seperti gue tulis di blogpost kontemplatif seputar sekolah, gue akan membahas beberapa sekolah - baik yang sudah gue sambangi, maupun belum. sejak mau naik ke TK sampai bulan september lalu, gue emang udah intensif mencari tahu dan juga visit ke beberapa sekolah.
berikut cerita dan sedikit ulasan tentang beberapa sekolah yang bikin gue tertarik.
1. sekolah NA
tertarik sama sekolah ini udah sejak lama, tapi mundur teratur ketika tau sekolahnya bakal pindah ke wilayah jaktim. tapi entah kenapa suatu hari gue membuka web page sekolah ini, dan berkat itu, jadi tau kalau pindahnya ke wilayah bambu apus. gue perhatiin peta lokasinya, ternyata gak jauh dari pintu tol. ketika gue tanya temen yang setiap hari commuting bintaro - pondok kopi lewatin tol jorr, menurutnya traffic dari exit tol rumah gue (cilandak) menuju bambu apus itu lancar kalau pagi. selain itu, kebetulan ada saudara adit yang tinggal deket lokasi sekolah, jadi bisalah kita minta titip intip-intip kalau perlu.
akhirnya kita putuskan untuk datang langsung ke lokasi sekolah. ternyata lokasinya deket banget dari exit tol, mungkin cuma 50 meter. udah gitu, pintu masuk ke tolnya lagi juga tinggal muter. nggak ribet, deh. kita sempat masuk ke dalam bangunan sekolah yang bagus, megah, dan lengkap. berhubung sebelumnya udah sering baca soal sekolah ini, jadi gue merasa udah paham tentang kurikulum dan metode pembelajarannya. yang jadi concern utama justru soal jemputan. pas gue tanya ke pihak sekolah, bumy masih bisa dimasukkan pada tengah tahun belajar, tapii sayangnya jemputan untuk anak TK udah pada penuh, baik yang dari cilandak KKO maupun yang dari prapanca. yaah, terpaksa batal, deh daftar ke sini.
beberapa waktu kemudian, kita sempat ngobrolin sama opanya bumy soal pilihan sekolah dan lokasinya. biasanya sih dia cuma mau tau dan gak banyak komentar, tapi kali ini dia ngasih masukan singkat, dia bilang, "jangan deh, ke sekolah yang pakai lewat tol segala." hadeeh... ya emang sih, gue juga agak gentar kalau harus nyetir sendiri bolbal tol jorr gitu, makanya ngandalin jemputan.
btw, selain dari banyak ulasan positif tentang metode pengajaran sekolah ini, yang gue suka dari sekolah ini tuh uang pangkal maupun bulanannya gak mencekik, padahal fasilitas sekolahnya bagus dan oke banget.
2. sekolah BS
gue tertarik karena sekolah ini menyediakan fasilitas yang keren dan lengkap, dengan kualitas guru yang oke, plus kurikulumnya juga komprehensif - sisi akademis maupun character building, semua masuk. trus juga seperti yang gue tulis di sini, sekarang gue nggak masalah dengan pemakaian bahasa asing di sekolah. malahan kalau bisa trilingual, belajar bahasa mandarin juga :D berhubung gue udah pernah menjajal bahasa mandarin satu semester yaah, kayanya bagus juga kalau dikuasai sejak dini, mumpung anak lagi golden age.
tapi satu concern utama ya tentu aja, jarak. sempat berangan-angan (baca: blaga gila) sih, apa kita tinggal di karawaci aja during weekdays? xD
seperti saran di artikel ini, i did a lot of browsing, dan menemukan banyak testimoni positif dari orangtua tentang hasil pendidikan di sekolah ini. gara-gara tertarik sama sekolah ini juga gue jadi ngeh soal kurikulum internasional, baik itu IB, cambridge, maupun IPC. dan ternyataa, beda kurikulum juga membedakan biaya sekolah yaa... iseng gue intip school fee sekolah ini yang di simprug, walhasil terlongo-longo sendiri jadinya haha.
