30/04/2012

meet drink and pollinate

weekend ini lagi-lagi fokusnya berada pada daftar "things i've been procrastinating" -__-

- ke dokter gigi.
tujuan awalnya sih bawa bumy kontrol gigi untuk pertama kalinya (padahal doi dah 2,5 tahun), tujuan 'tambahan'nya menambal gigi-gigi gue yang bolong *blushes* ternyata waktu yang diperlukan untuk bumy dihandle dokter cuma lima menit (hasilnya oke), sementara untuk gue... hampir dua jam. total gigi yang ditambal ada lima, dan itupun belum semua. masih ada tiga gigi lagi yang belum kepegang (saking lamanya, itu aja rahang gue masih pegal sampai hari ini), dan dua gigi lagi masih dikasih tambalan sementara karena kemarin gue takut disuntik anastesi! boo me i know!!

- nyetak foto ke adorama menteng.
sebenernya udah dapat rekomendasi tempat nyetak yang agak miring harganya sih dari Nisha, di sabang. tapi adit tetep mau di sini, yaudah... 200+ biji foto ukuran 4R kena 450 ribu. berhubung proses nyetaknya cuma sejam, jadi kita nunggu di gedung yang sama dengan adorama aja (gak tau namanya), nongkrong sambil makan jco.

- masak-masaaak.
hahaha mood masak AKHIRNYA kembali melanda diri beta. masak simpel doang sih... martabak worteljagungdaging, sayur bayem, pancake pisang, nyetok kroket, ngejus. bahan makanan di kulkas yang terbuang sia-sia jadi agak berkurang deh.

- gave an outlet for the kid to be creative and all. (belum berhasil nyontek kreativitas bunda Nisha tapiih).

"ini jembatan" tapi kok menjulang ke atas yaa
rock that whisker, baby!
 - berkunjung ke rumah namboru (kakak cewek bokap) di bekasi. my amang boru passed away 2 weeks ago. he was the one who gave welcoming speech at my wedding reception (a memorable speech it was. beliau bicara dalam bahasa indonesia, batak, padang, jawa dan sunda untuk 'merayakan' ragam suku pihak-pihak yang terlibat hehe).
beliau juga memberikan fasilitas mobil (mewah) untuk mengantarkan gue dan adit dari rumah ke tempat resepsi, trus dari tempat resepsi ke hotel Sari Pan Pacific. trus beliau menyewakan penari-penari adat batak (yang kece-kece, btw. "gak ada yang keliatan kaya orang batak!" gitu komentar tamu-tamu resepsi. padahal batak tulen semua ituh) dan penyanyi untuk acara. beliau jadi ketua panitia acara pernikahan gue, dan SELALU hadir di setiap rapat persiapan.
he was so kind, humble, and close to our hearts. menurut adat batak, selama sebulan setelah beliau meninggal adalah masa penghiburan untuk keluarga yang ditinggalkan. jadi kemarin keluarga bokap dan gue berkunjung untuk silaturahmi, makan-makan, dan mengenang beliau. it was a warm get-together.

on my "watchlist":
- menemukan sepatu -__- kriteria yang gue terapkan ribet juga sih (seperti biasa), yaitu harus nyaman karena mau dijadiin everyday shoes, bahannya tahan banting karena gue suka mengabuse sepatu, trus harganya juga masuk (geox, lewat!). any recommendations?

- nonton one of woody allen's recent movies, preferably one shot in europe ;) padahal udah kebayang mau melakukan ini di siang menjelang sore saat anak (dan bapaknya) sedang tertidur, tapi yah namanya IRT (on weekend), kadang sesuatu yang sederhana bisa jadi begitu muluk kalau menyangkut "me-time."

- bikin bolu kukus ketan item! aduhh ngilerrr bayanginnya.

- dapat ide kegiatan untuk dilakukan on weekend, yaitu ngajak bumy naik kereta ke bogor. lumayan kan untuk jadi alternatif liburan tanpa mall.

