24/02/2012

je ne regrette rien

today, my ramdom browsing activity made me stumble upon one of Edith Piaf's song lyrics. it's "Non, Je Ne Regrette Rien." i've had this song for years in my library, but i was never curious to know the lyrics. it turned out really nice and inspiring. i found out (from Wiki) that many politicians or negarawans use this song as personal anthems to sum up their career and life journey. maybe it's like "My Way" song that Megawati used to describe her political career.
but as i peruse the words more attentively, one thing that popped up in my head is my son. hihi emak-emak sekali, memang.

Non, Je Ne Regrette Rien

No, nothing of nothing
No! I don't feel sorry about anything
Not the good things people have done to me
Not the bad things, it's all the same to me.

No, nothing of nothing
No! I don't feel sorry about anything
It's paid for, removed, forgotten,
I'm happy of the past

With my memories
I lit up the fire
My troubles, my pleasures
I don't need them anymore

Broomed away my love stories
And all their tremble
Broomed away for always
I start again from zero

Non ! Je ne regrette rien
Because my life, my joys
Today, they begin with you.


(words are courtesy of http://lyricstranslate.com)

Bumy 2 tahun 3 bulan

- alhamdulillah sepertinya sih sudah officially weaned. kadang kalau lagi senewen (meski jarang) dia menuntut "nenen ma! nenen!" tapi doi nrimo sih kalo ditolak, mau di-distract dengan benda atau aktivitas lain. jujur pada awalnya gue bingung mau pakai metode apa untuk menyapih. apalagi setelah baca artikel ini:

SALAH CARA MENYAPIH DAN EFEK YANG MUNGKIN TIMBUL

1. Mengoleskan obat merah pada puting

Selain bisa menyebabkan anak mengalami keracunan, juga membuat anak belajar bahwa puting ibu ternyata tidak enak, bahkan bisa membuatnya sakit. Keadaan ini akan semakin parah jika ibu melakukannya secara tiba-tiba. Si kecil akan merasa ditolak ibunya. Dampak selanjutnya mudah diduga, anak akan merasa ibu tidak mencintainya.

Gaya kelekatan yang muncul selanjutnya adalah avoidance (menghindar dalam suatu hubungan interpersonal). Hal ini dapat memengaruhi perkembangan kepribadian anak. Ia akan mengalami kesulitan untuk menjalin suatu hubungan intensif dengan orang lain. Hal ini terjadi karena di masa kanak-kanak ia merasa ditolak oleh orang tua, dalam hal ini ibunya.

2. Memberi perban/plester pada puting

Dibanding cara nomor 1, cara ini akan terasa lebih menyakitkan buat anak. Jika diberi obat merah, anak masih bisa menyentuh puting ibunya. Tetapi kalau sudah diperban/diplester, anak belajar bahwa puting ibunya adalah sesuatu yang tak bisa dijangkau.

3. Dioleskan jamu, brotowali, atau kopi supaya pahit

Awalnya mungkin anak tak akan menikmati, tetapi lama-kelamaan anak bisa menikmatinya dan malah bergantung pada rasa pahit tersebut. Mengapa? Karena ia belajar, meskipun pahit tetapi masih tetap bercampur dengan puting ibunya.

Dampaknya, anak bisa mengembangkan suatu kepribadian yang ambivalen, dalam arti ia tidak mengerti apakah ibu sebetulnya mencintainya atau tidak. "Bunda masih memberikan ASI, tapi kok tidak seperti biasanya, jadi pahit."

Parahnya lagi, kepribadian ambivalen bukan kepribadian yang menyenangkan. Anak akan mengembangkan kecemasan dalam hubungan interpersonal nantinya.

4. Menitipkan anak ke rumah kakek-neneknya

Kehilangan ASI saja sudah cukup menyakitkan, apalagi ditambah kehilangan figur ibu. Ingat lo, anak kecil umumnya belum memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Jadi, dapat dibayangkan kondisi seperti ini bisa mengguncang jiwa anak, sehingga tak menutup kemungkinan anak merasa ditinggalkan.

Tentunya hal itu tak mudah bagi anak karena ada dua stressor (sumber stres) yang dihadapinya, yakni ditinggalkan dan harus beradaptasi. Jadi jangan kaget, jika setelahnya anak pun butuh penyesuaian lagi terhadap ibunya. Malah akan timbul ketidakpercayaan anak terhadap ibu.

