24/07/2012

something (from) more.

di hari libur kemarin, gue baca-baca edisi lama More magazines yang ada di rumah. bagi yang belum tau, More adalah majalah yang segmen pembacanya berusia 35 tahun ke atas. contentnya gak berfokus pada sensuality and look, tapi lebih ke how to gain serenity, how to achieve financial independency, how to build your own business, etc, yang intinya lebih ke pengembangan diri. somehow that suits me better than magazines whose customer segment is 20 to 30-something women. menurut gue majalah dengan segmen usia 20an terlalu 'berat' ke isu penampilan, sex performance, dan hal-hal yang sepertinya berusaha membentuk perempuan jadi pribadi yang 'seragam' dan likeable by society. urusan pengembangan diri cuma jadi fitur. 
in other words, gue suka banget baca majalah ini karena memberikan semacam penyegaran in my hectic and ambitious 20's surroundings.
 

kata-kata pada salah satu artikel di More (lupa yang mana) yang kurang lebih begini "ketika wanita memasuki usia 30 tahunan, dia akan mulai mempelajari hal-hal baru, make new friends, pursue their goals" terlintas di kepala gue pagi ini.
begitu sampai di kantor, hal pertama yang gue lakukan adalah membuka website IFI (Institut Francais-Indonesia) untuk mencari tau jadwal pembukaan kelas terbaru. hal ini bukan terjadi tiba-tiba. juni lalu, gue udah berkeinginan melanjutkan (atau tepatnya sih memulai kembali) belajar bahasa perancis. semua berawal dari semakin seringnya gue sering merasa stuck dan bosen di kantor. pelampiasan gue tentunya internet. untungnya, my incessant and random browsing activity took me to many places: musik, film, crafting, berkebun, financial planning, dan banyak lagi hal lain yang menggugah minat gue. i thought, instead of just sitting around, i could actually make something out of this. i could actually be 'productive' by doing things that may actually be my passion.
dari kesadaran itu, gue mulai nyari-nyari outlet untuk menyalurkan keinginan belajar yang meluap-luap. i thought about re-taking french lessons. i started crocheting. i applied to QMPC. gue jadi pengeeeen banget belajar banyak hal yang belum pernah gue dalami.

mengenai kursus perancis, selain karena ingin serius belajar (lagi), gue ingin punya kesibukan selama nungguin adit (my work ends at 5 pm, his at 7-7:30 pm), daripada nagging dan malah gangguin doi kerja. aktivitas yang pertama terlintas di pikiran gue adalah untuk ngelanjutin kursus bahasa perancis di wijaya. gue pernah kursus di situ saat kuliah dulu. i took the 4-hours saturday class (i was jomblo -_-). gue pikir, daripada being miserable dan bengong tiada bermanfaat di rumah, mendingan nyibukin diri. gue bela-belain menempuh perjalanan 30 km dari karawaci ke wijaya-untungnya ada shuttle bus khusus perumahan lippo, jadi perjalanan gue sentosa. sekarang, kantor gue udah deket banget dari CCF Wijaya (dulu disebutnya begini), and i just thought it would be nice to re-learn things that used to excite me. in fact, i am still excited to learn french. gue selalu merasa memiliki ketertarikan khusus dalam mempelajari bahasa. dan terlebih, it's french! the place where i long to live in :D

saat membaca tulisan di More tadi, gue jadi tergelitik untuk mencari lebih jauh pemaparan "kenapa" di usia menjelang 30 tahun ini hasrat gue untuk belajar kembali menggebu. gue menemukan ini dari wikipedia:
'the Catch-30 Passage...between age 28 and 32', stressing that 'it is not uncommon, at the approach to the thirties, to tear up the life structure one put together to support the original dream of the twenties,' and to start anew - 'to create the basis for the next life structure.'
kurang lebih begitu penjelasan 'intelek' yang gue dapatkan.
kalau memikirkan "the next life structure" yang gue inginkan, to be honest saat ini sih gue belum menyusun visi yang jelas dan terperinci. i haven't found out what i want, but i know exactly what i don't want.
i'm not in love with my job. gue menikmati coding tapi ritme kerjanya terlalu predictable dan boring buat gue.
gue gak suka being stuck in an 8-to-5 job, 5 days a week. too many hours wasted just to sit around, waiting for tasks to be delegated. i want a job that requires me to get out of the house 2-3 times a week, and not more than 3-5 hours every time.

anyways, ekspektasi gue saat ini yang penting mulai belajar french lagi, menyelesaikan tahapan kursus dengan lengkap (pada periode kursus sebelumnya gue gak ikut ujian akhir. can't recall why. -__-), and enjoy the whole process. think less, feel more, kalo kata rene suhardono hehe. i hope that feeling of being stuck could be washed off by experiencing new, exciting stuff.

2 comments:

  1. and ur not even in ur 30s yet u write as if ur 30! what about moi???

    tapi "to create the basis for the next life structure" masih muter2 dalam pikiran gw....hufff

    ReplyDelete
    Replies
    1. yeah, it's one of days when i get contemplative Nis haha...
      ke manapun arah muter-muternya, semoga ke jalan yang lurus nanti ujungnya yah bun.

      Delete