu, trus gak disangka-sangka jadi excited! kok artikel-artikelnya bagus banget ya? beberapa topik yang diangkat seolah membaca kekhawatiran yang sering gue rasakan sebagai ibu amatir, misalnya "jadi ibu rumah tangga atau tetap kerja?", "temukan kebahagiaan sebagai orangtua baru", "pentingkah pre-school?", dan satu lagi yang gue lupa judul aslinya gimana, tapi tentang menghadapi batita yang tingkahnya diibaratkan manusia gua... hihihi.

dari artikel pertama, "jadi ibu rumah tangga atau tetap kerja?", gue jadi tau kalo sebaiknya ibu sebagai breadwinner tambahan, berhenti kerja di saat jumlah income-nya sepertiga atau bahkan seperempat dari pengeluaran keluarga. di situ juga disebutkan faktor-faktor pertimbangan lain, seperti 'kaget' menghadapi lingkup sosial yang mengkerut jauhh. awalnya sebagai pekerja terbiasa di antara temen-temen kantor, klien, dan lainnya, sementara sebagai ibu rumah tangga nanti lingkupnya cuma anak dan orang-orang yang di rumah. saran dari penulis artikel adalah untuk menjadwalkan pertemuan rutin sama temen-temen kita... baca ini gue jadi sedih, salah satu temen yang suka jadi pelampiasan gue to act my age udah melanglang buana ke london, huhuhu!

di artikel "pentingkah pre-school?", dibahas mengenai sesungguhnya kebutuhan anak usia TK adalah mengasah kemampuan motorik kasar dan halus, serta mengasah kemampuan sosial dan emosi. jadi sebenarnya hal-hal itu bisa didapat dari pendidikan di rumah, dan exposure anak ke lingkungan bermain di sekitarnya (tetangga). emang sih, seiring dengan semakin banyaknya perempuan yang bekerja, pendidikan di rumah (home schooling) jadi sulit dilakukan (hiksss), karenanya banyak yang memilih menyekolahkan anak di TK.
nah di artikel tersebut juga disebutkan beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan saat kita melakukan trial sebelum memilih TK. perhatikan apakah anak diberikan kesempatan bertanya, apakah anak ditanya oleh gurunya setiap habis melakukan kegiatan, dan pilihlah TK yang tidak menitikberatkan pada pengajaran berhitung dan membaca, karena sebenarnya tujuan TK adalah untuk menjadi sarana mengasuh kemampuan sosial dan emosi anak melalui bermain. pelajaran berhitung dan membaca adalah materi SD, jadi seharusnya anak usia TK tidak 'dituntut' untuk bisa/mahir melakukan kedua hal itu.

trus ini yang seru, tentang menghadapi batita yang tingkahnya diibaratkan manusia gua. batita mulai usia 2-3 tahun umumnya suka tantrum, marah dan kesal gak jelas. nah, di situ dijelasin kalo batita bukanlah miniatur orang dewasa. mereka itu manusia yang belum berkembang sepenuhnya. jadi, orang dewasa berpikir dengan otak kiri, sementara batita, karena otak kirinya belum sempurna berkembang, berpikir dengan otak kanannya. kalau kita merasakan emosi tertentu, kita akan otomatis menganalisanya sebelum kita melakukan aksi. sementara batita, merasakan emosi, dan 'bingung' harus melakukan apa terhadap emosi itu. makanya timbullah tantrum. cara batita mewujudkan emosi dengan marah-marah sambil bicara tidak jelas itulah yang diibaratkan dengan kelakuan manusia gua. nah, saat lagi tantrum, kita mau kasihtau mereka dengan omongan macam apapun, itu tidak akan berhasil karena mereka tidak bisa mencernanya dengan otak kiri yang belum sempurna. so to communicate with a caveman, you have to act like a caveman!

ini step-by-step praktis yang gue saring dari artikel itu:

- kita tunjukkan dulu kalo we know how they're feeling, by imitating their emotion! dari satu kasus nyata, si anak tantrum di toko mainan. yang si ibu lakukan adalah meniru tingkah laku si anak... anaknya ngomong marah-marah, ibunya niru "iya, kamu kessssell gak boleh beli mainan!", anaknya menghentak-hentakkan kaki, ibunya juga. emang sih, dia diliatin semua orang di situ karena dianggap freak haha... saran dari penulis sih kita cukup tiru sepertiga emosi anak kita aja, yang penting messagenya sampe, yaitu kita merasakan juga apa yang dia rasakan.
- miraculously, si anak akan menjadi agak 'adem', at least tantrumnya gak sebesar sebelumnya, karena otak kanannya mencerna bahwa emosi dia bisa dimengerti oleh kita. saat inilah kita kasih tau pembelajaran atau instruksi yang mau kita sampaikan. misalnya "kita akan beli mainan bulan depan, karena sekarang jatah beli mainan sudah habis" atau "kamu gak bisa makan es krim terlalu banyak karena nanti bisa sakit tenggorokan."

jujur gue belum pernah melakukan sendiri eksperimen ini karena anak gue belum mencapai 2 tahun hehe.. tapi penulisnya bilang, suaminya mencoba mempraktekkan teori ini ke dia, and it worked. yes as sexist as it sounds, tapi kita perempuan emang cenderung 'berpikir' dengan otak kanan saat lagi kesal atau sedih. gue seperti itu sih, maap ya sebelumnya kalo mengeneralisir :D

well, can't wait to read more of those parents indo magazine. nanti kalo ada yang menarik lagi, gue beberkan di sini (pertanyaannya, adakah ibu amatir selain diriku?) hehe... 

summerbreeze

hari ini kembali bekerja lagi, setelah akhir pekan yang 'tanpa disengaja' menjadi lebih panjang dari biasanya *smirks* dannn... kembali commuting naik bis lipo, setelah entah berapa tahun tidak. minggu ini adit ngambil compliance leave, jadilah ini 'kesempatan' bagi gue mengenang masa-masa lajang berangkat dan pulang kerja sendirian naik bis lipo. selama kerja di citi dan trakindo, gue hampir selalu naik bis ini. selain karena gue parno naik bis umum yang sopirnya ugal-ugalan, bis ini juga berjadwal (tapi tetap gak mempan macet sih, suka telat juga), so it kinda fed the OCD side of moi.
tadi pagi gue diantar ke terminal bis lipo sama adit dan bumy. kita sampai di situ jam 6, dan gue kaget liat antriannya udah mengular...
gue langsung minta adit siap-siap nganter gue ke kantor pake mobil, karena setau gue, sekarang bisnya udah diganti sama yang lebih kecil. ogah banget kalo harus berdiri sampai kebayoran! harga tiketnya 15 ribu pula.
tapi ternyata gue beruntung, karena pihak pengelola memutuskan ngasih bis yg ukurannya besar melihat animo calon penumpang pagi itu, haha.. jadi gue bisa duduk manis sambil dengerin ipod. sayang seribu sayang, baru juga km 16 tol tangerang-jakarta, jalanan udah stucked dan batre ipod gue abis. bingung mau ngapain... untungnya ambience bis di mana hampir semua penumpangnya molor berhasil menulari gue :P biasanya kalo di mobil sendiri, gue gak enak molor karena kasian adit nyetir sendirian (hihihi padahal suka cuek aja molor sih).

