11/05/2012

bottom bunk

tadi pagi tiba-tiba asman gue ngajak ngomong (dari gelagatnya sih mau ngajak bergosip), dengan bilang, "ris, ada isu!" trus dia langsung geser kursinya ke meja gue. btw asman gue ini cewek, dan dia paling deket sama manager gue. bahkan boleh dibilang dia tuh perpanjangan tangan manager gue untuk day-to-day operational karena si manager hampir gak pernah berada di ruangan -__-
gue kira mau ngegosipin orang, (seperti biasa), ternyata objek gosipnya kali ini gue!
dia bilang, "ris, kamu diminta pak X untuk balik ke unit dia lagi. kemarin bu Y (manager gue sekarang) cerita ke aku, karena objektif tahun ini kan maintaining base case, otomatis fokus akan ada di unit pak X, nah katanya pak X butuh orang untuk handle data. dia minta kamu."
gue yang "oohh..." dengan muka lempeng. soalnya gue gak kaget sih, gue udah tau isu ini sejak sebulan lalu. bukan cuma tau, gue juga udah ngarep amat sangat buat balik ke unit pak X. karena being here sucksss... kerjaan gue serabutan, seenak udel bu Y aja mau ngasih gue kerjaan apa. main job gue seperti yang di-state di surat penugasan adalah financial controlling. tapi pada prakteknya, kalo bu Y lagi butuh query data atau report tententu, dia suruh gue deh! mintanya selalu dadakan pula, gak peduli gue lagi ribet banyak berkas.

dulu, setahun di bawah kepemimpinan pak X, gue ngerasa menderitaaaa banget. kayaknya it was a hard transformation for me, dalam kondisi masih jadi ibu yang memerah asi, gue dilimpahi kerjaan yg bujubuneng loadnya dan gue hampir selalu diliputi stres karena megang kerjan yang completely new buat gue, yaitu urusan keuangan. boro-boro deh bisa merah asi tiap 3-4 jam, dalam sehari bisa bawa 1 botol berisi aja udah bagus. pak X juga pribadinya 'dingin', cuek sama anak buah, minim komunikasi. tekanan batin gue dibuatnyaaa... secara manager gue sebelumnya meskipun lelaki juga tapi perhatian dan manusiawi bangett. pak X gak peduli deh gue mau jungkir-balik kek megang kerjaan, yang penting beres! apalagi soal promosi... bener-bener cuma mimpiii. untungnya di unit itu gue dapet asman yang baikpinterhelpful banget. jadi gue bisa curhat ke dia dan pelan-pelan dapet solusi untuk membantu kerjaan gue.

gue inget dulu gue misuh-misuh dan memaki-maki pak X di depan adit -__- gue bilang dia boss from hell-lah, robot-lah, hitler-lah... i could not imagine any boss could be worse than him.
tapi dasar manusia yah, sungguh sok tau dalam ketidaksabarannya....

setelah setahun bersama pak X, suatu hari gue dapat SK yang menugaskan gue untuk pindah di bawah kepemimpinan bu Y. meskipun bu Y udah sering dapat bad campaign di lingkungan kantor ini (ibu-ibu tapi gila kerja, anak buah 'dipecut' untuk kerja sekeras mungkin), jujur, the naive me merasa punya harapan. harapan untuk apa? selain tentunya promosi, gue juga berharap gak megang kerjaan berbau keuangan lagi. tapi yang terjadi selama setahun lebih sampai hari ini... yah BEGITULAH. emang sih bu Y ngasih gue promosi (setelah gue confront dan gue 'ajak' dia fairplay mau ngasih gue challenge apa, kalo gue oke ya gue minta di-promote. kalo menurut dia gak oke ya gue minta pindah). tapi ni orang ternyata a much worse boss from hell -__- dia emang gak sedingin pak X, tapi gaya komunikasi dia cenderung satu arah. anak buah diperlakukan kaya pembantu, jadi gayanya yg "gue ngomong, lo denger, jangan coba bantah." dia juga neken banget ke anak buah... ngasih load kerjaan yg tinggi ke satu orang, dan she believes in "one man show", jadi ya kalo lo yg handle satu jenis job, ya harus lo yg beresin dari awal sampai akhir.
banyak bener bo orang sini yg setres... perwujudannya dengan sering sakit (beneran), dikit-dikit ijin, dan pada hepi kalo bu Y gak ada di kantor. hahaha.
gue sendiri udah PULUHAN kali berpikir mau resign selama jadi anak buah dia. she's like the manifestation of a woman i am disgusted to see.