5. Selalu mengalihkan perhatian anak setiap menginginkan ASI

Meski masih batita, si kecil tetap bisa merasakan penolakan ibu yang selalu mengalihkan perhatiannya saat ia menginginkan ASI. Kondisi ini juga membuat anak belajar berambivalensi. Misal, ibu selalu mengajak anak bermain setiap kali minta ASI. Tentu anak akan bertanya-tanya, "Bunda sayang aku enggak sih, kok aku enggak dikasih ASI? Tetapi kalau tidak sayang, kok masih ngajak aku main?"

6. Selalu bersikap cuek setiap anak menginginkan ASI

Anak jadi bingung dan bertanya-tanya, mengapa dirinya diperlakukan seperti itu. Dampaknya, anak bisa merasa tak disayang, merasa ditolak, sehingga padanya berkembanglah rasa rendah diri.

CARA YANG DIANJURKAN

Penyapihan alami/natural (child led weaning)

Inilah cara yang terbaik karena tidak memaksa dan mengikuti tahap perkembangan anak. Tiap anak sebetulnya memiliki tahapan perkembangan alami yang menandai ia siap untuk disapih. Contoh, ketika giginya mulai tumbuh dan sistem pencernaannya sudah terbentuk baik biasanya anak mulai bisa menikmati makanan padat, bukan lagi ASI. Dengan begitu ia pun mulai belajar secara natural untuk meninggalkan ASI.

Sayangnya cara alami sering tak dipahami orang tua sehingga momentum yang baik ini malah diabaikan. Sering, kan, acara makan bagi anak tidak diupayakan menyenangkan. Makanannya juga tidak disajikan secara menarik, tidak variatif, serta rasanya mungkin kurang enak. Dari situ, akan timbul kesan negatif terhadap aktivitas makan. Jadi sebaiknya, manfaatkan jadwal makan anak untuk memberikan perhatian dan gizi yang baik. Dengan demikian, kelekatan emosional ibu-anak yang tadinya terfasilitasi di saat menyusui dapat terimbangi dengan aktivitas lain sesuai tahap perkembagan di usia batita.


(artikel dikutip dari sini)

lieur kan?? (terlepas dari validitas isi artikel itu yah... tetep aja sebagai ibu amatir gue ketar-ketir).
alhamdulillah niat gue untuk menyapih mendapat kemudahan dari Allah... selama 3 hari, begitu gue pulang ke rumah, bumy gak langsung minta nenen, begitupun saat mau tidur. di hari ke-4, dia sempat minta, tapi kayak iseng-iseng berhadiah gitu mintanya, karena dengan muka cengengesan dan suara jahil. ketika gue tolak dan bapaknya langsung distract dia dengan hal lain, dia terima aja. dan hal demikian berlangsung hingga sekarang, yang mana sudah hampir sebulan. jujur aja gue nggak punya target sama sekali mau menyapih bumy di usia berapa... gue inget tulisan Gemma di blognya tentang menyapih Yardan, "selama dia mau, gue beri!" hahaha. gue juga nggak merasa adanya ketergesaan untuk hal ini. tapi emang udah gak nyaman sih rasanya digelayuti anak yang udah besar, udah bisa ngomong, bahkan ngeles dan ngeledek emaknya(!).... ganjil aja gitu bo! di mata gue, hal itu menandakan bumy udah gak pantes deh nenen, kan bukan bayi lagi! (ini kata-kata yang diucapkan ke bumy). alhamdulillah it went smoothly.
dampak yang gue rasakan di antaranya adalah porsi makan dan ngemil bumy jadi lebih banyak, and i can feel his growing sense of independence. misalnya ngotot mau makan sendiri dan lebih berani (karena dibilang "anak besar" melulu mungkin doi jadi tertantang).

