12/09/2012

dwell

seperti yang tertuang pada wishlist tempo hari, gue ingin mulai ngurusin perintilan rumah. visi untuk mempercantik dan membuat rumah nyaman sih udah numpuk di folder "favorites"-thanks to pinterest-tapi realisasinya tentu harus dipilah-pilah mengikuti ketersediaan dana.
setelah berembuk, gue dan adit menyusun prioritas bagian rumah mana yang dipercantik lebih dulu. hasilnya adalah urutan berikut:

1. kamar tidur kita
2. kamar tidur bumy
3. dapur

untuk 2 poin pertama pasti understandable-lah ya karena urusan kasur. maunya sih seiring dengan bumy punya kamar sendiri, kita pelan-pelan menghentikan praktek co-sleeping. selain itu, this neat-freak moi maunya barang-barang gak "berceceran" alias tersusun rapi di dalam lemari. dengan demikian, yang namanya customized closet jadi kebutuhan utama demi memenuhi hasrat ini. secara closet ada di dalam kamar, yaa makin cocoklah kalo kamar tidur jadi prioritas untuk diberesin.

trus kenapa dapur ada di urutan berikutnya? bukaan, bukannya gue ingin mewujudkan obsesi jadi martha stewart (bahahak), tapi semata-mata karena kompor tanem udah dibeli duluan. lagi-lagi, karena nggak mau lihat barang yang "berceceran" dalam kardus dan semacamnya *bergidik*, gue maunya dibikin dulu sarang untuk si kompor bertengger. 


trus brainstorming untuk nentuin gaya masing-masing ruangan itu gimana?
jangan ditanya. mata sampe perih dan hati jadi gelisah akibat kebanyakan browsing foto-foto ruangan di pinterest. lebaaay macam rumahnya 800 meter persegi ajah. hahahahkk. justru karena rumahnya mini makanya gue kudu mengoptimalkan desain ruangan biar sesuai fungsi dan bikin hati adem 'kan :P

tindak lanjut rencana ini sih baru
  • kunjungan ke Armany Parket di Fatmawati.
gue tau tempat ini berkat browsing thread Design Interior di FD. seneng deh ke situ, karena mbak-mbaknya informatif banget. kalo ngasih saran aplikatif dan, terutama, nggak ngenyek kalo gue berkomentar "buset mahal banget!"

dari segi harga, kayanya sih lumayan oke. parket laminated mulai dari 100 ribuan (belum ditambah biaya pasang), solid 370 ribuan. gue emang baru membandingkan sama parket dagangan ace hardware sih, dan harganya jauuhh beda.
  • nelpon the infamous Sodikin untuk janjian.
  • beli majalah-majalah desain rumah... as if pinterest kekurangan gambar!

gue sempat berpikir, segitunyaaa angan-anganlo untuk bikin rumah jadi cantik, or minimal sesuai ekspektasi. kalo nanti ternyata "gini" or "gitu" gimana? 


kebetulan saat lagi iseng browsing (segitu 'aktif'nya ya kehidupan sosial gue), gue dipertemukan dengan artikel yang akan gue share setelah ini. artikelnya bagus banget deh, gue merasa ini semacam peringatan supaya gak terlalu bombastis dalam berangan-angan yang ujung-ujungnya akan bikin dongkol kalo gak bisa diwujudkan. bikin rumah jadi nyaman gak harus (selalu) mahal dan ribet. dan jangan justru jadi lupa kalo the people make the house. nyaman enggaknya si rumah ditentukan sama jiwa dan tindakan para penghuninya(!!), jadi mulai sekarang, jangan cuma mengandalkan gambar-gambar indah dari pinterest yaa, jeng, tapi juga jaga tindak-tandukmu *pasang muka ngenyek di depan kaca*
tanpa semakin banyak cakap, ini loh artikel yang bagus banget itu :)

(gak mau 'kan pasang slogan begini di rumah sendiri?)

We've talked time and time again about all the little things you can do to make a house feel like a home. You can have warm enveloping lighting, plants for fresh air and fun additions of color, collections and artwork, but that's not what this post is about. This post is about how to make your home feel like a refuge; it doesn't have a single thing to do with your decor or the design of your space and nothing costs a dime - it's all totally, 100% free...

1. Spend Time In It: It's almost a badge of honor these days to rattle off your itinerary for the day which leaves little or no time spent at home other than the 6 hours of sleep you try to weasel in. You can't have the feelings of a safe harbor within your walls if you're never there. If it's merely a place to lay your head and hang your coat then it will never mean anything more to you than a coat rack does. Saying no to things in the outside world can be hard, but sometimes it's worth it for your home, peace and comfort in the long run.

2. Use Your Space: So you're at home. That's what we just told you to do right? Chillin' watching television, staring out the window. What more do you want? Well, lots actually! Use your table, sprawl out on the floor, cook, bake, clean, paint a picture... do something that forces you to interact with the things in your home. So often we're on auto pilot that forcing yourself to break the home-dinner-tv-bed routine can awaken your senses to how you'd like your space to function or embrace your hobbies and habits.

3. Speak Kindly: Homes are places where love and memories are made. Do your best to make them kind, wonderful thoughts. We're not going to tell you the words you should or shouldn't be saying, but tone, attitude, and spirit go a long way to making your environment one that is comforting and a refuge away from everything else.

4. Music Matters: It's easy to think about music while we're doing certain things. It's a no-brainer to listen to music at the gym or during a morning commute. But kick out the jams at home, too! Some of the strongest memories you can make often involve music. Open the windows, add a breeze and choose your tunes to match or make your day.

5. Entertain Without Worry: Quite often when we have friends and family over to our homes, it's easy to spend our time apologizing or talking about the things that aren't quite right that we still plan to fix. Spend time with others in your home, just enjoying your home as it is right now. Don't worry about the dust they might see or the things that didn't get done. One of the hardest things we can learn is to let go and enjoy being us, wherever we are, without worry or concern.

pictures from pinterest.com.


6 comments:

  1. ga selalu mahal dan ribet...tapi tapi kalau cantik kan lebih cepat jatuh cinta dan betah!

    ah but thanks for the share..gw baca juga setuju (walo tetep maunya bikin rumah cantik ala pinterest macem dana ga terbatas...gah)

    mana cerita ttg sodikin?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha iya itu mah tetep (rumah ala pinterest) bun :p

      ceritanya belum disetor nihhh, lagi super sibuk (tumbeeen).

      Delete
  2. Eeeeh.. Itu Sodikin yang dipake sama jengc*k*im? Halah.. Iiiiih, mau dong... Mahal ga? Tar gw bbm yaaaaw.. Hahaha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. heuheu sodikin yang dipake sama pretty much celeb bloggers kali ya?

      Delete
  3. gue lagi begini banget deh, tiap hari nguplek gambar2 interior design buat rumah nanti (yang mana tanahnya dibeli aja belom! ambisius)

    Gue lagi nyandu Houzz, kalo lo ada ipod/iphone/ipad donlot deh Ris, mayan buat referensi. Bahkan gue udah simpen2in gambar kamar bayi yg lucu-lucu (lagi-lagi terlalu memandang jauh ke depan)

    Info parketnya berguna bangeeet, gue juga niat rumah nanti pake parket, lebih keliatan "MAHAL". Ayooo masukkin foto-foto ruangannya ya nanti, sekalian bisa nyontek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahha i'm with ya! pan katanya early preparation never hurts :P ternyata si houzz ada versi webnya ya Gem, gue demen melototin itu juga.

      iyahh, pas dipasang parket, ruangan langsung manglingi!

      Delete