gue membeberkan cerita secara runut hari per hari, jadi bagian berikutnya adalah tentang yang terjadi di jumat malam lantas weekend.
seperti yang gue sebutkan di post sebelumnya, gue dan adit semacam sepakat bahwa kita membutuhkan refreshing. setelah kita menilik agenda weekend, ternyata ada janji ke dokter gigi di smile centre plus 2 undangan pernikahan di hari sabtu, dan 1 undangan sunat di hari minggu (yang sunat saudara, dan bapaknya adit juga menitahkan dia dateng, jadi yaa...). adit ngajak nginep di sari pan pacific LAGI, karena lokasinya di tengah kota, dan we're familiar with the place. familiar di sini maksudnya udah tau kamarnya gimana, fasilitasnya apa aja.
to be honest, i wasn't too excited, badan udah tambah drop karena flu. tapi gue setuju aja, karena akan menghemat waktu, tenaga, dan bensin untuk bolak-balik ke jakarta. Bumy juga bisa ngerasain suasana baru di hotel. jumat malam jam 8, gue sms the infamous Mamma Kanin untuk pesan baby meals mendadak. alhamdulillah respon mbak Inta the owner bagus banget, dia menyanggupi request gue untuk ambil ordernya jam 11 pagi. gue juga konsultasi sama dia, makanan apa yang paling praktis dalam hal penyimpanan dan penghangatan mengingat we would be on the road most of the time. akhirnya gue pesan small macaroni schotel dan small indonesich pastei (kalo gak salah), plus the infamous cheese bliss cookies juga dunks.
besoknya, kita mulai siap-siap packing jam 8 pagi, dan baru beres jam 10 lewat! gue udah deg-degan karena nggak enak kalo telat ambil order di mamma kanin :( padahal kemaren buat requestnya buru-buru dan mendadak pula. setelah menempuh perjalanan yang riweuh dan macet sepanjang serpong, akhirnya sampai juga di rumah mbak Inta di bintaro jam 11:30.
dari bintaro, kita meluncur menuju PTIK untuk menghadiri kondangan #1. tapi pas lagi mengantri di kemacetan tanah kusir, tiba-tiba adit bilang, "beb mesin panas, nih. aku minggir dulu ya." panik juga sih gue, agak trauma sama kejadian mesin panas (apa sih yang gak bikin gue trauma??). untung kita bisa berhenti pas di toko ban, jadi adit bisa masukin mobil ke parkiran toko itu, gue dan Bumy juga bisa turun trus numpang ngadem di ruang tunggu toko. pas keluar dari mobil, ya ampuuun udara panas bangetttt... gue bingung juga kenapa mesin mobil bisa tau-tau panas. sebelumnya 'ni mobil nggak pernah bermasalah kayak gitu. tapi karena bisa ngadem di ruang tunggu, gue bisa tenang karena bisa sambil nyuapin Bumy. Bumy lari-lari dengan riang di situ karena banyak benda-benda aneh di mata dia: display ban, kap mobil, dan tv guede.
setelah sekitar 30 menit di situ, kita jalan lagi. ketika di radal, gue liat waktu udah jam 12:45. sementara undangan cuma sampe jam 1. kita pikir-pikir, daripada nanti sampai di gedung acaranya udah bubar, sementara itu kita juga udah kelaperan tapi malah susah lagi cari makanan (yaddayadda), kita putuskan untuk melipir aja ke Hema dan yakk batal dateng ke kondangan #1.
dulu waktu pacaran kita lumayan sering nongkrong di sini. entah kenapa dulu gue pikir makanan di sini enak-enak, hahaha. last time we went there was when i was 30-something-week pregnant, with bloated body and pimples and everything. kemaren ke sana lagi udah bawa anak! :D
di situ kita pesan nasi goreng ala hema (adit), sup dengan puff pastry (asli gue blank ini namanya apa), lasagna, dan minuman float. floatnya terlalu manis sampe gak bisa gue habisin >_< lasagna-nya terlalu encer, seperti buat makanan bayi, tapi baby meals dari mamma kanin aja masih kalah encer dibanding ini! total damage IDR 120.000. quite pricey yah untuk makanan dengan kualitas dan kuantitas yang cuma segitu.