- pretend playnya bertambah lagi. ketika pulang kantor, gue menemukan keranjang baju nyokap gue ada di kolong meja ruang keluarga. patut diketahui bahwa nyokap gue adalah seorang neat-freak yang bahkan ngamuk kalo gue gak menaruh rice cooker di garis lurus yang sama seperti sebelum gue sentuh -__- dia gak bisa tidur kalau cucian piring belum habis, kalau dapurnya gak bersinar, apalagi kalau ada barang yang terletak tidak pada tempatnya! jadi gue tanya dong "kenapa keranjang ada di sini mah?" nyokap bilang, "bumy di rumah kamu gitu gak sih? dia ambil keranjang terus dinaikin, dia bilang 'naik angkot, ngeng ngeng'." lah di rumah malah belum pernah dia begitu. adek gue nambahin, "tadi pas ada angkot lewat depan rumah, dia bilang 'angkot(nya) sama!!'"

- kalau lagi main, semua mainannya suka disuruh tidur siang. bukan cuma boneka-boneka, tapi juga piano, sepeda, sampe kursi disuruh tidur. caranya ya benda-benda itu di-terguling-kan sampai (menurut doi) menyerupai sedang tertidur -__-

- an avid music fan. kalau gue telpon, suka nyuruh gue dengerin dia nyanyi dulu. di mobil, goyaaaang kalau dengar musik. sambil main, selalu nyanyi atau paling enggak humming. yang paling kocak, kalau dengar lagu "Hanyalah Cinta"nya Anggun (dia sebut "agun") dia akan ikutan menyanyikan bagian reffnya, "nananana cinta! nananan teganti!" dan badannya goyaaang semua. lagu yang dia 'hapal' juga bertambah, sekarang ada "naik ke puncak gunung", "satu satu aku sayang ibu", "dua mata saya", barney's "i love you", dan lainnya yang gue gak inget haha.

- berkata "towong" dan "acih" :D awal ngajarin ini karena sebelum tidur dia suka minta minum air putih dulu (nenen's replacement), jadi gue suruh bilang "tolong". yang lucu, cara mintanya itu yang memelas, "pa, mimik... towong paa, auu (haus-red)" apalagi kalau di tengah malam doi kebangun dan haus, makin drama deh bilang towongnya.

- huruf s dilafalkan menjadi n. abis jadi abin, tikus jadi tikun. tapi kalau bis, haus, bagus, lafal s-nya dihilangkan sama dia, menjadi bi, au, dan bagu -__-

- suatu hari sepulang kerja, nyokap gue laporan "tadi bumy pura-pura ngomong di telpon. katanya 'awo. piza? sibuk!' trus dia angkat lagi "awo. piza? lima minit. ya ya.'" what the.... padahal gue ma adit gak ada yang ngerasa nyontohin :S kayanya ini bukti teori anak kecil menyerap bak spons, mulai hati-hatiii deh ini mulut berucap.

- udah hampir seminggu ini gue dan adit bawa bumy tidur tanpa pakai pampers. sejauh ini sih baru sekali kecolongan. gue sempat gak tega juga, jangan-jangan 'ni anak sampai nahan pipis gara-gara gak mau ngompol. dua malam belakangan, sekitar jam 3 atau 4 gitu, bumy gelisah. ngek ngok gitu gak bisa tenang. gue tawarin pipis (dibawa ke toilet, dibuka celananya) malah ngamuk! nah tadi malam, eh subuh, gue coba gendong dulu keliling rumah sampai betenya ilang. trus gue ajak ke toilet, gue bilang "mama siram airnya sedikit deh, biar bumy gak kedinginan" ehh setelah itu langsung cuuurr pipisnya keluar. ndilalah doi gak suka gue cebokin byar-byur gitu.... hehehe dingin kali yak :P  

and now here comes the picture galore!

"kayak sopir angkot!" kata opanya -__-
minta difoto sendiri nih
i get it, son. yes you can do it yourself. *emak bisa asik bb-an*
seksih pakai baju dari tante Nisha :p

je ne regrette rien

today, my ramdom browsing activity made me stumble upon one of Edith Piaf's song lyrics. it's "Non, Je Ne Regrette Rien." i've had this song for years in my library, but i was never curious to know the lyrics. it turned out really nice and inspiring. i found out (from Wiki) that many politicians or negarawans use this song as personal anthems to sum up their career and life journey. maybe it's like "My Way" song that Megawati used to describe her political career.
but as i peruse the words more attentively, one thing that popped up in my head is my son. hihi emak-emak sekali, memang.

Non, Je Ne Regrette Rien

No, nothing of nothing
No! I don't feel sorry about anything
Not the good things people have done to me
Not the bad things, it's all the same to me.

