- ultah bumy yang kelima.
yaay, alhamdulillah anakku udah 5 tahun, hehehe. udah bisa apa aja, bundaaa? :)))
hmm, yang paling terasa dari semakin besarnya dia tuh antara lain pertanyaan-pertanyaan dan celotehnya yang semakin 'menarik.' nanyanya bukan lagi "itu apa? ini apa?" melainkan "KENAPA?"
segala hal, deh, ditanya. dari yang challenging sampe yang bikin kesel.
kalau gue mencoba menebak personality bumy dari sejauh yang gue perhatiin dan rasain, gue anggap dia pribadi yang penuh perhatian. he cares about how he makes other people feel. he's also a bit sensitive. bukannya mudah uring-uringan nggak jelas, sih (thank God), tapi dia bisa nunjukin apresiasi ke hal-hal kayak musik atau attitude orang lain, atau ngeliat anak kucing terlantar di mayestik bisa bikin dia murung dan matanya berkaca-kaca... :}
dia juga semakin "social"; main sama siapa aja, kalo ke tempat baru pasti dapet teman baru. ke playparq sejam, udah dapet temen akrab kayak udah kenal 3 bulan. di sekolahnya yang baru, syukurnya hal ini memudahkan proses adaptasi doi. he's friends with everybody - meski suka jaim kalo disapa temen-temen cewek. di lingkungan rumah, dia masih akrab sama his dearest Naya, hehe. trus juga masih suka temu kangen sama temen-temen dari eks-sekolahnya.
btw, ultahnya kemarin semacam dirayain kecil-kecilan di sekolah. kecil-kecilan karena emang cuma dirayain secara montessori, tanpa kue ultah dan bagi-bagi bento aja.
![]() |
| pakai mahkota, selempang, lantas bawa globe keliling lingkaran 5 kali. |
sebelumnya, di rumah, tepat pas tanggal lahirnya kita makan bareng mricans di CJ tom yum. abis itu, beli kue ultah buat dipasangin lilin angka 5 dan ditiup di depan oma-opa, haha. oh ya, kayak tahun lalu, ditiupnya bareng Naya. :D
buat urusan di sekolah, alhamdulillah meskipun udah berada di belahan dunia yang berbeda, bunda Nisha teteeppp mau direpotin. huhu, makasih yahh bundoo. gue minta tolong didesainin stiker buat ditempel di kotak bentonya nanti. bentonya sendiri gue pesen sama Puan - rasanya enak, loh.
udah, gitu aja, nggak pake goody bag-goody bag-an, haha. tambahannya cuma pesen kue bolu ketan item buat guru-guru dan staf sekolah.
![]() |
| thanks again, bundo :* |
![]() |
| potongan kue pertama |
![]() |
| kedua. mamaknya? bagian moto doang... |
![]() |
| so proud of himself karena disuntik nggak nangis haha |
- berkunjung ke tempat-tempat "hip" di kalangan kelas menengah ng*hek, yaitu Ikea dan PIK.
hkahkakhahkk. sayangnya belum ke pasar santa xD
pas ke Ikea, gue sama adit berduaan aja karena kebetulan Bumy bisa dititipin ke oma. kita dateng hari Sabtu jam 2an gitu. ternyata salah timing, deh, karena rame buanget. padahal waktu itu bukan tanggal muda, hehehe... gue pikir macem di Hyperm*rt gituh, yang ramenya pas abis gajian aja.
begitu masuk ke parkiran, kagum karena parkirannya gratis! tapi pas masuk ke dalem sih nggak gitu heran, karena ya sama kayak di singapur. cuma animo masyarakat endonesa ini bener-bener tinggi, yah. mulai dari orok sampai tua renta ada semua di situ, nggak ada satu pojokan pun di sini yang nggak rame. bahkan di toilet pun antre.
tadinya gue sama adit udah antre beli makanan di restonya, tapi mengular banget dan kayaknya kita nggak bakal kebagian duduk juga. akhirnya nyerah dan beli hotdog plus es grim 4 rebuan aja. xD
tapi, emang setiap kunjungan ke ikea tuh membuahkan inspirasi, ya. at least buat gue sih gitu.
adit yang mantan barista pernah nyeritain soal konsep "starbak experience." ini maksudnya setiap kostumer sbux disuguhi 'dunia' a la sbux dengan dekorasi interiornya yang nyaman bin modern, dengan istilah-istilah dan penamaan khas sbux untuk sajian beverages-nya, things like that.