dari Hema, kita capcus ke Sarpas untuk check in. jam 2 siang check in, jam 2:30 harus udah jalan lageee ke Smile Centre di Tebet. hayahhh gue males banget sebenernya... lagi ngantukkk, dan gue juga selalu berat hati sih menyambangi dokter gigi, secara akan bertemu rasa ngilu sakit nyeri. huffh. urusan di Smile Centre selesai jam 4:30. Bumy seneng banget main di play corner mini di situ, sampe gak mau diajak pulang. kita bilang, "mi pulang yuk!" eh dia malah kisbai dan dadah-dadah ke kita. emang nyaman banget deh buat tempat main anak, sayang sekali kita gak foto. jadi lantainya dikasih parket trus dilapisi karpet evamat dan bantal-bantal duduk gitu. di situ dihamburkanlah segala macem mainan untuk anak dan buku-buku bacaan. sederhana sebenernya, tapi cukup nyaman buat anak-anak.
kondangan #2 diadakan malem jam 7 di al-azhar kebayoran. jam 5 sore kita udah tiba lagi di hotel. niatnya mau leyeh-leyeh sebentar, tapi kok... ngantuk tenan ya! satu jam kemudian, perut mulai laper, jadi kita putuskan turun ke sarinah to get some food. dan yakkk kondangan #2 juga batal dihadiri because we were too sleepy, too tired, and too hungry to dress up and put some make up, huhu. jadi kita jalan-jalan maghrib dehh di sarinah. pilih-pilih tempat makan, whether it's gonna be BK, hongkong cafe, or GM, maybe. saat lagi menyusuri sarinah, gue tiba-tiba inget, "kenapa gak Demang (cafe) aja bi? kalau sabtu minggu kan diskon 50% pake CC mandiri?" sempat ragu juga masih berlaku gak yah diskon tersebut, tapi begitu kita cek ternyata masih... hihiy.
di Demang, ternyata suasana masih kosong melompong, jadi kita bisa dapet seat di sofa 'utama' hehe. it was as cozy as i remembered, bossa nova songs covering the beatles were played on the speakers as we sipped our latte :) jadi sekarang kalau kita order kopi dari jam 3-7 pm (kalo gak salah) kita bisa ambil snack di buffet yang terhidang, for free! snack yang disajikan tuh bolu mini, cake mini, lemper, dan lain-lain.
kita order nasi sop buntut goreng (adit) dan nasi goreng ala demang (gue). promo CC mandiri-nya ternyata udah gak berlaku untuk semua makanan, tapi cuma untuk makanan yang bertanda khusus aja. kalau diperhatiin sih yang didiskon 50% itu makanan yang harganya di atas 50 ribu semua, jadi yah cukup worth the discount lah. total damage eating there was IDR 99.000. not bad for food served in quite big portion, cozy ambience, and long hour visit. kita nongkrong di situ cukup lama, sekitar 2 jam. alhamdulillah Bumy juga kooperatif, dia jumpalitan aja di sofa yang emang besar dan sibuk ngaca-ngaca.

jam 8 malam kita kembali ke hotel. my flu seemed to get worse... so i put my sweater on, hid myself inside the big hotel blanket, and turned the tv on to watch Big Brother Malam Ekstradisi, haha. sementara kita asik nonton tv, Bumy sibukkk mengeksplorasi kamar hotel dan ngacak-buang-lalu-temukan barang-barang di hotel -___- adit sempat ngajak Bumy berendam dulu di bathtub karena itu adalah tujuan utama kita menginap, yaitu biar anak ngerasain bathtub, huahaha. jam 10 malam, kita matikan lampu, dan tiduuuuur sampai jam 7 pagi :D
sebenernya gue sendiri baru bisa tidur jam 12 malem. nyesel juga sih kelupaan beli panadol, karena badan gue masih demam semriwing-semriwing. tapi yang bikin nggak bisa gampang tidur adalah karena mikirin urusan kantor. all the devils inside my head. adit yang tadinya tidur gue gangguin supaya mendengarkan eike curhat. pemikiran yang seliweran di kepala gue saat itu adalah kalo emang rejeki gue dari kantor sekarang harus berhenti, i shouldn't worry, karena sumber rejeki gak cuma dari situ. gue bisa lihat 'preview' diri gue sepuluh tahun dari sekarang di diri rekan-rekan kerja gue. mereka udah berusia lebih dari 40 tahun, 'terjebak' di perusahaan ini karena udah kadung didomestikasi (ini istilah yang gue pakai untuk menjelaskan proses 'penanaman' seseorang di zona nyaman), mereka kayak hewan yang udah puluhan tahun dipelihara oleh manusia, sehingga gak akan berani melangkah keluar jika dilepas ke alam bebas untuk berburu makanan sendiri. mereka mungkin kecewa terhadap sistem yang ada sekarang, atau minimal kesel sama bos yang semena-mena, kayak gue sekarang, tapi gak ada yang bisa mereka lakukan cuz they don't have the guts to change anything in their working environment. kalaupun udah diperlakukan semena-mena, mereka gak bisa just walk out and give everything up. mereka gak tau dunia luar, alam kerja non-BUMN, seperti apa. mereka takut akan kompetisi.
