weekend lalu, kita nginep lagi di karawaci. bumy udah nginep sejak kamis malam, kita sendiri baru nyusul jumat malam. sebenernya bisa aja sih gue ikut nginep sejak kamis, tapi udah terlanjur bikin janji sama dokter gigi untuk jumat sore. lagian supaya bisa pacaran juga hari jumatnya hehehe. kita nonton Oz di blitz. gak rugi deh nonton film itu di bioskop, visualnya bagus, ceritanya juga seru dan ngasih adaptasi lain cerita "the wizard of oz," trus durasinya juga lama, 2.5 jam! huahaha.
di karawaci, gue dan adit sempat ngemol sebentar untuk jual blackberry dan nongkrong di old town white coffee. kegiatan lainnya, kita sempat berenang sabtu pagi di palem semi, dan absen ke rumah eyangnya bumy. hal lain yang gue inget saat weekend sih molor berjam-jam. bangun jam 8 pagi, lanjut bobok siang lagi jam 11 sampai jam 3 sore. kebluk parah.
etapi ada alasannya kenapa gue tumben doyan tidur :P
malamnya tiba-tiba gue kepikiran bumy mau disekolahin di SD mana, trus browsing-browsing, bingung, berujung panik dan perut lapar hingga makan sepiring nasi jam 3:30 pagi. walhasil baru beneran tidur jam 4 pagi, pas udah kedengaran suara ngaji dari speaker masjid :|
emang apaan yang bikin bingung?
jujur aja, selama ini gue cuma mikirin sekolah anak tuh sampai level PG dan TK doang. untuk level selanjutnya masih males mikirin, karena kayanya ribet aja :S lebih banyak yang harus dipikirin. haha.
jadi fokus pencarian gue ya cuma sampai ke level TK. sejauh ini, gue merasa puas sama kurikulum dan 'gaya' pendidikan di tetum bunaya. di situ emang udah ada SD-nya, tapi gue gak pernah mendalami atau bener-bener mikirin bumy mau SD di situ atau gak.
karena 'disulut' oleh pernyataan dari tetangga di postingan ini, akhirnya gue jadi kepikiran juga, "bumy mau disekolahin di mana nih nanti SD-nya??"
gue pernah nulis kalo gue maunya anak sekolah di tempat yang ada level SD, SMP, bahkan SMU-nya sekalian. selain supaya bayarnya lebih murah ketika naik level (hahaha), anak gak perlu ganti sekolah dan beradaptasi sama sistem baru lagi, kita juga diharapkan udah 'klik' sama visimisi dan cara mendidik di yayasan itu kelak.
akhirnya browsing-lah gue sepanjang malam itu. hasilnya, gue tertarik sama SD Kupuk*pu.
pros-nya:
- berbahasa indonesia.
- akreditasi A, nilai UAN-nya juga termasuk tertinggi.
- metode fun and active learning.
- dipilih artis. nih buktinya. HAHAHHAHA. (ngaku deh emang dangkal :P)
- ada SMP-nya, yang dimiliki sama tokoh pendidikan terkenal.
- sekolahnya punya lahan oudoor cukup luas.
contra-nya:
- jaraknya lebih dari 10 km dari rumah. wilayah macet pula. tapi bisa berangkat bareng adit kerja sih.
- kuotanya terbatas, dan konon lebih memprioritaskan lulusan dari TK tertentu.
banyak sih yang perlu ditanyain. kayak nanti akan banyak PR atau gak. trus sistem pengajarannya modular gak, yang tergantung anak 'cepet' atau gak di satu pelajaran tertentu (tau berkat browsing-red). ada sistem anti-bullying-nya gak. dsb. dsb.
udah berencana mau survey sih minggu-minggu ini. sekarang, gue jadi mempertimbangkan kemungkinan bumy disekolahin di PG dan TK "tertentu" itu. kumaaat labilnya!
ya biarin deh, mumpung belom definitif 'kan pilihan PG-nya (baca: belum bayar).
sebenernya ada juga keinginan menyekolahkan anak di sekolah islam, atau yang (seperti udah ditulis 1024kali) bermetode montessori, atau yang fasilitas sekolahnya wahwihwuh namun SPP bulanannya gak lebih dari 10% income dan uang pangkalnya masuk akal. tapi kredo paling realistis soal hidup 'kan "we can't have it all, sister!"
selamat survey, mikir, dan bayar deh, bok. *sodorin diri sendiri silverqueen chunky*
No comments:
Post a Comment