kembali ke saat ini, asman yg ngajak gue bergosip tadi, bilang, "pak X gimana sih, dulu aja nendang kamu ke sini. pas kamu udah dipromosi bu Y, eh dia mau narik lagi."
gue harus informasikan kalo si asman (sebutlah) Z ini, emang SAMPAH juga kelakuannya. dia bermuka dua, carmuk di depan bu Y tapi kalo di antara sesama anak buah, doi suka sok bad mouthing bu Y juga. dia juga tipe orang yg would do anything for her own benefits. sekarang ini kerjaan gue nge-support dia dalam urusan keuangan. cencunya dia gak mau gue lepas dari keteknya!
dan dia bilang pak X nendang gue?? helloww... pak X dulu ngamuk-ngamuk pas tau gue dapet SK karena kongkalingkong bu Y dengan GM di belakang dia, dan si asman Z tolol-pikun-asbun ini sendiri mengalami dengan mata kepala bloonnya sendiri saat pak X misuh-misuh soal gue "dicuri" dari unit dia. dah gitu soal promosi, gue sendiri kaleee yang mengusahakan promosi guee... bukan GIVEN dari bu Y. ah kacruttt bener-bener 'ni orang.

asman Z melanjutkan "aku bilang ke bu Y, 'kalau mau ngasih riska kerjaan data, di sini juga banyak yg bisa di-support bu. pak M butuh, pak G butuh. dan jangan sampe nanti pas udah pindah ke unit pak X, riska tetap megang keuangan. kalau iya, buat apa pindah? biar aja tetap di sini. trus nanti yg megang kerjaan lama riska siapa??'"
gue bilang ke dia, "bu, masalahnya di sini, saya handle data sendirian, gak ada yg bantu saya sama sekali. sementara saya juga masih meraba-raba banget soal itu karena megangnya cuma kalau disuruh bu Y, jadi tau kuilt-kulitnya doang. selama ini saya selalu minta bantuan pak lilik (asman pak X yang juga my BFF) loh kalau ada kerjaan data. pak lilik yang bantuin saya ngolah data sampai jam 10 malam waktu dikasih tugas sama bu Y. urusan data, saya emang selalu koordinasi dengan unit pak X." diem deh dia.

sekarang sih gue gak mau berapi-api kesel sama asman Z, atau setres akan kemungkinan kandasnya harapan gue pindah ke unit pak X... gue sangat rentan akan itu, gue tau. makanya gue menuliskan uneg-uneg gue di sini, supaya isi pikiran gue terlampiaskan dan menjadi reminder buat gue untuk tetep realistis.
beberapa hal yang bisa gue simpulkan tentang ini (sekaligus sebagai manifesto untuk diri sendiri),
1. jangan pernah sok tau mengklaim seseorang, atau sesuatu, sebagai "the worst thing that could ever happen to me." you might never know what you've got 'til it's gone. dulu gue sibukk berkeluh-kesah tentang pak X sampai akhirnya gue dapet bos bu Y yang 100000times WORSE than pak X.
2. jangan pernah capek dan bosen berdoa. ALLAH tau mana yang terbaik untuk hambaNya.
3. gue akan bilang ke asman Z, "bu, kalo bu Y membahas soal ini lagi, tolong bilangin deh, kalo saya disuruh megang kerjaan data tapi tetap di sini, saya prefer murni megang urusan keuangan aja. saya gak suka diping-pong urusan kerjaan, sementara saya gak dikasih guidance dan support untuk ngerjain data." jadi kalo mau ngasih gue kerjaan data ya pindahin gue. kalo tetep mau nyuruh kerjaan keuangan, ya udah kekep deh gue di sini.

there.