25/04/2012

Blur & I

my favorite pic of the band today. they look their age :) such a wake up call, isn't it?
i've been into this band since i was 13 or 14. kalau diingat2, konyol juga, karena waktunya bersamaan dengan kedoyanan gue akan boyzone dan take that - which, in case you live in a cave, are boybands. but when you're young (and silly), it's normal to have random likings that didn't connect one another, right? maybe i was just into pretty boys with all my raging hormones and such.

band ini terdiri dari empat orang college boys dan disebut-sebut sebagai pelopor britpop.
album pertama mereka yang gue miliki adalah Blur (1997), itupun berkat video klip mereka yang mulai sering diputar di MTV Asia kala itu. setelah jatuh suka pada album tersebut, mulai deh gue mengoleksi album-album mereka yang lain. mengejutkan juga buat gue, karena soundnya jauhhhh berbeda dari album yang pertama gue punya itu.
- album Leisure (1991): menurut gue, sound di album ini raw banget, ambiencenya very pop (dengan beat dustak dustak di beberapa lagu) dengan lirik dan ritme lagu yang simpel. di film No Distance Left to Run (NDLTR), mereka bilang kalau saat itu they were very naive and inexprienced, mereka gak merhatiin isi kontrak yang disodorin record company. jadi yaah materi di album ini very much dicampurtangani oleh kepentingan komersil.

- album Modern Life is Rubbish (1992): i liked this album a lot. musik mereka mulai berkembang ke satu arah yang lebih jelas, menurut gue. dan ternyata album inilah yang jadi cikal bakal penunjukkan Blur sebagai pelopor britpop. gue merasakan mereka mulai bereksperimen dengan berbagai jenis bunyi, alat musik, dan "genre" dalam semangat british invasion yang menggebu-gebu. kenapa pakai ada semangat british invasion segala? karena lagu-lagu di sini mengenalkan kita pada kehidupan di inggris dengan segala kegelisahan sekaligus keindahannya. di film mereka, Starshaped, ada adegan di mana Damon ngajak moviemakers ke supermarket ala sevel gitu, and he said "these are our candies" sambil nunjuk ke jejeran permen, lantas "and here is our culture" sambil nunjuk ke deretan majalah. dia bilang, saat itu dia ngerasa budaya inggris sedang 'dijajah' oleh USA. mulai dari lifestyle (fast food restaurants, merk-merk fashion), sampai ke musik (saat itu sedang era grunge, with Nirvana becoming number one band).
tapi mereka sukses mengembalikan kecintaan rakyat UK pada musik mereka sendiri, because they can relate with 'characters' depicted in Blur's songs. this album also made me fall in love with great britain, the way a 14 year old kid would be fascinated by a certain country and vow she's gonna live there someday, hehe.

- album Parklife (1994): gue suka album ini karena bagi gue, terkesan hidup, dinamis, dan range musik yang ditawarkan juga luas. mulai dari lagu Parklife yang berisik, Clover Over Dover with its beautiful melody, To The End yang ballad abis, sampai This is Low yang... mellow yet brilliant. album ini mengukuhkan popularitas mereka di music scene UK.

- album The Great Escape (1995): this was my favorite album at that time. the songs are catchy but with deeper and more captivating lyrics. Damon mulai memperkenalkan pada tokoh ciptaannya yang lain, yang gelisah, stuck, atau merely boring (Ernold Same, di album-album sebelumnya ada Tracy Jacks, Dan Abnormal, Charmless Man). album ini menjadi tonggak battle of the bands antara mereka dengan Oasis. di film NDLTR, they said they were so sick of it (kompetisi gak-mutu yang rekaan media semata), except for Damon, maybe. dia menikmati jadi sorotan, bahkan buat dia, kesuksesan terasa lebih manis karena ada a sense of winning (mengalahkan Oasis di chart, dengan lagu "Country House" jadi no 1 di hari releasenya yang bersamaan dengan release single "Roll with It"nya Oasis). album ini mengisahkan kehidupan yuppies with their 9 to 5 routine, and then by the time they're in their 40s they would have breakdown, realizing they've spent their lives living in the rat-race and chasing material things that doesn't give them any sense of true happiness nor fulfillment. seperti yang gue tulis di sini, dulu gue cuma hapal lirik lagu-lagu di album ini by heart dan mengapresiasinya dengan merasa kasihan pada tokoh-tokoh di album ini. tapi sekarang, i'm like "damn! i feel like it's me and my life they're singing about here!" i am in the rat-race, ngumpulin uang demi the indonesian dream yang melibatkan pundi-pundi uang dan aset, ber'kompetisi' disadari maupun tidak (seringnya sih tidak, eg: melalui social media) dengan sesama middle class, white-collared, strugglers lainnya ("liaat gadget baru gue! liaat gue abis liburan di x! liaat i have a perfect life!"). and boy, it's frustrating. for me, it is. Damon menulis lagu-lagu di album ini menjelang atau pada usia 25 tahun. di saat yang sama dengan gue saat ini, bukan secara usia, tapi saat di mana gue mulai memasuki dunia kerja, nyari uang sendiri, dan tersilaukan oleh iming-iming nyamannya kehidupan middle-class jika gue tekun berada dalam balap tikus ini. bahkan dengan mengorbankan kebahagiaan diri sendiri (doing the job i hate). Damon, you are a genius.