No, nothing of nothing
No! I don't feel sorry about anything
It's paid for, removed, forgotten,
I'm happy of the past

With my memories
I lit up the fire
My troubles, my pleasures
I don't need them anymore

Broomed away my love stories
And all their tremble
Broomed away for always
I start again from zero

Non ! Je ne regrette rien
Because my life, my joys
Today, they begin with you.

 

 (words are courtesy of http://lyricstranslate.com)

20/02/2012

it's monday and i choose to ramble!

horee horee gue di-tag! *joget dengan kepala di bawah jadi sumbu puteran badan* *so graphic ya boo*

ok so the tagging says i should
Share 7 random things about yourself.

1. boy i loveee talking about myself :p doesn't it show?? i have a blog for crying out loud hehehe. mungkin supaya dianggap 'bermutu' (baca: somewhat meaningful)-at least bagi diri sendiri-gue selalu menganggap ocehan gue ini sebagai katarsis sekaligus sarana mengenal diri gue lebih baik. gue berharap bisa menyusun monolog gue ini menjadi suatu karya macam skenario Woody Allen, the one celebrity who seemingly always talks about himself in his movies. i don't know, if i'm not too lazy maybe *pede tenan* *entah kapan itu* but in real life, i restrain myself from doing so. because many people seem to have the same tendency, they ramble about themselves and they love to be heard, and they look kinda pathetic when doing so. i don't wanna join the stampede, so let my incessant ramblings be put into this blog, or be poured onto my beloved husband for he is my most loyal listener (safe to say he's doomed to be heheh).

2. i cringe when i see someone make obvious spelling and grammar mistakes, in english or bahasa indonesia. but for the english part, i'm not much of a grammar nazi myself because a) i'm not a native english speaker so i'm prone to making countless mistakes myself, b) i don't really care... i don't judge people from that factor only because it seems kinda shallow :P so i just cringe and then laugh at them a little (sorry hehe) and then i remind myself not to do the same mistake, i guess.
but really, some people just can't grasp the muchly-repeated warnings, like how it's "worth it" not "worthed", and "chubby" instead of "cabby", kalo ada yang lain-lain lagi gue tambahin deh.
lain halnya kalau ada yang ngaku-ngaku dirinya "jago enggris" tapi sering bikin spelling and grammar mistakes di blognya ya. i laugh at thee HARD! hahahaha....

sementara untuk bahasa indonesia, berkat didikan guru gue sewaktu SMP yang bisa bikin kita dicambuk kalau nulis awalan kalimat pakai huruf kecil, atau titik di i dibuat gambar lope, atau "di sini" menjadi "disini", mata gue jadi jeli juga mengawasi hal-hal macam itu. mengawasi doang... menuruti kaidah-kaidah itu sih enggak -___- imho, because it's boring to write your blog using proper bahasa indonesia! lain halnya jika si pemilik blog memang sastrawan atau sastrawati yang handal (bow down to miss marianne), a very mundane writing could always become a piece of art in my eyes.

3. i don't believe in zodiacs, i think it's completely irrational. but i do think the coolest people are under the starsign of sagittarius :P bhahahhah.... gak tau ini ada hubungannya sama zodiak atau enggak (katanya gak percaya -__-) tapi gue berkali-kali dapet sohib berzodiak aquarius. sohib di sekolah, di tempat les, di kantor, pas kuliah... eh sekarang di dunia per-emak-an dapet juga loh *jepret nisha* trus temen-temen deket gue biasanya bernaung di bawah zodiak sayap kanan alias tipe-tipe yang enggak sensitif menye-menye (ini asumsi stereotyping jaman SMP dan masih terpatri hingga sekarang) yaitu yang terdiri dari zodiak aquarius, aries, gemini, leo, dan libra. kayaknya asek aja gituh main sama mereka yang termasuk sayap kanan inih, karena gak gampang tersinggung. aseli yah bilangnya gak percaya tapi membeberkan panjang lebar ginih... standar ganda!
*tapi keluarga terdekat dan orang-orang terkasih zodiaknya banyakan sayap kiri ya. suami capricorn, anak scorpio, emak virgo. pantes mereka sering sakit ati ma gue!
udah ah bahas zodiak, intinya gak percaya!