09/05/2012

watched "Midnight in Paris" for the third time last night.
actually i first rerun it two nights ago, on 1 am in the morning, because i was too hungry and couldn't sleep. but i only got to half of the movie... so i watched it again last night. it was a light movie, very amusing, and it showed me Paris. the city i long for to live in.
i cried as i watched Gil meeting Gabrielle at the bridge, and then rain started to fall and he said, "you don't mind walking in the rain?" or something like that. and the angelic-faced Gabrielle smiled and said, "no, in fact, Paris is the most beautiful when it's raining." and then the two of them walked together, soaking wet.

how does it feel like to have your dreams come true? for your banal, noone-understands-why-you-want-it-but-you-want-it-anyway kind of wish to be granted?

as i drenched in tears, i glanced away from the tv screen and i saw the pictures of my baby and my family which happened to be right under the screen. it stroke me to thinking "what am i crying for? i have my whole exciting, too-good-to-be-true, life right in front of me. why should i long to be someplace else?"

i guess maybe that's a message the movie conveys: happy is now. love is here.

like what Gil said to Adriana when they're in La Belle Époque: "Adriana, if you stay here though, and this becomes your present then pretty soon you'll start imagining another time was really your... You know, was really the golden time. Yeah, that's what the present is. It's a little unsatisfying because life's a little unsatisfying."
let's make good use of what we have right here, right now. i guess so.

08/05/2012

how to come late to work and make noone notice:

1. pack lightly. i know, as women, we tend to bring heaps of stuff we think we would need. but you need to appear as if you just got out of the toilet, not as if you just climbed off the bus-which you just did! this is what i always do: i put my cellphones in my pockets, put super-duper-important stuff in a small pouch (contents: id cards, atm card, cash money, lipstick, face powder, mylanta, pens, usb), and carry my breakfast and/or in a plastic bag. if i met my boss as i waited for the elevator, i could just say "abis beli bubur nih di belakang." she could never tell.

2. wear sandals instead of your working shoes. sandals strongly support our acting as if we just got out of the toilet. and they also make less noise. that cetak-cetok of your heels naturally will draw even the slightest attention of your cubical mates.

3. act casual. and believe in your act.
basically all you need to do is believe and chant (in your mind) what the old adage says: "never underestimate the power of denial." you-did-not-come-late-to-work. you just got back from the toilet!

4. should you get busted, shrug and say "yeah, the traffic's hell. as always." or "my kid made me stay up ALL NIGHT." or "my husband and i had a busy night" and make those nosy co-workers of yours die in envy.

5. believe in me, or don't. because, hey, i'm no expert. i'm just a tedious practitioner ;)

30/04/2012

meet drink and pollinate

weekend ini lagi-lagi fokusnya berada pada daftar "things i've been procrastinating" -__-

- ke dokter gigi.
tujuan awalnya sih bawa bumy kontrol gigi untuk pertama kalinya (padahal doi dah 2,5 tahun), tujuan 'tambahan'nya menambal gigi-gigi gue yang bolong *blushes* ternyata waktu yang diperlukan untuk bumy dihandle dokter cuma lima menit (hasilnya oke), sementara untuk gue... hampir dua jam. total gigi yang ditambal ada lima, dan itupun belum semua. masih ada tiga gigi lagi yang belum kepegang (saking lamanya, itu aja rahang gue masih pegal sampai hari ini), dan dua gigi lagi masih dikasih tambalan sementara karena kemarin gue takut disuntik anastesi! boo me i know!!

- nyetak foto ke adorama menteng.
sebenernya udah dapat rekomendasi tempat nyetak yang agak miring harganya sih dari Nisha, di sabang. tapi adit tetep mau di sini, yaudah... 200+ biji foto ukuran 4R kena 450 ribu. berhubung proses nyetaknya cuma sejam, jadi kita nunggu di gedung yang sama dengan adorama aja (gak tau namanya), nongkrong sambil makan jco.

- masak-masaaak.
hahaha mood masak AKHIRNYA kembali melanda diri beta. masak simpel doang sih... martabak worteljagungdaging, sayur bayem, pancake pisang, nyetok kroket, ngejus. bahan makanan di kulkas yang terbuang sia-sia jadi agak berkurang deh.

- gave an outlet for the kid to be creative and all. (belum berhasil nyontek kreativitas bunda Nisha tapiih).