- album Blur (1997) with hit songs like Song 2 and Beetlebum. album ini berhasil menembus US dan mereka mulai dikenal international-wide. gue suka banget dengan sound di lagu ini yang terkesan lebih kasar, berani (bereksperimen dengan tatanan bunyi yang gahar dan dihasilkan dari digital tools), dan 'gelap'. Coxon sendiri bilang di NDLTR, menurut dia di album ini mereka menjadi diri mereka sendiri. they made the music they truly wanted to make. di sini gue mendapat kesan musik mereka yang evolving, more mature, and the personnels themselves also became more talented, in my opinion. di album ini, ada lagu "You're So Great" yang dibuat dan dinyanyikan oleh Coxon. i was fascinated by this song, baru tau kalau dia ternyata talented juga menciptakan lagu, and it's a great song!

- saat gue kelas 2 SMU, tahun 1999, Blur mengeluarkan album 13. their hit song was Coffee & TV. lagu ini bahkan menjadi soundtrack film Cruel Intentions. lagu ini catchy banget, video klipnya juga memorable dengan tokoh milky si kotak susu. tapi for some sok-tau reasons, gue menolak membeli album ini. gue merasakan Blur 'berubah' hahaha... menjadi sesuatu yang less-exclusive, bagi gue yang tinggal di indonesia lebih khususnya. hit song mereka ini membuat mereka lebih "top 40s" di radio dan tv indo, serta disukai orang-orang yang bahkan gak kenal lagu-lagu mereka sebelum ini. sindrom apa ya ini namanya? snobisme sok-indie-kah? atau gue insecure aja band kesayangan gue dikonsumsi dan bahkan disukai oleh lebihhh banyak orang?
ada kisah lucu yang mejadikan album 13 ini memorable bagi gue, meski gue gak pernah memilikinya. saat kelas 1 SMU, dengan kenorakan khas abg, gue pakai papan nama di baju gue bertuliskan "BLUR" haha. di saat yang sama, gue naksir jungkir balik pada seorang teman sekelas yang bahkan gak berani gue ajak ngomong, hahaha. suatu hari, gue datang ke sekolah di hari libur demi nyelup batik. di tempat celup, cuma ada 2 orang selain gue sampai tiba-tiba si cowok yang gue suka ini nongol. selesai nyelup, tau-tau dia bilang, "ris, lo dah beli album Blur yang baru?" huahahhaha it's been 13 years and i could still recall EVERY WORD. terlepas dari kekagetan gue yang amat sangat, i could still manage to maintain my snobbishness. gue jawab "gue gak beli, (album barunya) jelek." and there, our conversation ended. and i think that was our longest conversation.

gue sendiri berhenti antusias terhadap band ini sejak mulai kuliah, atau lebih tepatnya sekitar tahun 2001. tahun 2002, Blur menghasilkan album Think Tank, dilanjutkan dengan The Best Of. tentunya gue gak membeli album-album itu.... saat kuliah, gue ngeband membawakan lagu-lagu acid jazz. tahun 2002-2005 i was into US alternative rock (if one may call it that way), dan mulai rajin menyambangi gigs bersama dan di mana teman-teman yang penggila weezer dan ozma main. saat itu gue juga mulai semakin intens berinteraksi dengan media internet, dan telinga gue jadi kenal Sigur Ros, M83, The Radio Dept, Interpol, and many more bands with much more ranging kinds of music.
makanya saat 'kembali' menekuri kecintaan gue terhadap Blur lagi akhir-akhir ini, gue berpikir, "where the heck was all those years in 2000s gone?"
well, gue memasuki dunia kerja (2005) dan was really into music and bands yang 'disodori' toko buku aksara :))) i was really into kings of convenience, sondre lerche. dan juga band lokal macam the upstairs, white shoes, sore zeband, the adams, the sastros.
lalu gue menikah (2007) dengan cowok yang suka band GIGI hahahha. gue nggak lagi memicingkan mata pada lagu-lagu afgan dan yovie and nuno.
gue beranak (2009) dan untuk alasan di mana hanya Tuhan dan gue yang tau, library itunes gue hampir gak nambah selama dua tahun.

i was evolving, and so did Blur.
mereka sempat disbanded pada 2003. hingga lalu mereka rujuk dan konser reuni pada 2009. Graham Coxon sudah menghasilkan 8 album solo hingga saat ini. Damon Albarn membentuk gorillaz, rocket juice & the moon, the good the bad and the queen, countless solo projects (yang terbaru adalah Dr. Dee), and also numerous collaboration projects. selain dari segi produksi album, musikalitas mereka juga berubah ke suatu arah yang memberikan kesan settled dan lebih confident.