4. menderita demam panggung kronis. pembawaan gue sehari-hari emang seolah cuek bahkan preman (ihik), tapi begitu disuruh public speaking atau tampil di muka umum gitu, langsung mengkeret! dulu pas SMA, guru bahasa indonesia nyuruh kita bikin grup dan menampilkan drama karangan sendiri. temen-temen gue bikin drama komedi tentang suasana kelas yang muridnya bandel-bandel dan lagi diajar sama guru cewek yang galak banget. gue dikasih peran jadi si guru galak yang notabene jadi jantungnya cerita. pas latian sih gue seru-seru aja bahkan bisa lebay berimprovisasi, tapi begitu hari H... gue inget waktu itu dua orang gebetan gue (hahaha) pada siap-siap nonton sajian drama kelas gue. sumprit gue mengkeret. gue bahkan gak inget lagi seberapa jauh gue menghancurkan drama yang harusnya sensasional dan membuat tawa membahana ituh!! sengaja memory blockage demi membayar rasa bersalah kali ya booo hahahhaha....
sampe sekarang juga masih canggung sih kalo disuruh public speaking. belom ada perbaikan -__-

5. have a huge problem with consistency. i can hardly finish anything i started hhuhhuhu.

6. not into animals. i like watching a cat purrs and rolls and makes cute faces and stuff, but i don't want to pet them. it's a stinky job.

7. my current eyecandies: tom hardy and benoit magimel. slurrrpppp :D~~~~

hahah keliatan banget ya makin ke ujung makin males... but i finished it lohh *pasang pin Inconsistency Anonymous*
selanjutnya yang gue tag ya mereka yang blognya gue link :P Lia, Nuri, Gemma ajah hahaha *sangat gak gaul di dunia perblogan* *or pretty much elsewhere sih sebenernya :P*

15/02/2012

random updates

favorite things:
- dexter series :))) and adit's being tortured because of this. oh honey, i just wanna cuddle and watch tv series about serial killers!

- kiehl's lip balm. i think it's actually doing positive stuff on my lips :P they're no longer dry, and maybe because of it's SPF15, my lips seem brighter now.

- kelakuan si bocah yang udah bisa panggil dirinya "aku" :))))) sedikit-sedikit bilang "aku ma! aku!" kalau ditawarin makanan manis atau diajak keluar ("siapa yang mau ikut papa jalan-jalaaan?"), "kenyang aku!" kalau disuruh makan nasi -__-, "sakit aku!" kalau dipeluk-peluk atau dielus-elus (lebay!), "bukan aku!" kalau ditanya "bumy kentut ya???" padahal emang dia yang kentut... hmm apalagi yaaa....

- ciuman "acah anget!" si bocah :))))) jadi mulutnya dimonyongin sampai berbentuk huruf O dan dia akan mengecup kita pake suara "uuuuu" hahaha... setelah mencium, dia akan teriak "acah anget!" dan nawarin ngelap pipi kita pakai bajunya. bapaknya sampai kelojotan dikasih ciuman begini, dia bilang "waduh kalo bumy dah makin gede dan minta apa-apa ke aku pake senjata ciuman ini, bisa langsung aku kasih nih!" keliatan deh siapa yang lebih lemah hati ke anak -__- sebaliknya kalau Bumy yang dicium-cium dia suka bilang "udah pa! udah!" itu sih masih mending, kalau lagi rese, dia bakal bilang "koton! jiji!" maksudnya muke kita yang kotor -____-

- certain hopes and dreams.

- oh, and spaghetti tomato brisket something di nanny's pavilion, and that food stall in Food Hall where we can ask our groceries to be cooked right away.

- and i'm grateful for the fact that bumy is being somewhat weaned with love. he's been spending two weeks without nenen, and alhamdulillah so far there hasn't been any sleepless night. kadang dia menggoda gue dengan megang PD gue, trus dengan muka iseng (alis mata terangkat, bibir nyengir gemes) bilang "hmm! hmm!" dengan nada nantangin. kalo udah begitu, gue bales dengan megang PD dia dan otomatis karena kegelian dia akan teriak-teriak dan ketawa :)))) atau dia bilang "ma nenen ma!" dan gue akan respon dengan "bumy kan sudah besar, kalau minum susu dari gelas" setelah itu gue minta bapaknya men-distract dengan ngajak main. makasih banyak ya nak for making this a lot easier for moi. 

sekarang sering minta difoto, "ma foto ma!" seraya menyodorkan bb ke kita. ini salah satu hasilnya.

di Nanny's Alam Sutera.

