Guess I've been distracting myself so much from
writing for my own blog.
The last update made was two months ago... it was
only until the passing of Weich, my bestest friend, that I felt the urge to
write again. To say something, because it hurts too much just to be silent
about it.
The latest entry was the playlist, yang gue
kira akan bisa dibuat weekly, bi-weekly kalau best effort, tapi nyatanya? Dua
bulan lebih gue nggak bisa menuangkan isi pikiran dan (keruwetan) hati. It’s a
bit ironic that I was feeling kind of low on those two or three months.. semacam merasa males, unenthusiastic about life. Well, I thought I had hit a low until I got dragged down into the lowest lows.
*****
Seperti yang tertuang di blog entry dua bulan lalu, gue sedang bergulat memikirkan gimana caranya hidup dengan passion
sebagai bahan bakar utama. Jadi galau karena dipikirin doang sih ya, nggak
dilakuin hehehe.
Tapi mungkin yang bikin semakin galau adalah
ketika hadir kesempatan untuk kerja bener-bener sesuai passion tadi. I landed
two job interviews, satu buat startup sebagai content writer, satu di
international NGO buat posisi communications officer.
I was so excited menjalani prosesnya. Mulai dari
written test (online) sampai tatap muka langsung. Rasanya suatu kesempatan yang
langka dan berharga banget bisa membahas hal-hal yang jadi minat dan juga
kemampuan gue. Tapi jujur, gue sadar hati dan tekad gue setengah-setengah dalam
menjalaninya. I was constantly making a pro-cons list and actually felt afraid
if I should make a decision.
In a way, ada bagusnya juga ketika proses rekrutmen
gue tidak dilanjutkan di kedua tempat tadi. I did feel disappointed. Tapi, gue juga menyadari kalau sekarang bukan
waktu yang tepat. So, bisa jadi gue dihadapkan ke dua tawaran tadi untuk membuat
gue menyadari apa yang paling penting buat gue sekarang.
"Don't you understand? When you give up your
dream, you die."
*****
Bulan Mei dan bulan puasa yang baru berlalu
bernuansa campur-baur di ingatan gue.
Gue bertemu Weich dan juga Wawan di tanggal 21
Mei di FX. It was the night of M83 concert. Such a rare occurrence it was.
Weich dan Wawan, or the May 13th twins as i call them. Belum pernah terjadi dalam sejarah pertemanan gue untuk meet and greet (emji) sama mereka berdua sekaligus. Yep, padahal kita bertiga
kenal sejak SMA. Tapi entah kenapa Wawan dan Weich never really got along.
Bukan yang musuhan atau gimana sih, simply mereka nggak merasa klik aja dengan
satu sama lain. Beda stream, gitulah.
Tapi kemarin, justru Wawan yang semangat pengen
ketemu Weich, karena mau nanya-nanya tips ngadepin IELTS. Jadi, kemarin itu Wawan
seolah-olah baru mengenal Weich. Berkali-kali dia melempar komentar,
"Gilak koleksi temenlo, Ris!" saking takjubnya sama pengetahuan Weich. :')
He was indeed lovely, and charming...
Originally, my plan for the night was to emji with Wawan
dan Weich sampai jam 8 malam di FX. Sesudahnya gue berencana mampir ke konser M83 di
Lapangan D Senayan. Meskipun sampai last minute gue belum beli tiketnya, tapi rencana udah disusun sedemikian
rapi sampai-sampai gue, Adit dan Bumy check in di The Sultan supaya deket ke FX dan juga Lapangan D. Janjiannya jam 5, dan seperti biasa, Weich dateng on
time :'))
Ketika jam 8 akhirnya tiba, gue memutuskan untuk
nggak jadi nonton M83. I don't know, rasanya nggak rela aja memotong waktu
perjumpaan yang jarang banget terjadi itu. Obrolan kita seruuuuu banget dan
topik nggak abis-abis. Jam 11 malem, kita mau pindah tempat duduk, tapi akhirnya
batal, dan kita berpisah. I hugged and kissed Weich goodbye... I told him
bahkan sejak awal emji kalau berat banget rasanya hati gue ini melepas dia. Gue mellow bangeeettt. Entah kenapa! Dia cuma ketawa dan bilang "Kan gue cuma 1,5 tahun di sana,
Chom. Nanti lo main ajaa." Gue nggak bisa jelasin kenapa rasanya sedih dan
berat banget buat gue... Meskipun selama ini di Jakarta
emang kita jarang ketemu muka, tapi rasanya dia "selalu ada" aja.
Berbeda kalau dia udah di Sydney... He would've felt so far... and unreachable... (little did I know, right?).
| the M(ay)83 brothers... |
| the last picture of us... |
Ya Allah we had a really great time that evening.... sungguh nggak menyangka itu bakal jadi pertemuan terakhir kita. Malam itu rasanya kita bertiga excited banget. Sampai udah jam 1 pagi
masih sibuk komen-komenan di Path dan berkirim mesej via Whatsapp.