"ini jembatan" tapi kok menjulang ke atas yaa
rock that whisker, baby!
 - berkunjung ke rumah namboru (kakak cewek bokap) di bekasi. my amang boru passed away 2 weeks ago. he was the one who gave welcoming speech at my wedding reception (a memorable speech it was. beliau bicara dalam bahasa indonesia, batak, padang, jawa dan sunda untuk 'merayakan' ragam suku pihak-pihak yang terlibat hehe).
beliau juga memberikan fasilitas mobil (mewah) untuk mengantarkan gue dan adit dari rumah ke tempat resepsi, trus dari tempat resepsi ke hotel Sari Pan Pacific. trus beliau menyewakan penari-penari adat batak (yang kece-kece, btw. "gak ada yang keliatan kaya orang batak!" gitu komentar tamu-tamu resepsi. padahal batak tulen semua ituh) dan penyanyi untuk acara. beliau jadi ketua panitia acara pernikahan gue, dan SELALU hadir di setiap rapat persiapan.
he was so kind, humble, and close to our hearts. menurut adat batak, selama sebulan setelah beliau meninggal adalah masa penghiburan untuk keluarga yang ditinggalkan. jadi kemarin keluarga bokap dan gue berkunjung untuk silaturahmi, makan-makan, dan mengenang beliau. it was a warm get-together.

on my "watchlist":
- menemukan sepatu -__- kriteria yang gue terapkan ribet juga sih (seperti biasa), yaitu harus nyaman karena mau dijadiin everyday shoes, bahannya tahan banting karena gue suka mengabuse sepatu, trus harganya juga masuk (geox, lewat!). any recommendations?

- nonton one of woody allen's recent movies, preferably one shot in europe ;) padahal udah kebayang mau melakukan ini di siang menjelang sore saat anak (dan bapaknya) sedang tertidur, tapi yah namanya IRT (on weekend), kadang sesuatu yang sederhana bisa jadi begitu muluk kalau menyangkut "me-time."

- bikin bolu kukus ketan item! aduhh ngilerrr bayanginnya.

- dapat ide kegiatan untuk dilakukan on weekend, yaitu ngajak bumy naik kereta ke bogor. lumayan kan untuk jadi alternatif liburan tanpa mall.

25/04/2012

Blur & I

my favorite pic of the band today. they look their age :) such a wake up call, isn't it?
i've been into this band since i was 13 or 14. kalau diingat2, konyol juga, karena waktunya bersamaan dengan kedoyanan gue akan boyzone dan take that - which, in case you live in a cave, are boybands. but when you're young (and silly), it's normal to have random likings that didn't connect one another, right? maybe i was just into pretty boys with all my raging hormones and such.

band ini terdiri dari empat orang college boys dan disebut-sebut sebagai pelopor britpop.
album pertama mereka yang gue miliki adalah Blur (1997), itupun berkat video klip mereka yang mulai sering diputar di MTV Asia kala itu. setelah jatuh suka pada album tersebut, mulai deh gue mengoleksi album-album mereka yang lain. mengejutkan juga buat gue, karena soundnya jauhhhh berbeda dari album yang pertama gue punya itu.
- album Leisure (1991): menurut gue, sound di album ini raw banget, ambiencenya very pop (dengan beat dustak dustak di beberapa lagu) dengan lirik dan ritme lagu yang simpel. di film No Distance Left to Run (NDLTR), mereka bilang kalau saat itu they were very naive and inexprienced, mereka gak merhatiin isi kontrak yang disodorin record company. jadi yaah materi di album ini very much dicampurtangani oleh kepentingan komersil.

