22/02/2016

wildest dreams

tempo hari Lita nulis tentang 30 hal yang dia nggak suka. it kind of inspired me to make a list out of something. but since I'm not in the mood to remind myself of things I dislike, jadi kali ini gue susun a list of my current favorite things aja. hal-hal yang dimasukin di sini random, seperti layaknya pikiran gue yang suka melompat-lompat ke sana ke mari, hehe. so please, bear with me through the rest of the list.   

• gara-gara Grammy 2016, gue jatuh cinta abis-abisan sama dua hal ini: 
a) Demi Lovato singing a cover version of Lionel Richie's "Hello" (merinding gila mak!).


and b) Hamilton
ini adalah judul pertunjukan teater Broadway yang menang Grammy untuk kategori Best Musical Theater Album. awalnya perhatian gue tercuri gara-gara Lin-Manuel Miranda, sang kreator sekaligus bintang pertunjukan ini, ngerap saat bacain acceptance speech-nya. kok seru amat 'ni orang?, gue pikir. setelah baca sana-sini, gue pun hinggap ke video opening number "Hamilton" yang dihadirkan live saat Grammy. opening number alias lagu pembuka ini mengenalkan siapa sih Hamilton ini, yang disebut "America's 'Founding Father Without a Father'" dengan memaparkan sejarah singkat masa kecilnya dan gimana dia sampe merantau ke dataran Amerika. silakan diliat sendiri, deh, betapa KEREN GILAKnya performance para pemain dan musiknya! 



gue nonton ini bersama Bumy, yang kemudian juga sama melongo dan terpukaunya kayak gue. dia abis-abisan bilang Leslie Odom, Jr. "keren, ma! bagus suaranya!" hahaha. ih, semoga someday kita bisa nonton pertunjukan di Broadway ya, nak! (menerima ucapan doa online dengan hashtag #emakinginnontonbroadway).

• next one is about skincare. (told you it's gonna be random)
berbeda dengan saat gue berceloteh seputar skincare regimen sebelumnya, di mana gue belum memakai pre-essence, sekarang gue udah pake. 
buat pagi, gue pakai SK-II Facial Treatment Essence yang alhamdulillah banget kali ini nggak bikin wajah bruntusan. dianalisa lagi, ada perbedaan yang memang kentara. sekarang gue rajin double cleansing. diawali dengan mengusap muka pakai Vichy Micellar Water untuk ngilangin makeup, dilanjutin dengan Sulwhasoo Cleansing Oil, lantas cleansing foam/scrub - which makes me wonder whether I've been TRIPLE cleansing :| 

apapun istilahnya, yang jelas it's all been ok.  
gambar dari sini
buat malam, gue memakai pre-essence yang berbeda. bukannya mau sok ala-ala skincare junkie yang paham kenapa malem dan pagi harus beda produknya, sikk... murni karena kebetulan ada sampel pre-essence yang belum dipake, haha. akhirnya gue prawanin juga History of Whoo's Ja Saeng Essence yang kebetulan sudah gue kekep beberapa lama. gue udah mendengar banyak review positif tentang produk ini, tapi to be honest belum muncul keinginan membara buat nyoba. singkat cerita, I finally gave it a try, dan udah hampir sebulan gue pakai produk ini, jadi layaklah ya buat kasih testimoni? tanggapan gue terhadap produk ini termuat dalam satu kalimat sahaja: it does me wonder. 

uh-huh, no more no less than a wondrous effect it is. terdengar terlalu lebay kah? hehehe. percayalah, gue tidak dibayar dengan produk gratisan sama Whoo (#kode). all I know is, sejak pakai ini, my skin has been supple, dan jerawat jadi jarang nongol (hanya sesekali saat mau dapet dan itupun cepet kering abis 'disumpal' pake si Ja Saeng ini). jadi begitulah, how can I not love this product?
kepikiran mau beli full size-nya sih, tapi pas gue tanya mbak BA-nya, dijawab harganya lebih dari 2 juta rupiah. er... agak gentar yah eke jadinya #dilema #pilihmukaapacicilan. mungkin gue bakalan restock sample size lagi, sik kalau begini caranya. tapi kalaupun gue somehow bisa beli full size, gue rasa setahun juga nggak abis, deh. karena ini aja cuma 5 ml tapi awet sebulan.  

