02/11/2016

life lately: swimming good

there are just so many things I haven't reported or rambled about in this blog. perhaps I am an obsessive oversharer, but I just *need* to write them down.
seolah punya utang ke diri sendiri kalau melihat "daftar" hal yang perlu diocehkan belum juga bertambah checklist-nya.
so, in random order, this is what I've been up to lately.

- keeping up with the so-called healthy lifestyle
hmm.. in terms of makanan, asupan yang gue berikan ke diri masih nyampur antara sehat dan sampah, sih. tapi yang jelas komposisinya masih sekitar 80 (sampah) - 20 (sehat). haha.
the big downside is we're no longer consuming nasi merah. entah kenapa lupa melulu mau beli beras merah.
...meanwhile, I just had my first indomie in a week.
should I get an applause for such resistance?

dalam hal olahraga, dua minggu ini gue mulai kembali getol olahraga. LAGI. sebelumnya sempat me-rajin, tapi trus sebulan off aja gitu... biasanya gara-gara PMS, rasanya badan jadi super pegel, nggak enak and then I'd feel too tired to workout. begituuu terus siklusnya: mencoba rajin selama seminggu-gagal olahraga selama tiga minggu-and so on.

main pingpong di Eleven Trees,
tempat nongkrong favorit terbaru
tapi akhir-akhir ini gue mulai coba rutinin lagi sih,
- latihan HIIT pake aplikasi
- dilanjutin yoga
- mencoba lari(-lari kecil manja) seminggu sekali
- atau renang, seminggu sekali juga
- main pingpong

haha... yang belakangan ini yang sedang gue gandrungi.
penyebabnya sih cuma karena di kantor ada meja pingpong, yang sebenernya udah ada sejak lama. cuma keinginan buat mulai nimbrung menggunakannya baru muncul akhir-akhir ini.
pertama-tama nyoba main sih 10 menit aja langsung ngos-ngosan. sekarang sih agak lumayan deh, bisa tahan main 30 menitlah, hehe. meski badan basah kuyup keringetan, tapi yaa... seneng. bahkan kalau lagi memungkinkan, bisa tuh gue main sampai 3 kali sehari bak mau jadi atlet kontingen PON xD

it does feel nice to find something new to learn about.
meskipun badan yang kaku ini jadi pegel-pegel banget sesudahnya. tapi kan emang katanya discomfort is a sign that you're stepping out of your comfort zone. (iya bukan sih? haha).

- I started freelancing again!
beberapa waktu lalu gue random aja ngirimin CV ke sebuah agency. syukurlah dapet respon positif, jadi mereka udah beberapa kali hire gue untuk penerjemahan.
job freelancing lainnya gue dapatkan setelah interview dengan founder sebuah startup di bidang finansial. I wasn't eligible for the full-time job, but got an offer to be a freelance contributor instead.

emang bener deh, semakin ke sini, semakin nyata pesan bahwa gue emang perlu lebih sering menjemput bola.

- we got a new cat!

namanya Miti.. atau Mitty? atau Mitchy?
entahlah.
jadii suatu hari Ika sijutekcuek Loekita nawarin salah seekor anak kucingnya buat Bumy. si kucing kita jemput ke rumah Ika di Priok sekalian 'tuk menengok bebi Ryu anak(manusia)nya yang baru lahir hehe... akhirnyaaaa Ika jadi emak-emak juga.
btw Miti ini beda banget personalitynya sama kucing incumbent di rumah, si Vicky yang kuckamp (kucing kampung) banget kelakuannya. Vicky nggak ada anggun-anggunnya, sebaliknya Miti jaim banget.

return of the baby snatcher


MITI <3

tapiiii sekitar dua minggu setelah kehadiran Miti, tiba-tiba Vicky ngilang. kirain dia kecantol kucing jantan manaaa gitu dan bakalan balik lagi, tapi nyatanya doi nggak ada tanda-tanda pulang sampe sekarang.
Bumy sedih nggak?
ndak sama sekali tuh -___- ini anak kadung jatuh cinta sama Miti jadi kayanya dia malah seneng karena bisa fokus mencurahkan cinta ke Miti, zzzz. semoga Vicky baik-baik aja deh di luar sana.

- and it's November already...
"the meaning of life is that it stops." - Franz Kafka
I still think about Weich, and death, a lot. but I don't see it as a bad thing anymore.
beberapa waktu lalu, gue liat postingan Arryo di Instagram, seperti ini,


kata-kata yang dia taro di caption fotonya itu bermakna banget.
but what spoke to me the loudest is this part: "Kantor hanya tempat lain untuk menambah sahabat."
karena sepertinya itu mendasari apa yang gue pahami selama ini. even though Murakami said one should not mix business with friendship. but guess I'm not that wise.
gue seneng di kantor bisa punya 'komunitas' di mana kita bisa ngobrolin hal-hal di luar kerjaan. I'm the kind of person who always craves for connection; membangun interaksi sama orang lain yang bikin kita saling kenal bukan cuma di permukaan. bukan cuma dunia terasa jadi lebih 'luas,' tapi juga bikin kita makin mengerti diri sendiri. so it's a priority for me, to make friends and build connection. 

during one of our always-cheerful and insightful-toastmasters meetings
gathering tantes & brondongs: nobar performance stand up comedy-nya Marcho
minggu lalu gue akhirnya sempat ketemuan sama Elms lagi. kita ngobroooolll panjang-lebar soal ide-ide yang berseliweran di kepala. gue sangat sangatttt mendukung Elms buat bikin website yang ngebahas all about wellness and health. because she is soooo into it right now, and has been living her life using those wellness guides she's been reading about. bakalan keren banget kalo dia bisa menularkan itu ke orang lain, bukan?
gue sendiri dapet (banyak) pencerahan juga dari percakapan kita. salah satunya, entah kenapa jadi tumbuh optimisme. keinginan untuk jadi lebih baik. untuk menata hidup dan prioritas. among many other inspirations she gave me.
Alhamdulillah.. I feel so blessed to 'have' her in my life.

sahabat yang mengajak ke arah kebaikan, rare and so hard to find <3

No comments:

Post a Comment