25/01/2017

singapura tahun lalu (part 2)


(lanjutan dari celoteh di post sebelumnya.. hehe)

di hari keempat, kita menjelajah kawasan Serangoon. kita mampir ke NEX Mall untuk beberapa hal ini:

- Sushi Express. sebenernya chained resto ini tersebar di banyak tempat di Sg. keunikannya adalah di sini sushinya diklaim enak, dengan harga yang affordable. di resto ini, kita tinggal pilih sushi mana yang mau dimakan dengan cara nyomot dari piring-piring sushi yang berjalan di "rel" yang melintang di depan meja kita. setiap piring harganya SDG 1.50 aja (kalo ga salah). namanya juga resto sushi murah, di sini setiap customer dikasih allocated time, kalo nggak salah maksimal 1,5 jam deh. 
taste-wise, it was so-so. nothing really special. tapi lumayanlah, bisa makan sushi dengan harga nggak mencekik. 
oya kalaupun ada kiat yang bisa gue bagi, mendingan dateng jangan di rush hour macam jam makan siang atau malam. bakalan ngantri soalnya. kita aja tiba jam 11 yaitu pas saat resto akan dibuka, tapi udah menemui antrian. 

- hal lain yang bikin kita bela-belain datang ke sini adalah waterpark-nya. too bad ujung-ujungnya malah batal.. karena saat itu puanaasss banget, jadi kita larang Bumy main. 

source
- last but not least, adalah untuk menyambangi public library yang ada di dalam mall ini. siang itu kebetulan hari kerja/sekolah, dan mall dipenuhi buanyaakkk banget anak sekolah. mereka pada makan siang dan jajan di situ. di bagian rooftop di mana waterpark berada, gue liat ada banyak tempat bimbel. begitu masuk ke perpustakaan, wuih rame banget pengunjungnya. dan mereka beneran dateng buat duduk baca-baca, bukannya ngadem doang (kayak kita). demografi pengunjungnya sih mayoritas anak sekolah, dan... the elderly alias aki-aki dan nini-nini. I was at awe!

I could get used to this
aktivitas kita di hari keempat masih berlanjut. dari Serangoon, kita ke Mustafa Centre buat beli oleh-oleh. sempat mampir di mesjid yang historis gitu buat sholat dzuhur. kelar belanja di Mustafa, kita jalan kaki sampai ke Jalan Besar Road. sepanjang jalan ditemani pemandangan bangunan-bangunan bernuansa etnik nan colorful. 



tujuan kita salah satunya adalah ke Queensway Shopping Centre, yang katanya tempat belanja sport shoes dan pernak-pernik belanja lainnya dengan harga miring. begitu sampai, well, emang beneran segedung isinya berhubungan sama olahraga semua, sih, tapi kita malah nggak belanja apa-apa. 

tujuan berikutnya yang (kita kira) udah nggak jauh dari situ adalah ke Henderson Waves Bridge. tapi ternyata perjalanan kita ke sini antiklimaks abizzz. setelah sempat salah naik bis, kita turun di satu titik yang kita kira jadi tempat masuk untuk mencapai si jembatan. berhubung si jembatan ini bagian dari Southern Ridges Walk, alias hiking trail sejauh 5 kilometer yang membawa kita melintasi 3 taman gede, jadi agak tricky buat kita untuk nemuin tempat masuknya. culun bener dah!! akhirnya, tau nggak, saking udah LETIHnya nyari-nyari tempat masuk, jadinya kita memutuskan... cussss balik ke hotel. huahahhaha. auk ah. next timenya kudunya pagi-pagi kali, atau naik cable car dari Sentosa. 


the day didn't end there. setelah tepar mencari Henderson Waves Bridge, kita ngaso sejenak di hotel. trus kita sepakat buat makan malam di Newton Food Centre *pijet-pijet kaki*. 
emang udah lelah banget sih badan, tapi hasrat mencoba tempat baru masih menggelora. jadilah kita ngangkot lagi menuju lokasi - yang untungnya nggak terlalu jauh dari hotel. sampai di situ, suasananya 'meriah' dan festive banget. ternyata hawker centre ini andalannya sea food. jadilah kita berpesta pora makan.. mungkin di sinilah tempat makan paling enak selama kita di Sg. 


suasana Newton Food Centre malam itu




makan besaar <3

di hari kelima, highlightsnya adalah tour de museums. 

aselik museum di Sg kerennya maksimal. setengah hari dihabiskan dari museum ke museum, lalu kita makan siang di Just Acia yang lumayan ekonomis tapi enakkk. udah gitu es krim dan minumannya free flow, hehe. 







wearing his stickers proudly like badges
sesudah makan siang, kita meluncur ke arah Esplanade buat ikut-ikutan the locals nungguin kembang api hari kemerdekaan. tapiii... lagi-lagi hari ini trip kita antiklimaks. 

1) nyari Gardens by the Bay nggak ketemu. don't ask. x))))

2) kelelahan dan kepanasan nongkrong nungguin kembang api. seriously we couldn't stand the weather.
3) ke Marina Barrage buat piknik syantik sembari nunggu kembang api pun udah enggan... karena beneran deh kita LELAH. 

akhirnya kita melipir ke arah Orchard lagi... sempat ngaso di skatepark depan 313 Sommerset. just chilling... and peacefully letting go the chance to watch the fireworks, huhu. sesudahnya kita makan malam dan belanja di Cineleisure Orchard yang sepertinya sih tergolong tempat belanja bocah-bocah hipster Sg - diliat dari tipe barang-barang yang dijual. 


it's the last day of our trip. kita pun nggak seambisius hari-hari sebelumnya, jadi itinerary cuma untuk mampir ke ArtScience Museum to see the magical Future World Exhibition. 

















mengingat kembali trip kita di 2015, wishlist gue waktu itu adalah kepengen mengunjungi


  • more parks - alhamdulillah tercapai, bisa mampir ke SBG. tapi tetep penasaran sama Marina Barrage dan Henderson Waves Bridge, hehe. 
  • more 'cute' bookstores - kepengen mampir lagi ke Tiong Bahru tapi nggak sempat. 
  • Holland Village - lagi-lagi GAGAL mengunjungi Dempsey Hill karena kaki sudah sangat, sangat tepar (yes, we walked and ngangkot a lot there). padahal kita udah lumayan deket dari lokasi. 
  • Gardens by the Bay maybe? - gagal maningson. 
  • and museums, I guess. - alhamdulillah, yang ini kesampean. 
I love this city more than I can explain. semoga someday Jakarta beneran bisa mengimbangi keteraturan di Sg. dan tentunya, semoga tahun ini kita bisa 'absen' lagi ke Sg, maybe for another week or two, hehe. Aamiin... 

capek ngangkot ya, Bhum? isn't it a privilege? :)

No comments:

Post a Comment