- album Modern Life is Rubbish (1992): i liked this album a lot. musik mereka mulai berkembang ke satu arah yang lebih jelas, menurut gue. dan ternyata album inilah yang jadi cikal bakal penunjukkan Blur sebagai pelopor britpop. gue merasakan mereka mulai bereksperimen dengan berbagai jenis bunyi, alat musik, dan "genre" dalam semangat british invasion yang menggebu-gebu. kenapa pakai ada semangat british invasion segala? karena lagu-lagu di sini mengenalkan kita pada kehidupan di inggris dengan segala kegelisahan sekaligus keindahannya. di film mereka, Starshaped, ada adegan di mana Damon ngajak moviemakers ke supermarket ala sevel gitu, and he said "these are our candies" sambil nunjuk ke jejeran permen, lantas "and here is our culture" sambil nunjuk ke deretan majalah. dia bilang, saat itu dia ngerasa budaya inggris sedang 'dijajah' oleh USA. mulai dari lifestyle (fast food restaurants, merk-merk fashion), sampai ke musik (saat itu sedang era grunge, with Nirvana becoming number one band).
tapi mereka sukses mengembalikan kecintaan rakyat UK pada musik mereka sendiri, because they can relate with 'characters' depicted in Blur's songs. this album also made me fall in love with great britain, the way a 14 year old kid would be fascinated by a certain country and vow she's gonna live there someday, hehe.

- album Parklife (1994): gue suka album ini karena bagi gue, terkesan hidup, dinamis, dan range musik yang ditawarkan juga luas. mulai dari lagu Parklife yang berisik, Clover Over Dover with its beautiful melody, To The End yang ballad abis, sampai This is Low yang... mellow yet brilliant. album ini mengukuhkan popularitas mereka di music scene UK.

- album The Great Escape (1995): this was my favorite album at that time. the songs are catchy but with deeper and more captivating lyrics. Damon mulai memperkenalkan pada tokoh ciptaannya yang lain, yang gelisah, stuck, atau merely boring (Ernold Same, di album-album sebelumnya ada Tracy Jacks, Dan Abnormal, Charmless Man). album ini menjadi tonggak battle of the bands antara mereka dengan Oasis. di film NDLTR, they said they were so sick of it (kompetisi gak-mutu yang rekaan media semata), except for Damon, maybe. dia menikmati jadi sorotan, bahkan buat dia, kesuksesan terasa lebih manis karena ada a sense of winning (mengalahkan Oasis di chart, dengan lagu "Country House" jadi no 1 di hari releasenya yang bersamaan dengan release single "Roll with It"nya Oasis). album ini mengisahkan kehidupan yuppies with their 9 to 5 routine, and then by the time they're in their 40s they would have breakdown, realizing they've spent their lives living in the rat-race and chasing material things that doesn't give them any sense of true happiness nor fulfillment. seperti yang gue tulis di sini, dulu gue cuma hapal lirik lagu-lagu di album ini by heart dan mengapresiasinya dengan merasa kasihan pada tokoh-tokoh di album ini. tapi sekarang, i'm like "damn! i feel like it's me and my life they're singing about here!" i am in the rat-race, ngumpulin uang demi the indonesian dream yang melibatkan pundi-pundi uang dan aset, ber'kompetisi' disadari maupun tidak (seringnya sih tidak, eg: melalui social media) dengan sesama middle class, white-collared, strugglers lainnya ("liaat gadget baru gue! liaat gue abis liburan di x! liaat i have a perfect life!"). and boy, it's frustrating. for me, it is. Damon menulis lagu-lagu di album ini menjelang atau pada usia 25 tahun. di saat yang sama dengan gue saat ini, bukan secara usia, tapi saat di mana gue mulai memasuki dunia kerja, nyari uang sendiri, dan tersilaukan oleh iming-iming nyamannya kehidupan middle-class jika gue tekun berada dalam balap tikus ini. bahkan dengan mengorbankan kebahagiaan diri sendiri (doing the job i hate). Damon, you are a genius.

- album Blur (1997) with hit songs like Song 2 and Beetlebum. album ini berhasil menembus US dan mereka mulai dikenal international-wide. gue suka banget dengan sound di lagu ini yang terkesan lebih kasar, berani (bereksperimen dengan tatanan bunyi yang gahar dan dihasilkan dari digital tools), dan 'gelap'. Coxon sendiri bilang di NDLTR, menurut dia di album ini mereka menjadi diri mereka sendiri. they made the music they truly wanted to make. di sini gue mendapat kesan musik mereka yang evolving, more mature, and the personnels themselves also became more talented, in my opinion. di album ini, ada lagu "You're So Great" yang dibuat dan dinyanyikan oleh Coxon. i was fascinated by this song, baru tau kalau dia ternyata talented juga menciptakan lagu, and it's a great song!