*the reason i'm back?*
i feel like i need to get back to my roots. because i start losing the sense of who i really am. i lost touch with things i enjoy the most because i drowned myself in the combination of motherhood+mundane activities+boring job. i need to know myself again, and this band is one thing i know from my past. their music reminds me of who i used to be and who i am. i'm not always that boring mother who constantly on the verge of breaking down... it reminds me of this girl who spent her time daydreaming while singing Blur's songs on the top of her lungs, who believes she will visit england, who's optimistic, saw the world with this big eyes filled with curiousity and enthusiasm. not this bored, pesimistic, and timid little fellow.

sekarang gue mencoba mengejar ketertinggalan gue akan Blur's rite of passage. gue nonton puluhan video mereka di youtube (all those concerts! i wanna be at Hyde Park, singing out to them on stage!), mengoleksi album lengkap Coxon, and religiously listen to them on daily basis (i need to catch up more than a decade long of his solo albums!), serta membaca artikel tentang mereka selama periode tahun 2000an.
lagu-lagu yang i particularly like at the time are Out of Time, Under The Westway, Sunday Sunday, songs from their The Special Collection Set album, Coxon's Love Travels at Illegal Speed album. tapi yahh i've always liked pretty much a mixture of everything they, or Damon, or Coxon, had created. gue juga suka beberapa lagu gorillaz dan lagu-lagu baru Damon di Dr. Dee. i recently pre-ordered their box set, released to commemorate 21st year of their journey in music.

maybe this is my way to reinvent myself. digging into who i really am, to find out what i really want, and to confirm what really matters to me. whether it's to be true to myself, or to 'blend in' the conformity thus losing a sense of who myself is and the way i feel about things-just like Damon had warned in many of his early songs.

24/04/2012

sunday sunday

last weekend i managed to do several things i needed to do but had procrastinated for, like, months :P and then some more.

1. fixed my macbook.
akibat kecerobohan seseorang yang mencoba menginstal modem wireless ke mac os, aplikasi gue ilang semua. alhamdulillah sekitar seminggu sebelumnya gue 'iseng' pakai fitur time machine dan nge-backup seluruh isi mac ke external hd. sebelumnya gue coba nginstal ulang aplikasi dengan masukin cd ke-2 mac os, tapi begitu dimasukin... kok ga nginstal?! haha dudul banget deh pokoknya si gagap mac ini -_-
adit sempat survey ke ratplaz untuk nyari tau biaya service si macbook, dan berkisar 300 sampai 750 ribu aje, huh. sabtu kemarin, berhubung adit sepedaan dari pagi sampai siang, gue bikin agenda untuk secara khusus mencari cara benerin macbook (setelah bumy mandi, pup, makan, dan mau main sendiri dengan tenang tentunya). gue browsing dan rewel ngadu ke temen-temen yang gue tau avid mac users yaitu Nisha dan Weiche. long story short, i succeeded in getting all the applications back to where it belonged huahaha. horeeee macbook gue sembuh!!

2. cleaned up the book & cd-dvd shelves, and then re-organized them in particular categories :P
oh i always love doing this... meskipun mood untuk beberesnya datang once in a blue moon, tapi gue bisa clearly recall sejak masih kecil, gue suka ngelapin debu di rak-rak buku gue (gue minta dibikinin rak buku customized sama bokap saking overloadnya koleksi gue. maklum, setiap dapat rapot hadiahnya pasti bukuuu) trus spent hours and hoursss re-organizing them into categories. kategorinya berubah-ubah, kadang berdasar abjad, kadang genre bukunya, kadang kategori penulisnya, hahaha. bukan cuma buku yang gue usilin, koleksi kaset dan cd bokap gue juga jadi korban. i find peace and consolation in stacking and organizing those things. maybe because it make me feel as if the world is put into one manageable piece and things sort of make sense again through my simple, repetitive, act of cleaning and organizing.
the "young at heart" collection, haha
hasil dari beberes ini bukan saja rak-rak gue jadi bersih dari debu, tapi gue juga mendapatkan satu 'ekstra' storage bin yang bisa dipakai (karena isinya udah di sort out), kumpulan foto-foto lama yang tercecer, dan nostalgia dengan buku-buku dan cd favorit eike dari jaman smp dan smu.

