05/12/2013

selalu suka (sehabis) hujan di bulan desember


hello, december! my favorite month of the year, hehehe. 
sedari kecil gue suka bulan ini. selain karena bulan kelahiran, juga karena bulan ini seringnya hujan. hobi gue sejak kecil selain bersepeda keliling kampung sampai kulit legam, ya mandi ujan. 
beberapa waktu lalu adek gue bilang, "bi masih inget banget, kalo ujan, kakak langsung lari keluar trus ujan-ujanan." dengan ekspresi begini doi ngomongnya: -____-
bener banget, gue masih ingat dengan jelas perasaan girang di diri-versi-kanak-kanak kalau hujan udah turun. apalagi kalau hujannya deras! waah, basah-basahan di tengah gemuruh hujan tuh rasanya menyenangkan banget. 

funny though, i don't remember when i stopped doing that. 
or more precisely, why? hehe.

ujan-ujanan terakhir yang bisa gue recall adalah pas kuliah. yeah, di binus kemanggisan, salah satu red zone kemacetan di jakarta barat (menuliskannya aja udah kebayang bau knalpot angkot). waktu itu gue abis kuliah sore, dan selesai jam 7 malem. rute pulang gue adalah ngangkot dari kampus ke kebon jeruk. abis itu baru ngebis ke karawaci. 
tapi malam itu, entah kenapa gue lagi maleus nerusin perjalanan dengan ganti angkot, jadi dari pertigaan relasi sampai ke jalan raya perjuangan, gue jalan di bawah hujan. dingin, gelap, dan harus waspada menghindari trotoar yang bolong, but i felt so… peaceful, i think. 
fufu… such a hopeless romantic :)) 

selain momen-momen mandi hujan, hal lain yang selalu tiba-tiba muncul di ingatan dan bikin kangen adalah kenangan ngeband di rumah temen gue di bsd waktu sma. i remember watching the rain fall from my friend's room on the second floor, and noticing how beautiful and perfect the view was. daun-daun pohon seolah berkilau karena basah. udara agak berkabut. dan gue sedang berada di tengah kehangatan, di antara hal-hal yang gue cintai dan membuat gue merasa aman: musik, dan kawan-kawan. 

beberapa tahun ini, tepatnya setelah jadi kacung korporat, gue nggak begitu gembira menyambut hujan. sedihnya begitu. karena gue harus commuting, dan kondisi lalu-lintas jakarta yang busuk.
hujan malah dikeluhkan, bahkan diharapkan tak usah datang :( 

tapi sekarang, setelah bisa melepas status sebagai pekerja, gue kembali bisa menikmati hujan. emang sih, gue belum bisa hujan-hujanan lagi dengan riang gembira seperti masih kecil dulu. tapi hati ini udah kembali hangat dan bersyukur saat hujan turun. 
kalau siang-siang hujan, gue bisa meringkuk di atas kasur dan kruntelan sama bumy di bawah selimut. 
kalau hujan turun sampai sore, kita akan mendekam di dalam rumah. dia ngeteh, gue minum kopi. gue ketak-ketik di laptop, dia sibuk coret-coret kertas. mendengarkan "make you feel my love," lalu "cahaya harapan impian karunia angkasa raya" yang endah bersahaja. 
kayak sekarang. 

oh terima kasih, hujan. untuk mengingatkan bahwa kebahagiaan tercipta dari saat-saat sederhana seperti ini. untuk melatari banyak kenangan indah dan kadang, memungkinkannya terulang. 

<3

from postsecret.com

No comments:

Post a Comment