- saat gue kelas 2 SMU, tahun 1999, Blur mengeluarkan album 13. their hit song was Coffee & TV. lagu ini bahkan menjadi soundtrack film Cruel Intentions. lagu ini catchy banget, video klipnya juga memorable dengan tokoh milky si kotak susu. tapi for some sok-tau reasons, gue menolak membeli album ini. gue merasakan Blur 'berubah' hahaha... menjadi sesuatu yang less-exclusive, bagi gue yang tinggal di indonesia lebih khususnya. hit song mereka ini membuat mereka lebih "top 40s" di radio dan tv indo, serta disukai orang-orang yang bahkan gak kenal lagu-lagu mereka sebelum ini. sindrom apa ya ini namanya? snobisme sok-indie-kah? atau gue insecure aja band kesayangan gue dikonsumsi dan bahkan disukai oleh lebihhh banyak orang?
ada kisah lucu yang mejadikan album 13 ini memorable bagi gue, meski gue gak pernah memilikinya. saat kelas 1 SMU, dengan kenorakan khas abg, gue pakai papan nama di baju gue bertuliskan "BLUR" haha. di saat yang sama, gue naksir jungkir balik pada seorang teman sekelas yang bahkan gak berani gue ajak ngomong, hahaha. suatu hari, gue datang ke sekolah di hari libur demi nyelup batik. di tempat celup, cuma ada 2 orang selain gue sampai tiba-tiba si cowok yang gue suka ini nongol. selesai nyelup, tau-tau dia bilang, "ris, lo dah beli album Blur yang baru?" huahahhaha it's been 13 years and i could still recall EVERY WORD. terlepas dari kekagetan gue yang amat sangat, i could still manage to maintain my snobbishness. gue jawab "gue gak beli, (album barunya) jelek." and there, our conversation ended. and i think that was our longest conversation.

gue sendiri berhenti antusias terhadap band ini sejak mulai kuliah, atau lebih tepatnya sekitar tahun 2001. tahun 2002, Blur menghasilkan album Think Tank, dilanjutkan dengan The Best Of. tentunya gue gak membeli album-album itu.... saat kuliah, gue ngeband membawakan lagu-lagu acid jazz. tahun 2002-2005 i was into US alternative rock (if one may call it that way), dan mulai rajin menyambangi gigs bersama dan di mana teman-teman yang penggila weezer dan ozma main. saat itu gue juga mulai semakin intens berinteraksi dengan media internet, dan telinga gue jadi kenal Sigur Ros, M83, The Radio Dept, Interpol, and many more bands with much more ranging kinds of music.
makanya saat 'kembali' menekuri kecintaan gue terhadap Blur lagi akhir-akhir ini, gue berpikir, "where the heck was all those years in 2000s gone?"
well, gue memasuki dunia kerja (2005) dan was really into music and bands yang 'disodori' toko buku aksara :))) i was really into kings of convenience, sondre lerche. dan juga band lokal macam the upstairs, white shoes, sore zeband, the adams, the sastros.
lalu gue menikah (2007) dengan cowok yang suka band GIGI hahahha. gue nggak lagi memicingkan mata pada lagu-lagu afgan dan yovie and nuno.
gue beranak (2009) dan untuk alasan di mana hanya Tuhan dan gue yang tau, library itunes gue hampir gak nambah selama dua tahun.

i was evolving, and so did Blur.
mereka sempat disbanded pada 2003. hingga lalu mereka rujuk dan konser reuni pada 2009. Graham Coxon sudah menghasilkan 8 album solo hingga saat ini. Damon Albarn membentuk gorillaz, rocket juice & the moon, the good the bad and the queen, countless solo projects (yang terbaru adalah Dr. Dee), and also numerous collaboration projects. selain dari segi produksi album, musikalitas mereka juga berubah ke suatu arah yang memberikan kesan settled dan lebih confident.