bicara soal weekend yang 'tanpa disengaja' panjang, let me recap some of the events:
- hari kamis, gue gak enak badan. tenggorokan sakit, hidung mampet, dan kepala berdenyut-denyut heboh. sepertinya ini akibat hampir dua minggu begadang nemenin bumy yang gak enak tidur karena teething lantas alergi. gue udah berniat tidur sepanjang siang, tapi kok gak bisa! padahal bumy udah dititipin ke omanya. ngantuk sih iya tapi mata gue menolak merem. ujung-ujungnya gue malah jadi marathon dvd....
- jumat, gue sengaja cuti karena udah bikin appointment untuk ngecek alergi bumy sama dr. w di RS Bunda Menteng. hari sabtu seminggu sebelumnya, gue udah dateng ke markas sehat untuk kontrol sama dokter langganan bumy. anehnya, sampai di situ kok kosong melompong (tapi gak dikunci.. jadi gue dan rombongan-ada debby dan nyokap-bebas aja gitu nimbang-nimbang, duduk leyeh-leyeh, numpang pipis di dalem). lantas adit berinisiatif nelpon ke official number markas sehat, ternyata hari itu mereka 'out of service' karena dr. Apin gak praktek.
menurut adit, sebaiknya kita langsung ke klinik alergi, supaya bumy langsung ditangani dokter spesialis. jadi gue browsing deh cari-cari dokter anak yang famous di forum emak-emak, dan dr. w-lah hasilnya. awalnya gue buat appointment untuk sabtu (menurut info dari RS Bunda, calon pasien harus buat janji minimal 2 hari sebelumnya), tapi karena gue denger kalo sabtu ngantrinya parah, jadi gue ganti jumat.
kita sampai di bunda sekitar jam 8 dan dapat nomor antrian 7. karena kita pikir-pikir sepertinya akan ngantri lama, jadi kita melipir dulu sarapan di mcd cikini. tapi ternyata saat gue iseng nelpon ke RS Bunda untuk tanya nomor berapa yang udah masuk (sekitar jam 9), ehh disuruh buru-buru dateng. begitu sampe di RS Bunda lagi, kita langsung masuk.
setelah kita cerita soal bidurannya bumy ke dr. w, beliau 'menebak' beberapa hal tentang bumy, mulai dari pola makan sampai perilaku. terus dikeluarin 'list andalan'nya deh (kata lia he's famous for it hehe), yaitu seperangkat bahan makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan oleh bumy dan gue (karena bumy masih minum asi saja). beliau menjelaskan kalo bumy berbakat alergi karena diturunkan dari orangtuanya.. dia bilang, biasanya penurunan bakat itu lebih besar dari orangtua yang mukanya lebih mirip dengan si anak. nah sering kita dengar kalo alergi disebabkan debu atau dingin, tapi kalo diliat per kasus, kok ada yang dibilang alergi dingin karena pagi dan malam biduran, tapi begitu siang hari bidurannya hilang padahal di kantor seharian kena ac. kan dingin juga tuh. atau alergi debu, tapi kalau siang hari reaksi alerginya hilang, padahal masih banyak debu juga. menurut beliau itu karena hormon kita lebih aktif (gue lupa juga hormon apa) di pagi dan malam hari. penyebab alergi susah dicari (gue sebenarnya parno bumy bakal dites alergi berupa banyak suntikan), tapi kebanyakan disebabkan oleh makanan. jadi itulah guna list makanan, untuk diberlakukan diet sehingga bisa dicek bertahap bahan makanan apa yang jadi penyebab alergi. dokternya bilang, reaksi alergi yang dialami bumy (urtikaria atau biduran) seharusnya harus sudah ditangani sebelum satu bulan... alhamdulillah kita nggak telat bawa bumy kontrol. dr. w juga ngejelasin perilaku anak alergi akibat reaksi alergi yang dideritanya, biasanya sulit tidur (checked), sangat aktif (checked), suka gemas atau menggigit (checked), tapi juga cerdas (amin) walaupun gampang bosan.
bumy dikasih dua jenis obat plus bedak tabur. kedua obatnya puyer, yang satu vitamin (isinya becombion, enziplex), satu lagi untuk kalo reaksi alerginya kambuh lagi (antihistamin plus obat sakit perut), dan semuanya generik :D alhamdulillah sejak dari dokter, bidurannya nggak muncul lagi, tidur malamnya juga lanciiir (mama jingkrak-jingkrak "so long panda eyes!"). setelah itu, kita disuruh kontrol 3 minggu lagi. hasil akhir yang gue harapkan adalah semoga bumy jadi bisa minum susu sapi.. huhuy. setelah dari RS Bunda, kita capcus ke tigaraksa untuk ngambil sim adit di kejaksaan. perjalanannya lumayan jauh (padahal kita tinggal di karawaci, yang mana sama-sama kabupaten tangerang) dan bumy sepanjang jalan gak mau tidur. begitu sampai di rumah, saking capeknya langsung deh doi tidur manis.