3. pilih-pilih foto di 'tumpukan' dokumentasi dari kamera adit untuk dicetak.
foto dari bumy lahir sampai sekarang belum ada yang dicetak euuyy.

4. helped tailoring someone's cv and linkedin profile :P

5. nyobain "kopitiam yang rasanya beda dari yang lain, lebih enak!" ituu di serpong atau alam sutera. ini berkat rekomendasi dari Gemma dan blog anakjajan (gue merasa cocok sama rekomendasi dan review dari dia, gak berlebihan dan doi juga gak suka sama rasa terlalu manis pada cakes). namanya Old Town White Coffee. kebetulan sabtu kita ke SMS dan ternyata kedai di situ lagi ngasih store opening promo 20% ^__^ kita nongkrong hampir 3 jam, mana cuacanya enak banget... sore-sore habis hujan. the food itself actually met my expectations, favorit gue roti kaya toast dan honey lime juice, adit suka minced chicken hainam rice-nya. dan yaa seperti biasa, kita suka lebay kan kalo lagi naksir sama tempat makan, hari minggunya kita menyambangi kedai old town yang di Living World huahahha. 

renyah, dan rasa kaya + butternya fit perfectly!
6. pre-ordered Blur's "Blur 21: The Box" via amazon :D begadang sampai jam 1 pagi karena gelisah nungguin balasan bbm dari Kiti yang lagi plesir.

7. makan malam traktiran ultah bokap, tapi lupa foto-foto -__- di perjalanan menuju tempat makan yang sekitar 30 menit jaraknya dari rumah, gue berkali-kali dibuat ngakak oleh tingkah polah dan ocehan si bocah. misalnya, doi berrrrkali-kali nanya, "mobil teta mana maaa?" gue jawab "di depan, mii" karena kondisi saat itu mobil gue emang konvoi di belakang mobil adek gue (doi dipanggil teta oleh bumy) yang disetir bokap.

akhirnya gue ubah strategi, ketika doi nanya, gue tanya balik, "mobil teta mana mii?" to my surprise doi jawab "dipake opa!!" ohhh maksudnya gitu toooh, dia nanya terus-terusan sampai mendapat jawaban yang dia harapkan. dasar bayiii.
ini lagi berusaha bikin peace sign :)))

23/04/2012

garut gathering

lanjuuut *macam liburan ke mane aje pakai beberapa post sekali upload :P*

alhamdulillah adit balik ke rumah jumat malam, dan masih kuat nyetir ke garut keesokan paginya! kantor gue ngadain acara family gathering di sana. sebenarnya sih gue fleksibel mau berangkat jam berapa, tapi berhubung paginya adit udah seger yaudah kita capcus.
sepanjang perjalanan bumy 'tenang', dalam artian gak ngamuk-ngamuk, hehe. dia ngoceh, nyanyi, nanya ini itu, minta pegangan tangan, minta dibacain buku, everything's all right.
di garut kita nginap di Sumber Alam. satu keluarga dapat satu cottage, dan masing-masing ada bathtub air panasnya. yang khas di daerah situ emang air panasnya sih, lha wong nama daerahnya aja Cipanas. cottage kita ada di 'tengah' empang gitu, ikan-ikannya bisa dipancing dan diminta dibakarin di tempat juga.



suami siapa tuh beda sendiri gayanya -_-

cottage di tengah empang
we had fun there, mandi air panas, ngadain mini outbond (flying fox, games, gebuk bantal), trus hotelnya nyediain 'warung' jajanan bakso kampung dan bajigur-ubi-kacang-pisang rebus untuk snack sore... nikmat banget untuk sore hari yang gerimis.
malam saat acara kebersamaan, sempat terjadi insiden kecil. bumy lari-lari di tengah restoran lalu ketabrak anak yang lebih besar sampai jatuh telentang ke belakang :(( doi nangis heboooh deh di tengah acara.