*the reason i'm back?*
i feel like i need to get back to my roots. because i start losing the sense of who i really am. i lost touch with things i enjoy the most because i drowned myself in the combination of motherhood+mundane activities+boring job. i need to know myself again, and this band is one thing i know from my past. their music reminds me of who i used to be and who i am. i'm not always that boring mother who constantly on the verge of breaking down... it reminds me of this girl who spent her time daydreaming while singing Blur's songs on the top of her lungs, who believes she will visit england, who's optimistic, saw the world with this big eyes filled with curiousity and enthusiasm. not this bored, pesimistic, and timid little fellow.

sekarang gue mencoba mengejar ketertinggalan gue akan Blur's rite of passage. gue nonton puluhan video mereka di youtube (all those concerts! i wanna be at Hyde Park, singing out to them on stage!), mengoleksi album lengkap Coxon, and religiously listen to them on daily basis (i need to catch up more than a decade long of his solo albums!), serta membaca artikel tentang mereka selama periode tahun 2000an.
lagu-lagu yang i particularly like at the time are Out of Time, Under The Westway, Sunday Sunday, songs from their The Special Collection Set album, Coxon's Love Travels at Illegal Speed album. tapi yahh i've always liked pretty much a mixture of everything they, or Damon, or Coxon, had created. gue juga suka beberapa lagu gorillaz dan lagu-lagu baru Damon di Dr. Dee. i recently pre-ordered their box set, released to commemorate 21st year of their journey in music.

maybe this is my way to reinvent myself. digging into who i really am, to find out what i really want, and to confirm what really matters to me. whether it's to be true to myself, or to 'blend in' the conformity thus losing a sense of who myself is and the way i feel about things-just like Damon had warned in many of his early songs.

24/04/2012

sunday sunday

last weekend i managed to do several things i needed to do but had procrastinated for, like, months :P and then some more.

1. fixed my macbook.
akibat kecerobohan seseorang yang mencoba menginstal modem wireless ke mac os, aplikasi gue ilang semua. alhamdulillah sekitar seminggu sebelumnya gue 'iseng' pakai fitur time machine dan nge-backup seluruh isi mac ke external hd. sebelumnya gue coba nginstal ulang aplikasi dengan masukin cd ke-2 mac os, tapi begitu dimasukin... kok ga nginstal?! haha dudul banget deh pokoknya si gagap mac ini -_-
adit sempat survey ke ratplaz untuk nyari tau biaya service si macbook, dan berkisar 300 sampai 750 ribu aje, huh. sabtu kemarin, berhubung adit sepedaan dari pagi sampai siang, gue bikin agenda untuk secara khusus mencari cara benerin macbook (setelah bumy mandi, pup, makan, dan mau main sendiri dengan tenang tentunya). gue browsing dan rewel ngadu ke temen-temen yang gue tau avid mac users yaitu Nisha dan Weiche. long story short, i succeeded in getting all the applications back to where it belonged huahaha. horeeee macbook gue sembuh!!

2. cleaned up the book & cd-dvd shelves, and then re-organized them in particular categories :P
oh i always love doing this... meskipun mood untuk beberesnya datang once in a blue moon, tapi gue bisa clearly recall sejak masih kecil, gue suka ngelapin debu di rak-rak buku gue (gue minta dibikinin rak buku customized sama bokap saking overloadnya koleksi gue. maklum, setiap dapat rapot hadiahnya pasti bukuuu) trus spent hours and hoursss re-organizing them into categories. kategorinya berubah-ubah, kadang berdasar abjad, kadang genre bukunya, kadang kategori penulisnya, hahaha. bukan cuma buku yang gue usilin, koleksi kaset dan cd bokap gue juga jadi korban. i find peace and consolation in stacking and organizing those things. maybe because it make me feel as if the world is put into one manageable piece and things sort of make sense again through my simple, repetitive, act of cleaning and organizing.
the "young at heart" collection, haha
hasil dari beberes ini bukan saja rak-rak gue jadi bersih dari debu, tapi gue juga mendapatkan satu 'ekstra' storage bin yang bisa dipakai (karena isinya udah di sort out), kumpulan foto-foto lama yang tercecer, dan nostalgia dengan buku-buku dan cd favorit eike dari jaman smp dan smu.

3. pilih-pilih foto di 'tumpukan' dokumentasi dari kamera adit untuk dicetak.
foto dari bumy lahir sampai sekarang belum ada yang dicetak euuyy.