06/02/2012

weekend well

tumben banget hari senin gue udah sampe di kebayoran baru jam 7:30, padahal berangkat dari rumah gak kepagian. jadi bisa beli buryam senopati dulu dehh.
mumpung suasana di kantor masih kondusif, gue mau rekap akhir pekan dulu ahh.

Sabtu
pagi-pagi kita udah bangun karena gue mau ke rumah sakit tuk kontrol sama internist. awalnya gue males-malesan... males ngantri berlama-lama di RS dan agak jiper jugs denger hasil konsultasi karena selama hidup jauh dari standar sehat. tapi yah mau ndak mau, daripada menduga-duga tak berujung. 

sementara gue nunggu dokter, adit bawa bumy ke pizza hut untuk nyoba menu sarapan. adit bawain gue bubur ayam dan nasgor gulung telur, enak juga sih, dan good value of money. 
alhamdulillah hasil kontrolnya baik semua :D dari RS, kita bingung mau ke mana karena masih belum jam makan siang. akhirnya kita putuskan melala ke jakarta karena melihat traffic cukup bersahabat.
kita makan siang di Omah Sendok, dari situ mampir ke FX. awalnya gue ajak adit ke Balai Kartini ke event Hellofest.
tujuan gue ke situ sebenernya cuma mau liat booth Dreamesh. dodolnya, gue lupa event itu festival anime, di mana ada cosplay, dan hal-hal lain berbau jepang dan tentunya, dipenuhi ANAK MUDA. hahaha. pas mau masuk ke parkiran BK, ternyata udah macet banget. adit makin ilfil pas liat pengunjungnya anak-anak muda semua dan rammmee. dia bilang, "kamu yakin mau ke situ beb?" hahaha ke mana hilangnya jiwa mudaaa  *tenggak tolak angin*
sebagai alternatif, akhirnya gue alihkan tujuan ke FX, karena gue pikir booth Dreamesh masih ada di situ... sayang seribu sayang, ternyata udah gak ada ajeee. huhu. di FX gue malah nemu bazaar baju-baju Hijup.com, jadilahhh gue belanja -___- untung masih on track sama wishlist, gue beli maxi dress 2 biji sama headscarf. 

es beras kencur + es cincau... sluruppp
saat lagi di RS, adit ditelpon sama ind*vision, dikabari teknisinya akan dateng ke rumah untuk instalasi jam 5-8 malem. dari FX, kita buru-buru pulang demi nungguin tu teknisi. tunggu punya tunggu, gak dateng aje tu orang. sales yang berhubungan sama adit juga gak bisa ditelpon. kandas deh harapan bisa leyeh-leyeh malem mingguan di rumah sambil nonton sajian berskala internasional! akhirnya gue menghibur diri dengan nonton "Match Point" sendirian sampe jam 11:30 malem. what a luxurious me time.

Minggu
ternyata gue bisa juga bangun pagi meskipun malemnya tidur telat. wajar sih, karena motivasinya mau jual carseat infant Bumy :P gue janjian sama pembelinya di cilandak, karena kita mau ada arisan keluarga di jatiasih (which means lewat tol jorr juga) dan toh kita demen nongkrong di sekitar situ tanpa ada hajat tertentu (ada sih hajatnya... kemaren nyari rumah-tapi kandas huhhhuuhuhu).
alhamdulillah carseatnya laku! kita lantas sarapan ke bagel2bagel. di situ, bumy tau-tau intim aje sama anak besar kakak beradik usia 12 dan 10 tahunan gara-gara doi norak liatin ipad yang dipegang tu anak. mungkin karena kasian liat muka mupeng anak gue, anak-anak itu mangku bumy dan bumy diajak mainin ipad mereka.


