rasanya seneng banget bisa duduk manis sambil ngetak-ngetik di ranjang, dalam kondisi udah mandi di jam 8 Minggu malam. alih-alih sedang kelelahan setelah berjibaku dengan jalanan seperti biasanya.
di luar abis ujan seharian pula. I can't even describe how "full" my heart feels right now. alhamdulillah....
weekend ini terlalu menggembirakan. honestly.
kemarin kita 'sukses' menggelar acara syukuran super-sederhana dalam rangka ulang tahun Bumy. mungkin udah 3 tahun sejak gue mau berepot-repot bikin acara dalam rangka merayakan ultah Bumy, dan tahun ini pun awalnya nggak mau bikin apa-apa. apalagi di sekolah Bumy sekarang nggak boleh ada perayaan ultah dengan cara bagi-bagi goody bag - which I'm thankful for! - yang juga menjadikan semakin nggak ada 'motivasi' eksternal bagi gue untuk ngerayain, hehe.
agak merasa bersalah sih sama Bumy.. karena waktu gue kecil dulu nyokap bikin perayaan ultah gue setiap tahun selama gue di SD. ya cuma pesta kecil-kecilan, tiup lilin sambil ngundang anak tetangga, but I remembered feeling very happy.
tapiii.. beneran deh, secara gue ini emak pemalas, gue merasa kurang ada meaning-nya berepot-repot bikin party bertema ini-itu. untungnya di montessori ada tradisi commemorating ulang tahun yng disebut Birthday Walk (yang nggak ada hubungannya dengan selebrasi dan parti-parti), jadi at least setiap anak nggak akan merasa terlupakan di hari ultahnya.
sampai sekitar sebulan lalu terlintas di pikiran, gimana kalo tahun ini kita ajak bumy berbagi kebahagiaan sama anak-anak di panti yatim? this idea is kinda new, and strange, for us, but maybe we needed to try it out.
yaudah deh gue mulai pelan-pelan eksekusi (asli, pelaaan banget progressnya), mulai dari belanja goody bag, pesen bento (dua hal ini sangat sangatttt dibantu sama Bundo Rahma kesayangan), trus ngatur waktu sama pengurus yayasan. kue ultah Adit yang pesen ke Barska Cakes yang emang udah jadi 'langganan' tiap ada acara di kantornya.
| bersama bundo dan Azka setelah belanja printilan goody bag di Depok hehe |
it was indeed a new experience for us... and how did it feel?
ternyata 'beda' banget efek yang ditimbulkan, di hati. rasanya kayak... oh, this felt right, and should've been done more often.
insya Allah, yaa <3
sebelum syukuran ultah, Sabtu paginya kita dateng ke event Science Fair yang rutin diadain setiap tahun di sekolah Bumy. karena Adit ada urusan, jadi kita ke sekolah sama Oma dan Opa. dari sekolah, barulah kita semua ngumpul. tim Mricans kumplit, Bun-Abah-Abhi pun hadir karena emang malamnya kita kudu dateng ke acara nikahan sodara dan juga mau nginep di Ciganjur.
| proud momma moment <3 |
di Ragunan cuma sampai 10 pagi karena udah mulai ramee dan semakin panas, abis itu kita ajak Bun-Abah-Abhi main ke Eleven Trees - tempat nongkrong favorit akhir-akhir ini karena tempatnya nyaman sekaligus memungkinkan tetap beraktivitas fisik. kayak yang pernah gue ceritain, di sini bisa main skateboard, sepeda, pingpong, basket, bilyar, bahkan numpang kerja karena ada coworking space-nya juga. we just lovvve this place, apalagi gue yang emang ngebet mau latihan pingpong hehe.
setelah semua puas berkeringat di Eleven Trees (kecuali si Bun), kita pun balik lagi ke Ciganjur buat leyeh-leyeh, menikmati ujan, dan 'ngemil' soto mie plus tahu gejrot haha. this, too, should be done more often <3
| busted banget si bunda, sibuk ngemil anywhere haha |
ah.. karena blogpost ini isinya rekapan hidup, perlukah gue ceritain hal-ikhwal di luar weekend?
well, this past week I've
- declined that job offer I've been dreaming (as an editor in an NGO - should I keep repeating it? xD)
- had lunch with the marvelous/my idol Pak Anggoro (lucky me indeed) and somehow we got to talk about me declining the aforementioned offer. it's nice to know beliau sudi mendengar keluh-kesah gue, hehe.
- jadi responden survey mengenai kebijakan terkait talent management di kantor, yang diadain sama konsultan ternama gitu dehhh. gue yakin mereka capcipcup milihnya, dan gue pribadi skeptis it would make any difference, but personally I'm just glad to be able to vent my frustration (or "the brutal facts" as they may call it).
- jungkir-balik nyiapin dokumen buat tender... yang ujung-ujungnya nggak lolos kualifikasi.
- main pingpooong.
guess that's wrapped it all up.
in short:
- declined that job offer I've been dreaming (as an editor in an NGO - should I keep repeating it? xD)
- had lunch with the marvelous/my idol Pak Anggoro (lucky me indeed) and somehow we got to talk about me declining the aforementioned offer. it's nice to know beliau sudi mendengar keluh-kesah gue, hehe.
- jadi responden survey mengenai kebijakan terkait talent management di kantor, yang diadain sama konsultan ternama gitu dehhh. gue yakin mereka capcipcup milihnya, dan gue pribadi skeptis it would make any difference, but personally I'm just glad to be able to vent my frustration (or "the brutal facts" as they may call it).
- jungkir-balik nyiapin dokumen buat tender... yang ujung-ujungnya nggak lolos kualifikasi.
- main pingpooong.
guess that's wrapped it all up.
in short:
No comments:
Post a Comment