- sabtu, adit masuk kerja. padahal lagi compliance leave loh, gue heran di kantor yang ini kok masih bisa disuruh masuk. pemberitahuan untuk masuknya pun mendadak, baru dikasih tau jumat sore. sementara itu gue udah ada janji ke smile center karena gigi yang sedang dirawat cenut-cenut. jadilah jam setengah 4 sore gue dan bumy diantar debby ke terminal bus lipo, untuk naik yang ke FX. ternyata bisnya telat, kita nunggu 45 menit. alhamdulillah bumy gak rewel, dia malah seneng jalan ke sana ke mari (guenya yang tepar ngejar), gue agak khawatir bumy kelaparan dan masuk angin karena terminalnya open space, meskipun beratap tapi nggak berdinding. hampir aja gue memutuskan batal ke jakarta ketika akhirnya bis yang ditunggu dateng. sebenarnya rencana awal adalah bumy dititipin ke nyokap gue. tapi he seemed so clingy ketika dibawa ke rumah nyokap, gue jadi nggak tega. lagipula gue pengen ngajak supaya bumy ada pengalaman baru naik bis, hehe. sepanjang perjalanan, bumy tidur. too bad gue lupa kalo ac di bis lipo sedingin kulkas, jadi gue gak bawain bumy jaket :( akhirnya alas popok renata disulap jadi selimut untuk badan dan kepala bumy.
begitu sampai di FX, kita harus masuk ke dalam karena janjian sama adit di pintu yang ada di sudirman, which was on the different side from the bus stop... di sinilah gue hampir encok karena bawa tas yang 'lumayan' berat, dan karena bumy kalo disuruh jalan sendiri malah menclak menclok di mana dia suka, jadi terpaksa gue gendong. fiuh... kalo nanti jadi jalan-jalan di singapur, gue harus bawa stroller nih *meracau*
- minggu, kita bertiga tidur on brunch hour. hehehe... habis itu marathon dvd lagi, sorenya ke mall untuk beli kado farewell bipus alias kiti alias @nugrahaninu. yes, she's leaving for england! gue bangga banget dia berhasil meraih mimpinyaaa, i mean, uk was like our mutual muse hihi, we both loved britpop, british people, and london! gue pake term past tense karena sepertinya gue udah melupakan antusiasme gue tentang itu sejak kuliah... tapi kiti, she kept the dream alive. dia sengaja nyari sekolah S2 di london, dan setelah melalui perjuangan yang menguras tenaga dan duit, she finally made it! kebanggaan yang gue rasain ini seperti orangtua (baca: majikan) yang melepas kucing kecilnya ke belahan dunia yang benar-benar asing! on the other side, i'm also a bit sad... because she won't be that near anymore. malam hari kalo gue adit dan bumy lagi nggak jelas, kita pernah menclok di rumahnya (lebih tepatnya sih nelpon untuk mengabari kita di depan rumahnya trus menculik dia jalan-jalan), kencan-kencan spontan, teror tiba-tiba terhadap dokter kiti mengenai obat ini boleh gak, efeknya apa, trus gimana gimini dan lain-lain... huks. gue doakan kiti get the best of england! be it the education, the living atmosphere, and also the guyssss hihihi.
anyways, sore hari setelah akhirnya kado farewell untuk bipus berhasil didapatkan, ketika kita udah mau sampe di rumahnya, ternyata dia malah lagi pergi (ke lipo... dang! and we just left that place). akhirnya kita berhenti makan bakwan malang di warung pinggir jalan gitu, ternyata cukup rame tempatnya, dan sepertinya adit doyan karena sampe nambah satu porsi. malam jam 7, kita udah menyiapkan makan malam bersama di rumah for bipus was coming. jadilah kita makan sederhana pake capcay dan fuyunghai, trus kita kasih liat kadonya (flats bernuansa union jack! how awesome is that?! hahaha) dan si bipus teriak-teriak kesenangan, abis itu kita nonton dvd "you will meet a tall dark stranger" yang settingnya di inggris (all through the movie she was giggling, "i'm gonna be there, ome!").

and so it had been a grrreat weekend, even though i don't seem to have ENOUGH time sleeping, heheh... gue pengen banget mereview beberapa film hasil marathon dvd, but i think i'll just get back to work for now :P