dari kemang, masih kepagian untuk jalan ke bekasi karena acara arisannya pas makan siang. akhirnya kita grocery shopping dulu di giant jatiasih :P baru deh menuju rumah sodakur.
sodara adit yg rumahnya kita datengin itu punya 4 anak, sekarang malah nambah satu anak lagi usia 4 tahun yang sebenernya anak ART tapi diasuh bak anak sendiri. bumy seneng banget deh kemarin banyak temen. lucunya sempet ada sesi nonton video-video bumy di hp gue karena emang mbah-mbahnya paling ngefans sama dia hakahkahk.
dari bekasi, kita ke bintaro untuk makan siang di Nusa Indah. kenapa pilih di situ? karena selama arisan, bumy makannya males-malesan. dan berdasarkan pengalaman, doi makan lahap banget kalo disuguhi ayam pop di situ haha. bener aja, doi makan sampe perutnya buncit (di mobil malah doi buka bajunya trus nunjuk-nujuk perut sambil bilang "gendut! gendut!").

yang gue sayangkan dari weekend ini adalah setrikaan belum kepegang :( kemarin malem udah gue coba cicil, tapi tau-tau sakit kepala... pending lagi deh.
ohya gue notice satu hal lucu tentang bumy, gak tau ini milestone apa bukan, bumy ternyata udah suka pretend play. kemarin gue nemenin dia main di tempat tidur (tepatnya gue mainin BB dan dia asik sendiri), trus gue notice dia angkat-angkat bantal guling sambil ngomong sendiri. jadi, dia jadiin guling sebagai kursi, bantal sebagai tv, trus mainan keretanya sebagai remote. hahaha! kocak banget gue liatnya, tapi terpaksa geu tahan ketawa biar doi gak salting. dia bilang, "rimot... tit" sambil julurin "remote"nya ke "tv", ceritanya nyalain tv. "nonton tipi...badldbkada" teddy bonekanya juga diajak nonton, sambil dibilangin "duduk diam, edi." hahahhaha.
trus tiba-tiba dia bilang "udah." trus dia matiin "tv"nya, dan guling yang tadinya kursi berubah jadi motor. dia duduk di motor deh, jalan-jalan ceritanya. abis itu dia belagak keujanan, dan guling kecilnya dijadiin payung. ckckck gue baru liat sendiri betapa dunia anak kecil tuh sederhana, apa aja bisa dijadiin bahan imajinasi *lempar kartu mothercare* 

"nonton tipi, ediii"
"payuuung... ujaan"

02/02/2012

riska 15 tahun

kemarin ketenangan akun facebook gue terusik oleh datangnya message dari sahabat lama, si Weich. selama ini gue masih rajin login dan memperhatikan update terbaru dari orang-orang yang jadi kontak gue di situ, tapi gue sendiri jarang banget posting apa-apa. makanya tenang adem ayem aja aktivitas gue di situ, lha wong buat stalking doang haha. anyways, isi message dari Weich singkat aja, "Kome, gue upload foto-foto kita waktu SMA. please feel free to tag."

hal pertama yang terlintas di pikiran gue adalah "hadeeeh ada-ada aja si weich."
jujur ya, gue paling males ngeliat tampang gue waktu sma. i cherish the memory, because i had so much fun, crazy fun, waktu sekolah. but i don't like the way i looked back then. rambut gue megar, muka gak berbedak, pakai baju 'sembarangan', dan there's always this silly nyengir-lebar look i put on my face setiap kali difoto.
gue tau kenapa weich sampe minta ijin dulu ke gue. mungkin karena di bbg baru-baru ini gue bilang males mengingat masa-masa sma. sebagai pria sensitif dengan preferensi tinggi terhadap seni dan keindahan, gue yakin weche bisa menangkap maksud tersirat gue sehubungan diunggahnya foto-foto lama itu, yaitu gue males liat muke aneh gue jaman dulu -___-

do i have body image issues? i surely do. emang sih sekarang gue lebih nyaman dan cuek urusan hasil foto, tapi kalo liat foto lama... ih merinding bulu kuduk dan bawaannya pengen simpen dalem-dalem di ujung laci. apa karena gue ngerasa tampilan luar gue versi sekarang lebih mendingan atau paling enggak tolerable yah dibanding dulu? yahh dulu tuh boro-boro tau smoothing (gue anti rebonding, hasilnya gak natural!), cuma pernah ngalamin keriting papan yang begitu dikeramas, kritingnya balik jadi spiral lagi T__T walhasil pilihan gaya rambut gue ke sekolah cuma satu: dikuncir. gue bisa disangka medusa kalo dateng ke sekolah dengan rambut megar terurai.
nggak cuma urusan rambut aja yang bikin wujud ane amburadul, muka juga jerawatan dan item. seinget gue sih gue bedakan kalo ke sekolah, tapi kok macam nggak nempel ya tu bedak? emang bedak m*rcks doang sih. pake baju seragam juga seenak udel, baju ketit, gak pake kaos dalem (uhuy! berasa cupu aja dulu kalo pake kaos dalem *bersyukur belom punya anak cewek*), rok mini, kalaupun pake rok panjang, roknya diGUNTING belahan kanan kirinya. iya digunting, bukan dijahit, jadi serampangan ngower-ngower gitu deh. dasarrrr anak sma. hahahha.