3. sekolah AJ
jujur, sekolah ini gue pertimbangkan sebagian besar karena faktor lokasi yang deket dari rumah. hal lain yang juga jadi pertimbangan adalah bangunan sekolahnya yang bagus dan terlihat bersih. akhirnya gue datang langsung ke sekolah ini setelah sebelumnya nanya tentang seat availability dan biaya. kesan yang gue dapatkan adalah sekolah ini emang bersih dan terawat. lokasi kelas-kelas TK ada di lantai satu dan cukup secluded, diapit oleh ruang kepala sekolah, playground, dan semacam area bercocok tanam. toilet untuk anak TK juga bersih, dan cuma bisa dipakai oleh anak SD kelas 1 yang kelasnya berada di samping ruang kepsek.
ruangan kelasnya bersih dan terang, ada dispenser untuk hand soap/sanitizer tapi pas gue tengok ke kelas TK A, dispenser tsb lagi kosong, sih.
kurikulum buat TK bisa ditemukan di sini, metode pembelajarannya active learning dengan beberapa program unggulan. kalau kesan secara personal sih, sekolah ini mengingatkan pada sekolah-sekolah swasta terkenal berbasis agama. fasilitas lumayan oke, skala sekolahnya juga lumayan besar dari segi level pendidikan maupun murid. ada komite juga buat orangtua (ibu-ibu sih sepertinya yang aktif). tapi to be honest gue nggak merasakan adanya chemistry dengan sekolah ini, entah karena gue nggak dapet greget keunikan atau kenapa.
4. sekolah GM
gue menemukan sekolah ini saat browsing sekolah di kawasan jaksel. yang sangat membuat gue tertarik tentunya adalah metode pendidikannya yang diklaim montessori secara full, serta dikombinasi dengan nilai-nilai islami PLUS lingkungan hidup. sounds too good to be true, eh? karena kadung tertarik, akhirnya kita putuskan untuk datang langsung ke lokasi. kesan-kesan yang didapat begini:
- kondisi sekolah sekarang masih menggunakan bangunan berbentuk rumah, sementara gedung baru sedang dibangun. kita intip pembangunannya sih mungkin baru selesai tahun depan, ya? tapi pihak sekolah bilang kemungkinan ready by november.
- ruangan kelasnya bersih, terang, rapi. karena kelasnya di dalam rumah, jadi toiletnya juga dekat dengan tempat belajar, bukan di luar.
- ketika visit, pihak sekolah pertama-tama menjelaskan ke kita tentang apa itu metode montessori dan gimana penerapannya di sekolah ini. sesi ini berguna juga sih, dan untung gue dateng sama adit, jadi dia bisa dapet info yang sama. gue sendiri udah merasa familiar dengan metode ini karena sempat baca-baca juga, tapi ketika dijelasin lagi, ternyata banyak hal yang gue nggak tau dan ujung-ujungnya bikin pengen tau lebih banyak. selengkapnya tentang penerapan metode tsb di sekolah ini bisa dibaca di sini.
tapi berhubung sekolah bumy sebelumnya mengklaim mengadaptasi metode montessori meski hanya sebagian, gue jadi tertarik untuk membandingkan, dong ya, se-full apa metode tsb dijalankan di sini. ternyata, bedanya banyak. montessori itu nggak cuma ngajarin practical life skills ataupun sensorial, tapi juga bahasa, matematika, dan culture yang terdiri dari science dan geografi. udah gitu, di montessori juga anak yang jadi penentu mau belajar apa, bukannya guru yang menentukan materi apa yang harus dipelajari. lengkapnya tentang montessori mungkin bisa di-googling sendiri lah ya. tapi balik ke sekolah ini lagi, di sini guru-guru udah pada certified untuk metode montessori dan aparatus yang digunakan juga otentik. overall, setelah ngobrol panjang-lebar soal metode ini, terdengar oke banget karena anak diarahkan untuk jadi lifelong learner, mandiri, sekaligus tau apa yang mau dia achieve dalam hidup.
