beberapa waktu lalu gue menemukan semacam konsep meregulasi emosi berupa start of the week check-in dan end of the week check-in. visualnya dibuat dengan sangat ciamik oleh akun Instagram @heyamberrae.
ini sejalan dengan konsep agile, sih. seperti tertuang di agile manifesto,
"At regular intervals, the team reflects on howatau dengan kata lain, kalau hidup berbasis prinsip agile, kita perlu sering melakukan refleksi agar tau perubahan apa yang diperluin untuk mengimprove hidup kita.
to become more effective, then tunes and adjusts
its behaviour accordingly."
nah, karya visual ini sepertinya bisa ngebantu gue buat introspeksi diri. melihat ke dalam. bertanya ke dalam. harapannya sih supaya bisa kemudian ngerencanain perbaikan yang gue rasa diperlukan.
yiuk dimulaai.
My #1 priority this week is...
makan lebih bener. lebih bersih. lebih sehat.
di minggu malam lalu, yang bertepatan dengan akhir dari minggu ketiga agustus, gue siap-siap bobok dengan kondisi begah sesudah menyikat seporsi ayam geprek bensu.
dan ini bukanlah kejadian spontan semata. sepanjang weekend itu, gue udah mengonsumsi burger, ayam goreng, dan seperangkat hidangan fast food dari mcd, burger king, carl's jr, you name it. bahkan bukan di minggu ini saja gue rajin mengonsumsi fast/junk food; it's been going like this for yearssss.
padahal gue udah tau benar dari hasil medical check up kalau nilai kolesterol gue jelek. dan gue juga udah paham sekaleee kalau makanan berlemak minim serat semacam itu nggak baik untuk badan berusia 35 tahun gue ini.
but I just keep consuming them. simply because they're fast, and easy.
cepet kenyang, cepet puas, enak, dan mudah didapat.
menyadari kalau dosa-dosa akibat makan dengan sembrono udah semakin menumpuk, malam itu gue semacam berjanji sama diri gue kalau "besok gue akan makan dengan lebih bener!"
dan pencapaian terbesar gue SEJAUH INI (tolong dinotis kalau ini baru hari selasa pagi. yang berarti kurang dari 2 x 24 jam berlalu sejak sumpah tersebut terucap, haha!) adalah berhasil gak makan pakai nasi tadi malam.
lalu pagi ini gue berhasil sarapan ala-ala my favorite content creator @congcongh pakai buah, greek yogurt campur granola dan brown sugar. tak lupa ngebekel homemade sandwich. ala-ala indeed, but I feel kinda great that I could do some change. meskipun (masih) sedikit hahayy.
perjuangan kita masih berat, diriku!
I want to do less...
mbak Amber ngebantu untuk menjawab ini dengan pertanyaan tambahan: ada nggak hal-hal yang gue iyakan/lakukan padahal sebenernya gue nggak mau-mau amat? atau justru ada hal-hal yang gue lakukan tapi nggak berdampak apa-apa ke diri, atau simply nggak ngebantu mencapai goals gue?
hmm.. apa ya?
yang saat ini kepikiran sih, I want to do less looking at my phone saat lagi sama anak-anak.
hal lain yang selalu ada di wishlist untuk dikurangi adalah ke-moody-an diri ini. gampang banget ketenangan jiwa ini "terampas" sama hal-hal yang wajar terjadi di dunia. supir salah belok lah. ada barang ketinggalan lah. janji dibatalkan sepihak lah. just normal, duniawi, stuff kan padahal.
next, I want to do more...
pastinya more clean eating. dan untuk mencapai itu, gue perlu lebih berKOMITMEN dan meluangkan waktu untuk bikin makanan sendiri di rumah.
jika bisa dipersempit lagi ranah jawabannya, maka gue perlu tanyakan ke diri: apa aja hal-hal yang membawakan perasaan fulfillment dan joy buat gue? and how can I do more of that?
weekend lalu gue merasa cukup bangga dan puas sama diri sendiri, karena rencana-rencana yang disusun alhamdulillah bisa terlaksana. mulai dari nongol absen mingguan ke rumah nyokap, nganter Bumy tampil di konser dengan kostum lengkap dan on time, berhasil mampir ke rumah Nup (SainsOtakAnak.id) sekaligus mengikuti workshop nan sangat kaya manfaat berjudul "Apa yang Penting di Usia Dini vs Neuromyths dalam Parenting." bahkan dapet bonus sepulangnya dari workshop tersebut, kita bisa singgah di mol baru yaitu TransMart Cibubur, hahaha.
meskipun sebelum menjalani weekend ini kita nggak pakai kegiatan family meeting seperti biasa, sih. Bumy sampai request, "ma kapan nih kita family meeting?" duuh. ini harus banget masuk ke kategori "more." more family meetings!
gue juga pengen lebih emotionally present saat lagi sama anak-anak, salah satu caranya ya dengan mengurangi distraksi hengpon tadi. mungkin ragam aktivitas gue sama anak-anak juga perlu lebih direncain, sih, since I'm an OCD yang nggak paling nggak tahan liat waktu terbuang "percuma."
balik lagi, caranya lewat family meeting. buat si bayi, gue pengen lebih banyak reading aloud ke dia. buat yang gede, gue pengen sesi nonton berdua kek, atau ngerjain soal matematik berdua hahaha.
This week, I want to feel...
powerful. confident. and satisfied.
To feel this way, I will..
berusaha konsisten melakukan hal-hal yang baik buat diri, secara fisik dan mental.
gue juga akan lebih milih baca buku dibandingkan melototin hengpon (the root of all evil di duniaku). harapan gue adalah bisa kelar satu buku lagi minggu ini.
If I get stuck, I'll remember..
that I can deal with this too even though I prefer something else to happen.
that not everything will go my way, but I am flexible.
that I will breathe, I will think of solutions.
Bismillah.
how about you, o readers?
| more of this, too! |
| di Ruang Komunal Sains Otak Anak Indonesia |

No comments:
Post a Comment