ngomong gini seolah tampilan sekarang udah kayak jessica iskandar aje ye (entah kenapa ingetnya dia). paling enggak sekarang udah jilbaban, jadi gak mikirin lagi rambut mau megar, blonde, atau gimbal sekalian. syukurnya suami gue juga tetep kepincut aja tuh mau kaya gimanapun wujud ni rambut (KATA GUEE... siapa tau lubuk hatinya menjerit disuguhi perempuan berambut kusut megar tiap hari). sementara untuk urusan muke, pas kuliah gue mulai rutin ke dokter muka di benhil. somehow kulit muka gue jadi mencerah dan memutih... jerawat masih suka muncul, tapi udah gak gede-gede jerawat batu kayak dulu.
overall gue merasa muka gue mendingan meski juga gak kinclong the way bikin laler terpesona dan kepeleset (naon sih).

jadi kenapa masih nggak nyaman ya liat foto-foto lama itu? bukannya let bygones be bygones aja?
iye sih.....

yaudah deh biar ni blog post gak berujung gantung, let's just say this action to write it down is the first step of embracing the truth. hahaha. katanya kan langkah paling awal selalu penerimaan. acceptance. gue akuin gue emang si anak cewek UNIK itu (diem lama buat milih kata sifat yang gue rasa paling tepat mewakili perasaan gue). silly little girl making bad choices that led her here :D and luckily, here turns out to be quite awesome kok hihihi.

sebagai encore, biar gue suguhkan wujud yang menawan itu :D come here you, silly girl! *merangkul riska usia 15 tahun*

temen-temen kelas IPA 3 tersayang. REBITS! we felt like we're these Playboy bunnies trapped in seragam SMU (awalnya ini imajinasi gue dan Weich aja sih) atau akronim resmi untuk Remaja Elit Bertalenta Ipa Tiga *hoekh!*
pojokan tempat nongkrong gue dan geng 'kasino' di kelas
that gal surely had a good time :P
lesson learned: NEVER pose silly. diliat anak cucu boooo
naah, you can't spot me x)

foto untuk buku tahunan bertema demo - as clearly implied. dan gue doang yang paling ekspresif! kamfrett

01/02/2012

the boy

Kisah 1.
Gue    : Bumy tadi makan pakai apa?
Bumy : (J)engkol. (dengan gestur menganggukkan kepala dan senyum manis).

Kisah 2.
Bumy main sendiri di atas kasur, dengan guling sebagai pemeran pembantu imajiner. Gue nguping ocehan dia yang seolah sedang ngobrol sama si guling, "Mama marah-marah. (Bilang) 'Bumy! wacuwakaguwuguwawa!'" trus plok! plok! plok! Doi nabok pahanya sendiri bertubi-tubi. Sungguh, gue bukan pelaku KDRT!

Kisah 3.
Bumy takut sama capung. Sepertinya sih gara-gara disodorin capung sama bokap gue (mungkin maksudnya supaya Bumy familiar sama serangga -__-). Weekend kemarin gue sempat memanfaatkan ketakutannya ini sebagai ancaman saat lagi nyuapin doi makan. Tapi gue sadar itu nggak bener (haha), jadi tadi malem gue coba mengarang cerita dengan tokoh utama capung, supaya doi gak takut lagi. Nama tokohnya si Cepi, capung yang baik hati, sopan, dan pintar (sugesti terselubung). Sepertinya sih Bumy suka sama kisah si Cepi, semalem sampai jam 10 lewat doi serius dengerin dongeng gue dan begitu selesai satu babak, doi bilang "Lagi! Cerita capung lagi!"