- bahasa yang digunakan full english, tapi as stated here, emang bukan dengan logat native speaker, sih. dari yang gue dengar, aplikasi bahasanya cukup konsisten, gak campur-campur.
- kita putuskan untuk ngikutin bumy trial di sini. yang paling gue suka sih pembahasan dari observasi trial-nya ya, detil banget dan banyak ngasih saran perbaikan.
- hal-hal teknis lainnya seputar sekolah ini misalnya makan siang dan snack dapat dari sekolah, sistem keamanannya cukup established, dan ngasih report perkembangan anak per bulan, per mid-term maupun per term.
5. sekolah BM
sekolah ini udah gue incar sejak sebelum bumy masuk TK, tapi baru beneran disambangi kemarin untuk trial. yang gue suka, sekolah ini memberikan kesempatan 2 hari trial. gratis pula.
kesan-kesan yang didapat antara lain:
- sekolah ini memberikan kenyamanan buat para pengantar anak. tukang parkirnya ada beberapa orang dan cukup sigap. ini penting mengingat lahan parkirnya sedikit dan sekolahnya ada di pinggir jalan yang nggak gede. selain itu, disediakan tenaga asisten/helper yang bertugas mengawasi anak-anak bermain dalam jumlah yang juga cukup banyak. ini memudahkan orangtua yang drop off anak sebelum jam belajar dimulai, karena sudah ada yang menjaga anak di lingkungan sekolah. udah gitu, area nunggunya juga banyak, bisa di luar (banyak tempat duduk, adem dengan angin sepoi-sepoi) bisa juga di dalam (ber-ac, ada tv, majalah, dan wifi!).
- bangunan sekolahnya bisa dibilang sederhana, tapi ruangan-ruangannya luas dan bersih. playgroundnya besaar dan ada di dalam ruangan maupun di luar/halaman belakang. lucu banget deh halaman belakangnya. asri, hijau, bersih, ada kolam ikan juga.
- setelah bumy trial, gue jadi tau kalau metode montessori yang diterapkan "nggak full banget" dan bahasa yang digunakan nggak 100% english juga.
- dari sekolah-sekolah yang sudah disurvey di atas, cuma ini yang nggak ada level SD-nya.
alhamdulillah akhirnya pilihan bisa dijatuhkan juga setelah seminggu gelisah setiap sebelum tidur, haha. tapii, selain pergeseran opini, gue juga dapet masukan berharga dari urusan nyari-nyari sekolah ini.
satu, jangan mudah termakan iming-iming keindahan visi-misi-program-dsb dari sebuah sekolah. kesan pertama bisa salah.... that's why i try to keep my expectation as low as possible. yang tertera di atas kertas bisa memukau, tapi pembuktiannya kelak ada pada day-to-day operations.
dua, gue jadi belajar untuk gak gampang memuji kelebihan sebuah sekolah, mempublikasikannya, ataupun merekomendasikannya pada orang lain. gue sadarin setelah baca tulisan Arienda di blognya seputar sekolah anak; dia belum mau menyebutkan nama sekolahnya dulu, karena takut pendapatnya akan berubah seiring dengan waktu, dan tulisannya nanti akan misleading orang lain. dan yak, postingan berlabel sekolah udah pada gue edit dan bahkan beberapa diumpetin :))
itu aja, sih. semoga di sekolah barunya bumy bisa belajar dengan lancar, aman, dan nyaman, dan semoga gue dan adit diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menyekolahkan anak dalam segala hal. aamiin.
last note, beberapa referensi seputar memilih sekolah gue dapatkan dari
- http://mommiesdaily.com/2013/04/04/pilih-pilih-sekolah/
- http://mommiesdaily.com/2013/10/28/memilih-sekolah-terbaik-untuk-anakku/
- http://mommiesdaily.com/2013/05/24/menimbang-dan-memilih-sekolah-anak/
No comments:
Post a Comment