cara berpikir para rekan kerja berumur yang gue gambarkan ini bukan sekedar hasil kesoktauan. gue hidup di antara mereka selama 3 tahun. dan gue sadar pelan-pelan gue mulai bertransformasi dalam hal pola pikir menjadi terdomestikasi seperti mereka. gue males melanjutkan sekolah. gue berpikir this is my last stop in terms of job searching. gue gak mau ribet-ribet menambah kompetensi. karena gue pikir this is it, the comfort zone: gaji rutin diterima tanpa perlu bikin achievement yang berarti.
tapi kejadian menyebalkan ini should be my wake-up call. gue harus mulai (minimal) open-minded menjajaki kemungkinan-kemungkinan baru. ke mana sih tujuan gue? apa gue mau meniti karir yang mengoptimalkan kompetensi gue? apa gue mau menjajaki dunia enterpreneurship? apa apa apa? this is my homework.
in the morning, kita berendam di bathtub lagi, trus turun untuk sarapan. tapi ada hal yang kurang mengenakkan ketika mau sarapan. di depan restoran, kita dikasih tau petugas hotel kalau ternyata jatah breakfast cuma untuk 1 orang! adit buru-buru ke counter check in, untuk nanyain apakah jatah itu karena adit pake company discount. ternyata bukan, emang peraturannya sekarang seperti itu, breakfast hanya untuk 1 orang. boo!! akhirnya kita pilih bayar deh untuk 'tambahan'nya, daripada ribet.
selesai sarapan jam 10, kita liat-liat ke kolam renang. ternyata rame banget, dan matahari juga terik banget. jadi terpaksa agenda berenang-renang dibatalkan, Bumy diajak berendam lagi di bathtub biar gak kecewa :p
jam 12 siang, kita menuju ke Bekasi untuk menghadiri undangan sunat saudaranya adit. di sana Bumy seneng banget ngumpul sama sodara-sodaranya, padahal yang paling kecil usianya udah 5 tahun. lagi-lagi dia gak mau diajak pulang, asik banget main sama kakak-kakak umur 10 tahunan. dari bekasi jam 2 siang, sepanjang jalan Bumy tidur anteng di carseat. lantas kita menunaikan misi lain on the weekend yaitu menghadiri Kawan Lama Fair di Meruya. btw sebelum sampe di KL Fair, kita makan dulu di Sandwich Bakar meruya because i was craving for some roti bakar in the afternoon (yes i eat breakfast dish at all time). ternyata hidangannya enak-enak eyy di situ! gue pesan roti bakar coklat keju regular size, bubur kacang ijo, dan wedang jahe. burjonya gak standar, lumayan enak dan 'beda' buat ukuran tempat makan pinggir jalan. rotinya juga enak, mirip-mirip edy. total damage IDR 30.000 saja.
di KL Fair, ternyata udah rame tapi masih nyaman sih buat outdoor shopping fair, masih bisa sambil dorong-dorong stroller Bumy. pas banget juga kita sampai sore, jadi udara udah adem. tujuan utama sebenernya nyari sofa, tapi gak ada yang cucok ey. instead of sofa, we bought pillows (IDR 100.000 dapat 2 bantal informa), pillow cases (IDR 89.000 dapat 4 sprei bantal!), a small wooden chair for Bumy (IDR 100.000), and a small bolster for Bumy (IDR 25.000). i found the fair fun, and quite satisfying :D
from there, we finally headed home. well, not to our house actually, but to my mother's. selain karena sang oma udah rewel bilang kangen sama si cucu, di situ kita juga bisa ngaso hehe, ada yang nyuapin Bumy, ngeladenin dia lari ke sana ke mari. dan tentunya, free dinner for us!
the next blog post will be about what happened on monday. oh gawd my heart felt better already just to write about the weekend holiday :D
seperti yang gue sebutkan di post sebelumnya, gue dan adit semacam sepakat bahwa kita membutuhkan refreshing. setelah kita menilik agenda weekend, ternyata ada janji ke dokter gigi di smile centre plus 2 undangan pernikahan di hari sabtu, dan 1 undangan sunat di hari minggu (yang sunat saudara, dan bapaknya adit juga menitahkan dia dateng, jadi yaa...). adit ngajak nginep di sari pan pacific LAGI, karena lokasinya di tengah kota, dan we're familiar with the place. familiar di sini maksudnya udah tau kamarnya gimana, fasilitasnya apa aja.