• next on my favorite things is hosting friends.
gue baruuu aja berceloteh di blogpost ini, betapa gue seneng kalau bisa menjamu teman-teman yang mampir ke rumah. tempo hari 'kan ada Ika dan suami yang mampir ke rumah buat berlatih moto dengan cara motoin kita sekeluarga, hahaha. ya kita mah seneng banget atuh xD udahlah disamperin, dipotoin pula!
lalu minggu laluuu, kita kedatengan tamu lagi. kali ini konco-konco kentel gue jaman SMP. kaget dan seneng banget gueee, karena kita bisa kumpul lagi dan mereka sudi mampir ke pelosok ciganjur uhuhuhu. 
semoga Allah kasih gue banyak kesempatan buat latihan jadi nyonya rumah yang oke, yaak hehehe... 


hasil photo sessionnya <3

rasanya baru sekejap berlalu sejak kita gegoleran nonton vcd take that dan boyzone live in concert sepulang sekolah. hiks :')

• perihal tontonan, Orange is the New Black adalah tv show yang membuat gue melotot malam demi malam demi namatin season 1-3 dan bermata panda keesokan harinya. this show is a real bad a**! emang I would not recommend this show for anyone who's conservative in mind, sih. ada graphic depiction of s*x, profanity, and violence, even. tapi cerita yang disampaikan bener-bener 'hidup' lewat para tokohnya. I don't think I've ever fallen in love with so many characters in a show before. 




- lastly, THIS.
It's a very nice and inspiring writing by someone whose life seems to be led by passion. 
Let me quote some parts:
"If you feel you’re stupid, read books. If you think you’re smart, read more books. 
"Membicarakan atau mendiskusikan buku bersama orang lain yang juga senang membaca buku adalah satu dari sedikit kebahagiaan yang tidak mahal — dan jauh lebih baik daripada ikut membicarakan gosip terbaru para selebritas. Saling bertukar buku, tentu saja, juga lebih baik dibandingkan dengan bertukar pasangan. 
"Membaca buku adalah salah satu pekerjaan paling sulit yang saya tahu — dan itulah alasan kenapa banyak orang tidak suka membaca buku."
karena tulisan tadi dan lain hal, gue menyadari kalau buku adalah passion gue yang nggak pernah padam dari dulu sampai sekarang. it makes me feel alive. 
maka gue pun mulai 'memaksa' diri untuk kembali menyentuh dan akrab dengan buku. 
perjalanan diawali dengan langkah-langkah kecil... seperti memperbarui keanggotaan di Rimba Baca. gue kepikiran melakukan ini supaya selain pilihan bacaan Bhumy semakin banyak, juga untuk merangsang minat bacanya. nilai keanggotaannya totally worth the price (cuma Rp375.000/tahun) dibandingkan membeli sendiri. 

kebetulan banget, tau-tau Gemma (@lilbibliophile) ngajak ikut meramaikan hashtag #SatuHariSatuBuku-nya. tujuannya selain mendokumentasikan buku yang dibaca bareng anak, juga untuk ngasih review buku-buku yang udah dibaca. 

maunya sih bisa melangkah lebih lebar lagi ke depannya... gue mulai menargetkan kelar berapa buah buku per 2 minggu, trus kalau bisa, organize a book club sama temen-temen. berhubung gue anaknya seneng sharing, jadi rasanya kecintaan itu bisa tersalurkan lewat menceritakan opini dan berdiskusi soal buku sama orang lain. ada yang tertarik gabung? monggo banget lohhh. 







something to start the book club with...

one afternoon at Rimba Baca


if this is not inspiring, then what is?

No comments:

Post a Comment