4. helped tailoring someone's cv and linkedin profile :P

5. nyobain "kopitiam yang rasanya beda dari yang lain, lebih enak!" ituu di serpong atau alam sutera. ini berkat rekomendasi dari Gemma dan blog anakjajan (gue merasa cocok sama rekomendasi dan review dari dia, gak berlebihan dan doi juga gak suka sama rasa terlalu manis pada cakes). namanya Old Town White Coffee. kebetulan sabtu kita ke SMS dan ternyata kedai di situ lagi ngasih store opening promo 20% ^__^ kita nongkrong hampir 3 jam, mana cuacanya enak banget... sore-sore habis hujan. the food itself actually met my expectations, favorit gue roti kaya toast dan honey lime juice, adit suka minced chicken hainam rice-nya. dan yaa seperti biasa, kita suka lebay kan kalo lagi naksir sama tempat makan, hari minggunya kita menyambangi kedai old town yang di Living World huahahha. 

renyah, dan rasa kaya + butternya fit perfectly!
6. pre-ordered Blur's "Blur 21: The Box" via amazon :D begadang sampai jam 1 pagi karena gelisah nungguin balasan bbm dari Kiti yang lagi plesir.

7. makan malam traktiran ultah bokap, tapi lupa foto-foto -__- di perjalanan menuju tempat makan yang sekitar 30 menit jaraknya dari rumah, gue berkali-kali dibuat ngakak oleh tingkah polah dan ocehan si bocah. misalnya, doi berrrrkali-kali nanya, "mobil teta mana maaa?" gue jawab "di depan, mii" karena kondisi saat itu mobil gue emang konvoi di belakang mobil adek gue (doi dipanggil teta oleh bumy) yang disetir bokap.

akhirnya gue ubah strategi, ketika doi nanya, gue tanya balik, "mobil teta mana mii?" to my surprise doi jawab "dipake opa!!" ohhh maksudnya gitu toooh, dia nanya terus-terusan sampai mendapat jawaban yang dia harapkan. dasar bayiii.
ini lagi berusaha bikin peace sign :)))

23/04/2012

garut gathering

lanjuuut *macam liburan ke mane aje pakai beberapa post sekali upload :P*

alhamdulillah adit balik ke rumah jumat malam, dan masih kuat nyetir ke garut keesokan paginya! kantor gue ngadain acara family gathering di sana. sebenarnya sih gue fleksibel mau berangkat jam berapa, tapi berhubung paginya adit udah seger yaudah kita capcus.
sepanjang perjalanan bumy 'tenang', dalam artian gak ngamuk-ngamuk, hehe. dia ngoceh, nyanyi, nanya ini itu, minta pegangan tangan, minta dibacain buku, everything's all right.
di garut kita nginap di Sumber Alam. satu keluarga dapat satu cottage, dan masing-masing ada bathtub air panasnya. yang khas di daerah situ emang air panasnya sih, lha wong nama daerahnya aja Cipanas. cottage kita ada di 'tengah' empang gitu, ikan-ikannya bisa dipancing dan diminta dibakarin di tempat juga.



suami siapa tuh beda sendiri gayanya -_-

cottage di tengah empang
we had fun there, mandi air panas, ngadain mini outbond (flying fox, games, gebuk bantal), trus hotelnya nyediain 'warung' jajanan bakso kampung dan bajigur-ubi-kacang-pisang rebus untuk snack sore... nikmat banget untuk sore hari yang gerimis.
malam saat acara kebersamaan, sempat terjadi insiden kecil. bumy lari-lari di tengah restoran lalu ketabrak anak yang lebih besar sampai jatuh telentang ke belakang :(( doi nangis heboooh deh di tengah acara.


sarapan yang disediakan ternyata eunakk, sajiannya gak kayak hotel bintang 3, hehe. gue makan lahap banget, nasgor dilanjutkan dengan bubur kacang ijo campur ketan itam (slurrrp). dari garut, kita mampir ke bandung sejenak... awalnya penasaran mau nyicipin magic pizza dan beli batagor kingsley, tapi begitu sampai di bandung, kita malah belok ke hummingbird. gue nyoba banana choco cake, dan lebih suka ini dibanding RVC-nya. setelah kenyang, lupa deh sama riau junction, langsung capcus ke jakarta.

hi there, baby ^^