06/03/2014

flow and adapt

sejak bulan lalu, gue mulai mengikuti kelas yoga. i mentioned it earlier, that i love the ambience and also the teacher's style.
gue ikutin kelas yoga di hari biasa, karena kalau hari libur, susah banget bangun paginya. sekalian buat ngisi waktu 'kosong' pas bumy gak sekolah. jadi ya otomatis bumy gue bawa.
karena bawa bumy, sebelum berangkat yoga, pagi-pagi pasti gue udah riweuh deh nyiapin ini-itu. baju ganti, botol minum, susu, sampe mainan. berhubung si bocah usianya baru 4 tahun, rentang perhatian doi tentunya pendek. pas pertama kali gue ajak, dikit-dikit dia 'berulah.' ya duduk di mat guelah, merengek-rengek, dsb.
dari situ, gue belajar untuk bikin kesepakatan sama doi. doi boleh atau dapet xyz ASAL mau nungguin mama yoga dengan tenang. hehehe. alhamdulillah it works. gue salut juga sih sama kemampuan si bocah memenuhi kesepakatan ini. dan tiap minggu, each of us sort of makes improvements. gue tambahin pesan kalo dia harus main dengan tenang, not making any noise. gue juga dapet ide nambahin cemilan buat bekal dia. dia juga mulai memahami kalo kelas yoga udah mulai, area melantai gak boleh dimasuki lagi. he also learns how to keep himself busy. kadang dia nemu teman main, kadang ya asik aja main sendiri.

anyways, sebenernya yang bikin gue mau nyeritain soal kelas yoga adalah materi hari ini yang menarik banget buat gue. Chandra, sang guru, bilang kalo fokus latihan hari ini adalah menyeimbangkan energi chakra ke-tiga, chakra manipura.
sebelumnya gue ceritain dulu, kalo ada 7 chakra utama di dalam tubuh manusia. btw, gue tau dan menyadur ini dari buku "Panduan Lengkap Yoga"  oleh Pujiastuti Sindhu yang gue beli sebelum mulai ikut kelas, hehe. bukannya overprepared sih, cuma kebetulan nemu bukunya di books 'n beyond dan pas lagi dapet diskon ultah adit :p
back to topic, chakra itu maksudnya pusat energi di dalam tubuh kita. chakra ke-tiga yang jadi fokus latihan ini letaknya di hati, tepatnya kelenjar pankreas dan adrenal. unsurnya api.
nah, Chandra tadi ngejelasin sebelum kita mulai latihan, kalau chakra ini mewakili kualitas wiilpower, atau kemauan keras. it deals with sense of belonging, mental understanding of emotions, self-esteem, personal power, stamina, success, ego (from myyogaonline.com).

nah, attitude yang keluar dari ketidakseimbangan chakra ini bisa berupa perfeksionis, gampang marah, bahkan gila hormat. lebih lengkapnya dari myyogaaonline.com, masalah fisik dan emosional yang bisa muncul akibat ketidakseimbangan chakra ini di antaranya lack of self-esteem, depression, judgmental, anger, rage, hostility, perfectionism, issues with self-image and fear of rejection.... gue tercengang pas dengar itu. loh... kok, mirip-mirip sama yang sering gue 'derita' yah :(((
gue cenderung perfeksionis. meskipun gue curigai ini bawaan orok alias akibat pola asuh. tapi, apapun penyebabnya gue rasa gak gitu penting, yang justru di-highlight adalah gimana caranya menyikapi kekurangan ini (ternyata bener ya ini kekurangan. 'kan kalo lagi interview, pas ditanya apa kekurangan kamu, seringnya dijawab "saya perfeksionis").

lebih jauhnya lagi, karena chakra ini menguasai bagian liver, kidney, adrenals, dan lainnya di seputar ulu hati, disfungsi fisik yang bisa terjadi tuh diabetes, stomach ulcerns, intestinal tumors, colon disease.... glek, gue jadi inget kalo maag gue suka kambuh kalo lagi "banyak pikiran."

begitulah, gara-gara pembukaan dari sang guru, gue jadi menjalani dan memaknai latihan hari ini dengan lebih atentif.
latihan diawali dengan metode pernapasan kapalabhati, atau bernapas menghembus kuat dengan tarikan otot diafragma (perut). setelah gue baca, cara bernapas ini  bermanfaat untuk meredakan stres dan membersihkan pikiran dari energi negatif. disarankan dilakukan oleh penderita diabetes, penyakit jantung, juga tekanan darah tinggi. baru pertama kali gue mencoba pernapasan model begini.

Chandra juga ngejelasin, gerakan yoga yang kita lakuin untuk fokus ke chakra ke-tiga tadi dapat mengobarkan unsur api di dalam diri kita. that's why, dia kasih gerakan memuntir ke kiri-kanan dan Navasana supaya bisa menjaga kobaran api supaya tetep seimbang.
Affi pernah tulis di sini soal makna gerakan yoga favoritnya. it's Virabhadrasana or warrior pose. gue sangat terpukau oleh deskripsinya akan makna gerakan tersebut.
ketika gue mencoba cari tau makna gerakan Navasana or boat pose, gue mendapatkan ini:

"Nava means ship or vessel and asana means seat or pose. The pose represents a boat where the arms are the oars. The capacity for movement and fluidity is where water gets it power.  The essence of our inner journey is seen through the water element.

Boat pose has a beneficial effect on the skeleton, which is governed by the water element.  This pose can help to turn a weak spine into one of support and strength.  It is also said the Navasana tones the kidneys.  This pose will give them greater ability to regulate the fluids in the body. The pathway of the bladder runs up the back of the legs through the buttocks and along the spine.  The bladder official is responsible for the storage of fluids and helps us to flow and adapt to change, like a boat on the waves." (dari sini)

hmm... to flow and adapt to change. i think i need that the most these days.

and i think this is why i like doing yoga. ada maksud dan dasar filosofi dari setiap gerakannya. gue juga suka sama guru gue karena dia ngejelasin semua ini. gak cuma ngajak jungkir-balik yang penting keringetan dan berpose cihuy. chandra juga selalu ngingetin kita to listen to our body, and respect our body. jangan ngejar bisa mencapai pose tertentu dan menghukum badan kita ketika gak bisa mencapainya. tujuan utama kita seharusnya adalah mengenal diri dengan lebih baik, dan berusaha agar diri kita, badan kita, dan orang-orang tersayang kita bisa mendapat manfaat dari latihan yang kita lakukan. esensinya seperti gambar kutipan yang ditaro Chandra di newsletter ini:

i totally love it!

well, meskipun mengikuti latihan dengan lebih atentif, kok rasanya pas ngejalanin tadi, badan gue gempor buanget yahhh. biasanya sih gempor juga, tapi yang ini jauuhh lebih melelahkan. entah apa karena area abdomen dan ulu hati gue emang lagi bermasalah... yang jelas, gue sampe beberapa kali jatohin diri ke child pose saking gak bisa ngikutin gerakan xD

well, i'm zillion miles away from being a yogini at heart atau bahkan beli outfit lulu lemon, sih. but i'm definitely hooked on the classes.

2 comments:

  1. Ngikut kelas dimana bu? Dari cimone jauh yaa? heu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tempatnya di Cilandak, bun. Sekali-kali yuk kita coba bareng!

      Delete