to be honest, i wasn't too excited, badan udah tambah drop karena flu. tapi gue setuju aja, karena akan menghemat waktu, tenaga, dan bensin untuk bolak-balik ke jakarta. Bumy juga bisa ngerasain suasana baru di hotel. jumat malam jam 8, gue sms the infamous Mamma Kanin untuk pesan baby meals mendadak. alhamdulillah respon mbak Inta the owner bagus banget, dia menyanggupi request gue untuk ambil ordernya jam 11 pagi. gue juga konsultasi sama dia, makanan apa yang paling praktis dalam hal penyimpanan dan penghangatan mengingat we would be on the road most of the time. akhirnya gue pesan small macaroni schotel dan small indonesich pastei (kalo gak salah), plus the infamous cheese bliss cookies juga dunks.
besoknya, kita mulai siap-siap packing jam 8 pagi, dan baru beres jam 10 lewat! gue udah deg-degan karena nggak enak kalo telat ambil order di mamma kanin :( padahal kemaren buat requestnya buru-buru dan mendadak pula. setelah menempuh perjalanan yang riweuh dan macet sepanjang serpong, akhirnya sampai juga di rumah mbak Inta di bintaro jam 11:30.
dari bintaro, kita meluncur menuju PTIK untuk menghadiri kondangan #1. tapi pas lagi mengantri di kemacetan tanah kusir, tiba-tiba adit bilang, "beb mesin panas, nih. aku minggir dulu ya." panik juga sih gue, agak trauma sama kejadian mesin panas (apa sih yang gak bikin gue trauma??). untung kita bisa berhenti pas di toko ban, jadi adit bisa masukin mobil ke parkiran toko itu, gue dan Bumy juga bisa turun trus numpang ngadem di ruang tunggu toko. pas keluar dari mobil, ya ampuuun udara panas bangetttt... gue bingung juga kenapa mesin mobil bisa tau-tau panas. sebelumnya 'ni mobil nggak pernah bermasalah kayak gitu. tapi karena bisa ngadem di ruang tunggu, gue bisa tenang karena bisa sambil nyuapin Bumy. Bumy lari-lari dengan riang di situ karena banyak benda-benda aneh di mata dia: display ban, kap mobil, dan tv guede. setelah sekitar 30 menit di situ, kita jalan lagi. ketika di radal, gue liat waktu udah jam 12:45. sementara undangan cuma sampe jam 1. kita pikir-pikir, daripada nanti sampai di gedung acaranya udah bubar, sementara itu kita juga udah kelaperan tapi malah susah lagi cari makanan (yaddayadda), kita putuskan untuk melipir aja ke Hema dan yakk batal dateng ke kondangan #1.
dulu waktu pacaran kita lumayan sering nongkrong di sini. entah kenapa dulu gue pikir makanan di sini enak-enak, hahaha. last time we went there was when i was 30-something-week pregnant, with bloated body and pimples and everything. kemaren ke sana lagi udah bawa anak! :D
di situ kita pesan nasi goreng ala hema (adit), sup dengan puff pastry (asli gue blank ini namanya apa), lasagna, dan minuman float. floatnya terlalu manis sampe gak bisa gue habisin >_< lasagna-nya terlalu encer, seperti buat makanan bayi, tapi baby meals dari mamma kanin aja masih kalah encer dibanding ini! total damage IDR 120.000. quite pricey yah untuk makanan dengan kualitas dan kuantitas yang cuma segitu.
dari Hema, kita capcus ke Sarpas untuk check in. jam 2 siang check in, jam 2:30 harus udah jalan lageee ke Smile Centre di Tebet. hayahhh gue males banget sebenernya... lagi ngantukkk, dan gue juga selalu berat hati sih menyambangi dokter gigi, secara akan bertemu rasa ngilu sakit nyeri. huffh. urusan di Smile Centre selesai jam 4:30. Bumy seneng banget main di play corner mini di situ, sampe gak mau diajak pulang. kita bilang, "mi pulang yuk!" eh dia malah kisbai dan dadah-dadah ke kita. emang nyaman banget deh buat tempat main anak, sayang sekali kita gak foto. jadi lantainya dikasih parket trus dilapisi karpet evamat dan bantal-bantal duduk gitu. di situ dihamburkanlah segala macem mainan untuk anak dan buku-buku bacaan. sederhana sebenernya, tapi cukup nyaman buat anak-anak.