nah, kunjungan ke ikea ini membuat gue ngerasain hal semacam itu, yang gue sebut sebagai "an ikea experience." suguhan contoh dekor dengan bermacam-macam gaya, alur penempatan barang-barang dagangan dan rute 'perjalanan' kita dalam toko superbesar yang udah dirancang sedemikian rupa sehingga nggak ada yang kelewat untuk kita nikmati (walhasil pegelnya sama banget kayak pas di ikea singapur; cuma untungnya di sini nggak harus gempor jalan kaki menuju MRT), arcade hotdog murah - es krim 4 ribu - kopi/teh/soda yang diambil sendiri, trolley untuk memuat makanan di resto yang unik imut-imut itu, bahkan sampai font dan warna signage yang simpel-namun-jelas-dan-tentunya-stylish; semuanya "khas" ikea. ikea banget. cuma bisa dialami di 'dunia' ikea, kurang-lebih begitu.
meskipun nggak gitu menikmati kunjungan perdana karena manusianya buanyak banget, tapi gue keluar dengan perasaan yang segar. refreshed. contoh-contoh dekorasi untuk segala macam ruangan berhasil bikin excited untuk dikit-dikit mempercantik rumah lagi. penggunaan item-item sederhana macam ambalan atau rak buku simpel atau frame foto atau apalah itu yang bersatu-padu dengan cantiknya ketika ditempatkan dengan tepat bikin berseru, "waah, ternyata bagus, ya, kalo digituin!"
begitu juga ketika mendengar seruan antuasias seorang oma-oma ke suaminya - sang opa-opa, "kita bisa taro kayak gini di kamar, nih!" dan melihat pasangan muda dengan dandanan a la kustomer go*ds dept yang bersikap aloof dan awkward di tengah lautan keluarga-keluarga suburban, namun dengan suara pelan berkata ke satu sama lain, "aku pengen karpet ini... eh, sofa kayak gini cocok, deh, buat di ruang tamu kita, eh yang itu juga...." hihihi.
terasa banget antuasiasme positip orang-orang di situ buat bikin 'sarang'nya lebih keren dan nyaman ditempatin.
but ofkorrsss, gue inget 'sabda' penyeimbang dari "the fight club" yang bilang,
"Like so many others, I had become a slave to the Ikea nesting instinct."meskipun itu baru gue sebut-sebut di pikiran ketika mencoba menahan diri supaya nggak kalap beli ini-itu, sih... kekekek. tapi gue pastinya mau berkunjung lagi, on a much comfortable time, buat menyegarkan mata dan nyobain duduk-duduk ketje di restorannya, seenggaknya.
oh ya, kalau ke PIK, waktu itu kita nyoba dateng pertama kali siang-siang, hari kerja pula. berhubung panas banget, gue agak males motoin tampilan luar rupa-rupa toko yang cantik dan lucu-lucu. kita cuma berkeliling trus capcipcup milih tempat desserts. yang kita pilih lumayan juga, namanya Honey Bean. maunya sih nyoba makan berat kalau ke situ lagi.
- happy news from the singletons.
![]() |
| fresh from sydney! ujug-ujug ngasih undangan |
some of them tied the knot recently. Ika, my dearest pal from tlkm, akhirnya menemukan belahan hatinya yang ternyata seorang binusian hahaha. Dyah, akhirnya mengalahkan segala rintangan dan nikah sama sang kekasih hati, ihikhik. kabar-kabar ini bikin bahagia. bukan soal berganti statusnya yang bikin begitu, tapi karena gue tau banget mereka tuh pribadi-pribadi keren tak ternilai bak berlian, yang bertransformasi dari gadis-gadis muda jadi perempuan-perempuan dewasa yang mau berbagi hidup sama orang lain. yes, they went through that process of growing up first before they got married, nggak kayak gue yang nikah pas masih 'bocah' banget, hehehe, dan itu keren. so, i'm happy for their courage and the decision they chose to make. saya bersulang dengan segelas es krim buat kalian; langgeng selalu, yah.
berhubung post ini sudah terlanjur poanjang, gue bubuhi dengan foto-foto sekalian, deh.
![]() |
| menemukan tempat ini di belantara cilandak. tried it. dan, kok ya, jadi enggan balik lagi haha. |
![]() |
| my birthday feast. ekonomis! :))) |
![]() |
| just... love it :) |














No comments:
Post a Comment