liburan natal kemarin was such a "perfect" holiday. meskipun hari minggunya kita harus rushing ke UGD KMC *dan* RSPI gara-gara gue panik bumy sesak napas akibat flu (long story... tapi ringkasannya aja udah panjang bener, bukan?), tapi alhamdulillah di hari-hari berikutnya kita bisa santai dan punya quality time. oiya yang nyenengin adalah (adit) udah gajian juga! hehe.
rabu pagi kita cuss pertama ke rumah eyang bumy di cengkareng. sorenya ke karawaci, untuk nginep. turned out adit and i were able to have a decent quality time as a couple during our sleepover there. which is not really a surprise, sih :P
begitu sampai di karawaci, nitipin bumy sama oma dan opa (kenyataannya: bumy dah gak mikirin emak bapaknya begitu udah di pelukan oma), kita meluncur ke the one and only, our most favorite place to be spoiled: bersih sehat. berhubung udah ada 3 bulan setelah gue terakhir dipijat sebodi, rasanya nyessss banget. kelar pijet, kita putusin untuk gak segera balik ke rumah nyokap (iyalah!). tapi mau mampir ke mol kok ya enggan... gokil bener antrian mobil yang pada mau masuk ke parkiran lippo karawaci. clueless about where else to hang out, kita mutusin sekenanya untuk nongkrong di toko buku books and beyond (dahulu "times") di seberang benton junction. yah kalo udah di toko buku, alamat gak bakal sebentar deh nongkrongnya. hampir 2 jam kita di situ. mana ujung-ujungnya kesambet setan sale akhir tahun juga. mayan deh bisa dapetin beberapa buku dengan harga yang rada gak masuk akal, hahaha. contohnya ini:
rabu pagi kita cuss pertama ke rumah eyang bumy di cengkareng. sorenya ke karawaci, untuk nginep. turned out adit and i were able to have a decent quality time as a couple during our sleepover there. which is not really a surprise, sih :P
begitu sampai di karawaci, nitipin bumy sama oma dan opa (kenyataannya: bumy dah gak mikirin emak bapaknya begitu udah di pelukan oma), kita meluncur ke the one and only, our most favorite place to be spoiled: bersih sehat. berhubung udah ada 3 bulan setelah gue terakhir dipijat sebodi, rasanya nyessss banget. kelar pijet, kita putusin untuk gak segera balik ke rumah nyokap (iyalah!). tapi mau mampir ke mol kok ya enggan... gokil bener antrian mobil yang pada mau masuk ke parkiran lippo karawaci. clueless about where else to hang out, kita mutusin sekenanya untuk nongkrong di toko buku books and beyond (dahulu "times") di seberang benton junction. yah kalo udah di toko buku, alamat gak bakal sebentar deh nongkrongnya. hampir 2 jam kita di situ. mana ujung-ujungnya kesambet setan sale akhir tahun juga. mayan deh bisa dapetin beberapa buku dengan harga yang rada gak masuk akal, hahaha. contohnya ini:
![]() |
dari 180 ribu jadi 28 ribu sahajaaa.
keesokan paginya, gue dan adit kembali bingung mau nyari sarapan. udah kaya satu dekade aja pindah dari karawaci yah, padahal mah baru setahun xD akhirnya gue komando eh, ajak adit keluar dulu aja, destinasi ditentukan kemudian. ngider-ngider sebentar, akhirnya kita berenti di benton junction. seperti biasa, seperti dahulu, untuk nyarap di law's kopitiam. gue menyempatkan diri sesaat meresapi momen yang sedang dijalani; pagi akhir pekan di karawaci. gue inget baru beberapa bulan tinggal di ciganjur, ada rasa kangen sama suasana seperti begini: kemudahan mendapatkan sarapan yang 'enak' dan dengan atmosfer yang 'nyaman,' modern, dan 'terlindungi'-cita rasa khas pinggiran kota. ketenangan, oase, secangkir kopi, di minggu pagi, di tengah deru sepeda motor dan riuh kompor restoran.
tapi tepat pada saat ini, setelah setahun di ciganjur, gue sadari kalau rasa kangen itu gak lagi ada. yaah, mungkin gak bener-bener hilang sih, tapi udah gak terlalu bermakna. kini gue udah terbiasa dengan sarapan "hanya" dengan yang tersedia di kulkas dan meja makan. atau kalau lagi ingin, ke ubin atau kampung kandang; kawasan jajan yang kenyamanan dan harganya sepersepuluh benton junction, hehehe.
keesokan paginya, gue dan adit kembali bingung mau nyari sarapan. udah kaya satu dekade aja pindah dari karawaci yah, padahal mah baru setahun xD akhirnya gue komando eh, ajak adit keluar dulu aja, destinasi ditentukan kemudian. ngider-ngider sebentar, akhirnya kita berenti di benton junction. seperti biasa, seperti dahulu, untuk nyarap di law's kopitiam. gue menyempatkan diri sesaat meresapi momen yang sedang dijalani; pagi akhir pekan di karawaci. gue inget baru beberapa bulan tinggal di ciganjur, ada rasa kangen sama suasana seperti begini: kemudahan mendapatkan sarapan yang 'enak' dan dengan atmosfer yang 'nyaman,' modern, dan 'terlindungi'-cita rasa khas pinggiran kota. ketenangan, oase, secangkir kopi, di minggu pagi, di tengah deru sepeda motor dan riuh kompor restoran.
tapi tepat pada saat ini, setelah setahun di ciganjur, gue sadari kalau rasa kangen itu gak lagi ada. yaah, mungkin gak bener-bener hilang sih, tapi udah gak terlalu bermakna. kini gue udah terbiasa dengan sarapan "hanya" dengan yang tersedia di kulkas dan meja makan. atau kalau lagi ingin, ke ubin atau kampung kandang; kawasan jajan yang kenyamanan dan harganya sepersepuluh benton junction, hehehe.