kondangan #2 diadakan malem jam 7 di al-azhar kebayoran. jam 5 sore kita udah tiba lagi di hotel. niatnya mau leyeh-leyeh sebentar, tapi kok... ngantuk tenan ya! satu jam kemudian, perut mulai laper, jadi kita putuskan turun ke sarinah to get some food. dan yakkk kondangan #2 juga batal dihadiri because we were too sleepy, too tired, and too hungry to dress up and put some make up, huhu. jadi kita jalan-jalan maghrib dehh di sarinah. pilih-pilih tempat makan, whether it's gonna be BK, hongkong cafe, or GM, maybe. saat lagi menyusuri sarinah, gue tiba-tiba inget, "kenapa gak Demang (cafe) aja bi? kalau sabtu minggu kan diskon 50% pake CC mandiri?" sempat ragu juga masih berlaku gak yah diskon tersebut, tapi begitu kita cek ternyata masih... hihiy.
di Demang, ternyata suasana masih kosong melompong, jadi kita bisa dapet seat di sofa 'utama' hehe. it was as cozy as i remembered, bossa nova songs covering the beatles were played on the speakers as we sipped our latte :) jadi sekarang kalau kita order kopi dari jam 3-7 pm (kalo gak salah) kita bisa ambil snack di buffet yang terhidang, for free! snack yang disajikan tuh bolu mini, cake mini, lemper, dan lain-lain.
kita order nasi sop buntut goreng (adit) dan nasi goreng ala demang (gue). promo CC mandiri-nya ternyata udah gak berlaku untuk semua makanan, tapi cuma untuk makanan yang bertanda khusus aja. kalau diperhatiin sih yang didiskon 50% itu makanan yang harganya di atas 50 ribu semua, jadi yah cukup worth the discount lah. total damage eating there was IDR 99.000. not bad for food served in quite big portion, cozy ambience, and long hour visit. kita nongkrong di situ cukup lama, sekitar 2 jam. alhamdulillah Bumy juga kooperatif, dia jumpalitan aja di sofa yang emang besar dan sibuk ngaca-ngaca.

jam 8 malam kita kembali ke hotel. my flu seemed to get worse... so i put my sweater on, hid myself inside the big hotel blanket, and turned the tv on to watch Big Brother Malam Ekstradisi, haha. sementara kita asik nonton tv, Bumy sibukkk mengeksplorasi kamar hotel dan ngacak-buang-lalu-temukan barang-barang di hotel -___- adit sempat ngajak Bumy berendam dulu di bathtub karena itu adalah tujuan utama kita menginap, yaitu biar anak ngerasain bathtub, huahaha. jam 10 malam, kita matikan lampu, dan tiduuuuur sampai jam 7 pagi :D
sebenernya gue sendiri baru bisa tidur jam 12 malem. nyesel juga sih kelupaan beli panadol, karena badan gue masih demam semriwing-semriwing. tapi yang bikin nggak bisa gampang tidur adalah karena mikirin urusan kantor. all the devils inside my head. adit yang tadinya tidur gue gangguin supaya mendengarkan eike curhat. pemikiran yang seliweran di kepala gue saat itu adalah kalo emang rejeki gue dari kantor sekarang harus berhenti, i shouldn't worry, karena sumber rejeki gak cuma dari situ. gue bisa lihat 'preview' diri gue sepuluh tahun dari sekarang di diri rekan-rekan kerja gue. mereka udah berusia lebih dari 40 tahun, 'terjebak' di perusahaan ini karena udah kadung didomestikasi (ini istilah yang gue pakai untuk menjelaskan proses 'penanaman' seseorang di zona nyaman), mereka kayak hewan yang udah puluhan tahun dipelihara oleh manusia, sehingga gak akan berani melangkah keluar jika dilepas ke alam bebas untuk berburu makanan sendiri. mereka mungkin kecewa terhadap sistem yang ada sekarang, atau minimal kesel sama bos yang semena-mena, kayak gue sekarang, tapi gak ada yang bisa mereka lakukan cuz they don't have the guts to change anything in their working environment. kalaupun udah diperlakukan semena-mena, mereka gak bisa just walk out and give everything up. mereka gak tau dunia luar, alam kerja non-BUMN, seperti apa. mereka takut akan kompetisi.