To think about it now, I should
really be so thankful, aren’t I? Karena masih sempat punya momen “farewell” yang
proper sama Weich… dan bikin dia tersenyum bahagia malam itu.
*****
Satu hal yang juga sangat kental nuansanya di
bulan puasa lalu bagi gue pribadi, is that I got to be around people so much. Sangat
kontras dengan yang gue alami tahun lalu sehingga gue nggak kebayang having
gone through such a lonely life just a year ago. What a difference a year could
make…
Of course there were bukbers, lots of it. Belum lagi
munggahan dan halal bihalalnya. Don’t we Indonesians just love ngariung? Semua kegiatan
itu seringnya ya sama “temen-temen baru” di kantor, dan "temen-temen lama" juga pastinya.
Sempat reuni sama bapak-ibu rekan-rekan di kantor Jaksel dulu, including my former lady boss, hehehe... Reuni juga sama Nisha yang udah balik dari UK dan Lia yang udah balik juga..dari cuti melahirkan x) Lalu bukber sama so-called Tim EYD yang dipersatukan oleh status sebagai kontributor buat Mommies Daily. Alhamdulillah banget, deh…
Sempat reuni sama bapak-ibu rekan-rekan di kantor Jaksel dulu, including my former lady boss, hehehe... Reuni juga sama Nisha yang udah balik dari UK dan Lia yang udah balik juga..dari cuti melahirkan x) Lalu bukber sama so-called Tim EYD yang dipersatukan oleh status sebagai kontributor buat Mommies Daily. Alhamdulillah banget, deh…
| munggahan bersama eks rekan-rekan di Jaksel. ada yang udah pensiun, ada yang udah jadi bos, ada yang masih jadi cengceremen (*unjuk jari) |
| yay full team <3 look at those "babies" - udah tinggi-tinggi semua! |
| tlkm gatsu toastmasters club; bukber sekaligus penunjukan presiden baru (the one with red top) |
| si jelata di antara para celebblogger #blessed xD |
| my loveliest girls |
| #girlsquad yang telah dibubarkan paksa.. tapi semoga solid selaluh <3 |
| BFFs mamah-mamah kesayangan |
Tapi di sisi lain, gue dan Adit semacam sepakat
memprioritaskan bukber sama keluarga besar. Weekend pertama bulan puasa kita
bukber sama Mricans dan Cengkarengs. Minggu depannya, Mricans ngundang bapak
Adit bukber di rumah. Lalu ketika udah 10 hari terakhir, Adit ngabisin weekend
dengan i’tikaf sama bapaknya di Cengkareng. Little did we know those moments
are the ones we would miss dearly. Iya, karena tanggal 20 juli kemarin bapaknya
Adit wafat, secara tiba-tiba. Tanpa ada sakit, tanpa ada tanda-tanda.
| :'( |
Innalillahi wa innailaihi roji’un… who would’ve known. Masih terasa nyeselnya waktu beliau ultah tanggal 17 juli (yes, just three days earlier) beliau ultah yang ke-67 dan kita nggak bisa dateng ke rumahnya. Padahal beliau katanya nungguin kita dateng… :’(
*****
| looking at himself on the big screen... |
Seneng dan bersyukur... Sekaligus malu... Mengingat gue yang begajulan ini sudah dianugerahi amanah berupa anak manusia, tapi sejujurnya belum bisa melaksanakan peran sebagai ibu dengan sebaik-baiknya. Selain itu, yang paling terasa ya bingung dan takjub... because, why so soon?
Waktu oh waktu.
Aku berkisar antara mereka sejak terpaksa
Bertukar rupa di pinggir jalan, aku pakai mata mereka
Pergi ikut mengunjungi gelanggang bersenda:
Kenyataan-kenyataan yang didapatnya
(Bioskop Capitol putar film Amerika,
Lagu-lagu baru irama mereka berdansa).
Kami pulang tidak kena apa-apa
Sungguhpun Ajal macam rupa jadi tetangga
Terkumpul di halte, kami tunggu trem dari kota
Yang bergerak di malam hari sebagai gigi masa.
Kami, timpang dan pincang, negatip dalam janji juga
Sandarkan tulang-belulang pada lampu jalan saja
Sedang tahun gempita terus berkata
Hujan menimpa. Kami tunggu trem dari kota.
("Aku Berkisar Antara Mereka" - Chairil Anwar)
ish ada foto gw disini hahahaaha... tengah malem blog walking after 5 months!!!
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteTes
ReplyDeleteHahah maap komen pake salah email! Kok bisa ya gw kebetulan "mampir" berbarengan sama emak-emak yang komen di atas :))
DeleteHalo Riska! *nyampah
haeee kaliaaann.. mana apdetan blog masing-masing?!! ditungguuu kisah ngalor ngidul, menu mingguan, dan curhat-curhat syantiknyah <3
ReplyDelete