our rumah udik now starts to feel very much like home. gue bahkan udah bisa menerima 'hobi' penduduk sekitar untuk bakar sampah sore-sore dan memaknainya sebagai berkah karena bisa ngusir nyamuk, hahaha.
i also feel, like, i really *like* where i am right now, condition-wise. i enjoy the seclusion of our rumah udik in ciganjur, yet i'm also glad whenever we visit karawaci. because it (karawaci) is where my roots are. to me, the town will always be defined with the comfort of my parents' house, familiarity, and friendship. alas, despite all my rage and ambitions and efforts to be an urban fella, i realize i am still just a "bocah (dari) perum" xD
seolah sarapan di law's kopitiam belum cukup untuk membuat gue 'penuh' akan kesadaran dan nostalgia, gue dan adit memutuskan untuk keliling ke kawasan pasar lama tangerang. bok, bakal lewatin bekas sma gue dong, tuh. oh high school bloody high school :')))
ketika udah ngelewatin bekas sekolah, bangunannya udah sama sekali beda. dulu mah reyot pisan, humble, kusam. sekarang udah kaya gedung. it's always a mixture of mostly-uncomfortable feelings that i get every time i reminisce about high school. gue kangen masa-masa itu, teman-teman gue itu, tapi gue TAHU semuanya gak akan pernah terulang. kalaupun someday diadain reuni, gue tau gue gak akan mendapati teman-teman gue seperti dahulu. yang tolol, carefree, or even... young. haha.
i also feel, like, i really *like* where i am right now, condition-wise. i enjoy the seclusion of our rumah udik in ciganjur, yet i'm also glad whenever we visit karawaci. because it (karawaci) is where my roots are. to me, the town will always be defined with the comfort of my parents' house, familiarity, and friendship. alas, despite all my rage and ambitions and efforts to be an urban fella, i realize i am still just a "bocah (dari) perum" xD
seolah sarapan di law's kopitiam belum cukup untuk membuat gue 'penuh' akan kesadaran dan nostalgia, gue dan adit memutuskan untuk keliling ke kawasan pasar lama tangerang. bok, bakal lewatin bekas sma gue dong, tuh. oh high school bloody high school :')))
ketika udah ngelewatin bekas sekolah, bangunannya udah sama sekali beda. dulu mah reyot pisan, humble, kusam. sekarang udah kaya gedung. it's always a mixture of mostly-uncomfortable feelings that i get every time i reminisce about high school. gue kangen masa-masa itu, teman-teman gue itu, tapi gue TAHU semuanya gak akan pernah terulang. kalaupun someday diadain reuni, gue tau gue gak akan mendapati teman-teman gue seperti dahulu. yang tolol, carefree, or even... young. haha.
what's so depressing about that, anyway?-satu sisi diri gue bertanya, toh, that's an inevitable fact of living.
tapi satu sisi yang lain menjawab dengan murka, "what's NOT depressing about that?!"
that's why i could relate so well with woody allen, i guess.
tiba di pasar lama, gue dan adit parkir dan menyusuri trotoar sempit yang disesaki pedagang buah, bunga, dan bahkan perlengkapan berdoa umat buddha. kita mampir sebentar di varia, karena gue mau beli pensil alis viva, haha. liat kedai bubur ayam yang terkenal enak itu, tukang es podeng yang legendaris, dan pedagang babi panggang. gue dan adit akhirnya berjalan lagi ke mobil sambil menenteng dua plastik isi buah-buahan. lalu, kita ke toko es kode yang juga terkenal di kawasan "chinatown" situ. ah, i really loved it there. kota tangerang, teman-teman berlogat sewan, akan selalu kukenang, hahahha.
tapi satu sisi yang lain menjawab dengan murka, "what's NOT depressing about that?!"
that's why i could relate so well with woody allen, i guess.
tiba di pasar lama, gue dan adit parkir dan menyusuri trotoar sempit yang disesaki pedagang buah, bunga, dan bahkan perlengkapan berdoa umat buddha. kita mampir sebentar di varia, karena gue mau beli pensil alis viva, haha. liat kedai bubur ayam yang terkenal enak itu, tukang es podeng yang legendaris, dan pedagang babi panggang. gue dan adit akhirnya berjalan lagi ke mobil sambil menenteng dua plastik isi buah-buahan. lalu, kita ke toko es kode yang juga terkenal di kawasan "chinatown" situ. ah, i really loved it there. kota tangerang, teman-teman berlogat sewan, akan selalu kukenang, hahahha.
anyway, i didn't take any picture during the visit to pasar lama. eventhough the place held a handful varieties of colors :7 i just didn't think it was practical to flash my phone here and there. so here are some totally irrelevant pictures i snapped last week.
![]() |
| i was desperately trying to keep the little man busy... obviously. otherwise, what reason did i make a selfie for? |
![]() |
| decided to fill my saturday morning with some bookshelf-rearranging activity. and these are simply my best of the best. |
![]() |
| from where we got inspiration to name the kid "bumi" |
![]() |
| sunday afternoon at the park-which-name-i-still-couldn't-figure-out |
![]() |
| like always. |






Oh itu Varia klasik bangeeet... ikonnya Tangerang gue rasa... Hahaha..
ReplyDeleteLove Dini's quote "Sabar dan Dermawanlah seperti Bumi, dia kau injak kau ludahi, tak berhenti memberimu makan dan minum"... Aamiin semoga Bumy punya akhlak Sabar nan Dermawan itu :)
Kapan-kapan kentjan ke situ yuuk!
DeleteAamiin semoga doanya terkabul <3