cara berpikir para rekan kerja berumur yang gue gambarkan ini bukan sekedar hasil kesoktauan. gue hidup di antara mereka selama 3 tahun. dan gue sadar pelan-pelan gue mulai bertransformasi dalam hal pola pikir menjadi terdomestikasi seperti mereka. gue males melanjutkan sekolah. gue berpikir this is my last stop in terms of job searching. gue gak mau ribet-ribet menambah kompetensi. karena gue pikir this is it, the comfort zone: gaji rutin diterima tanpa perlu bikin achievement yang berarti.
tapi kejadian menyebalkan ini should be my wake-up call. gue harus mulai (minimal) open-minded menjajaki kemungkinan-kemungkinan baru. ke mana sih tujuan gue? apa gue mau meniti karir yang mengoptimalkan kompetensi gue? apa gue mau menjajaki dunia enterpreneurship? apa apa apa? this is my homework.
in the morning, kita berendam di bathtub lagi, trus turun untuk sarapan. tapi ada hal yang kurang mengenakkan ketika mau sarapan. di depan restoran, kita dikasih tau petugas hotel kalau ternyata jatah breakfast cuma untuk 1 orang! adit buru-buru ke counter check in, untuk nanyain apakah jatah itu karena adit pake company discount. ternyata bukan, emang peraturannya sekarang seperti itu, breakfast hanya untuk 1 orang. boo!! akhirnya kita pilih bayar deh untuk 'tambahan'nya, daripada ribet.
selesai sarapan jam 10, kita liat-liat ke kolam renang. ternyata rame banget, dan matahari juga terik banget. jadi terpaksa agenda berenang-renang dibatalkan, Bumy diajak berendam lagi di bathtub biar gak kecewa :p

jam 12 siang, kita menuju ke Bekasi untuk menghadiri undangan sunat saudaranya adit. di sana Bumy seneng banget ngumpul sama sodara-sodaranya, padahal yang paling kecil usianya udah 5 tahun. lagi-lagi dia gak mau diajak pulang, asik banget main sama kakak-kakak umur 10 tahunan. dari bekasi jam 2 siang, sepanjang jalan Bumy tidur anteng di carseat. lantas kita menunaikan misi lain on the weekend yaitu menghadiri Kawan Lama Fair di Meruya. btw sebelum sampe di KL Fair, kita makan dulu di Sandwich Bakar meruya because i was craving for some roti bakar in the afternoon (yes i eat breakfast dish at all time). ternyata hidangannya enak-enak eyy di situ! gue pesan roti bakar coklat keju regular size, bubur kacang ijo, dan wedang jahe. burjonya gak standar, lumayan enak dan 'beda' buat ukuran tempat makan pinggir jalan. rotinya juga enak, mirip-mirip edy. total damage IDR 30.000 saja.
di KL Fair, ternyata udah rame tapi masih nyaman sih buat outdoor shopping fair, masih bisa sambil dorong-dorong stroller Bumy. pas banget juga kita sampai sore, jadi udara udah adem. tujuan utama sebenernya nyari sofa, tapi gak ada yang cucok ey. instead of sofa, we bought pillows (IDR 100.000 dapat 2 bantal informa), pillow cases (IDR 89.000 dapat 4 sprei bantal!), a small wooden chair for Bumy (IDR 100.000), and a small bolster for Bumy (IDR 25.000). i found the fair fun, and quite satisfying :D
from there, we finally headed home. well, not to our house actually, but to my mother's. selain karena sang oma udah rewel bilang kangen sama si cucu, di situ kita juga bisa ngaso hehe, ada yang nyuapin Bumy, ngeladenin dia lari ke sana ke mari. dan tentunya, free dinner for us!
the next blog post will be about what happened on monday. oh gawd my heart felt better already just to write about the weekend holiday :D
mama bummy gue kaget setengah mati ngelita penampilan bummy sekarang hehehhe lucu tapi say ;D tetep nulis say, coz itu juga bisa jadi terapi buat menumpahkan segala kegelisahan di hati yaaaa ^_^ semangatttttt....
ReplyDeleteAnak lo keren banget di foto yg paling atas.. :D
ReplyDeleteima baru liat ya? bumy emang baru botak 2 minggu ini, foto-foto botaknya udah ada yang gue upload di FB, hehe. iyah bener, gue nulis demi meluruskan kekusutan di otak, thank immmmm!
ReplyDeletehihihi bisa aja tante.. kalo bumy sendiri yang 'jawab' pasti lo udah di-kisbay mwah mwah sama dia :p
ReplyDelete