sarapan yang disediakan ternyata eunakk, sajiannya gak kayak hotel bintang 3, hehe. gue makan lahap banget, nasgor dilanjutkan dengan bubur kacang ijo campur ketan itam (slurrrp). dari garut, kita mampir ke bandung sejenak... awalnya penasaran mau nyicipin magic pizza dan beli batagor kingsley, tapi begitu sampai di bandung, kita malah belok ke hummingbird. gue nyoba banana choco cake, dan lebih suka ini dibanding RVC-nya. setelah kenyang, lupa deh sama riau junction, langsung capcus ke jakarta.

hi there, baby ^^

baby you're my light

horee jam kerja udah selesai, update blog aaaahh *bukan pencitraan sebagai karyawati tauladan, tapi emang mood gue gak bisa diajak curhat kalo masih jam kerja hehehe*

dua minggu lalu setelah bandung trip, gue kudu megang bumy sendirian (setelah dan sebelum ngantor) karena adit pergi ke batam selama seminggu. adit berangkat hari minggu, jadi malam itu gue udah mulai nginap di rumah nyokap. bawaan gue segerobak... mulai dari baju sendiri, baju bumy, sampai sayur dan bebuahan haha. oiya pas adit berangkat, bumy lagi demam tinggi :( awalnya bumy demam jam 2 pagi, sampai 38,9. siang harinya panas doi mencapai 39,7 :((( saat itu adit masih di rumah karena flightnya sore. jujur gue udah panik sejadi-jadinya karena lihat bumy udah lemessss dan airmatanya netes-netes :(((( selain itu, i also blamed myself karena sebelumnya sibuk sendiri ngeberesin rumah dan KHILAF gak ngecek suhu badan bumy :(((((((

karena panik, we rushed ourselves to the nearest hospital, yaitu siloam karawaci. tapi gue sempat kepikiran untuk ngasih bumy makan, minum, dan parasetamol dulu sih, berharap panasnya turun. jadi kita 'nongkrong' dulu di parkiran siloam, nyuapin bumy dan maksa dia minum banyak-banyak. alhamdulillah doi makan lumayan lahap, minum juga banyak... panas badannya turun jadi 39,2.

setelah berdiskusi, gue dan adit sepakat untuk gak membawa bumy ke UGD (karena saat itu minggu), lagipula gue merasa agak tenang setelah konsultasi via bbm sama dr. endah dan dr. ami. mereka menyarankan gue observasi dulu aja... emang sih durasi panasnya belum 24 jam. gue panik karena melihat bumy sampai segitu lesunya....
akhirnya adit berangkat ke batam sore hari, sambil pesan-pesan ke bumy "cepat sembuh ya nak" dan bikin gue jadi rapuh :'( baru kali itu megang anak yang sedang sakit sendirian! tanpa my partner in EVERY friggin THING si bubi, huhuhu.

bumy dipangku opa di KMC
pas adit udah di airport, sekitar jam 4, bumy tidur. gue cek suhu badannya masih 39,5. saat itu gue udah di rumah nyokap, bolak-balik ngompres bumy pakai air hangat. gue terus-menerus diskusi (lebih tepatnya curhat dan merengek-rengek!) sama adit via bbm, gue binguuuung sejadi-jadinya karena panas bumy masih kekeuh di atas 39 meski udah minum parasetamol huhu. gue lantas curhat ke bokap-nyokap... minta pendapat mereka sekaligus minta kesediaan bokap nganter bumy ke KMC (karena lumayan jauh dari rumah, dan bokap gue orangnya paling males nyetir jauh). alhamdulillah mereka mendukung keputusan bawa bumy ke KMC... jadi sore itu meluncurlah gue, bumy, bokap, dan debby adek gue ke situ. di KMC, ketemu dokter jaga dan bumy didiagnosa mau flu semata dan i didn't have to worry. fiuhhhhh... gak apa-apa deh 'blunder' bawa anak jauh-jauh, yang penting hati gue tentrem.
dokternya ngeresepin ibuprofen, dikasih in case panas bumy masih tetap tinggi.
alhamdulillah malam itu sekitar jam 10an, panas badan bumy udah turun jadi 38-an, besok paginya udah normal kembali, dan ceria lagi.

the next day, i spent my entire day at home with bumy. untuk sekelumit alasan, gue balik ke rumah gue sendiri hahaha... jadi seharian itu gue nemenin bumy bobok, nyuapin, nyebokin, ngajak dia main ke taman, dan melewati sore hingga malam hari di tengah hujan badai, all by myself! subhanallah bisa juga si istri manja ini menjalaninya... haha. dikit-dikit laporan sih ke adit. duh maapin kalau i took you for granted most of the time ya ubbb, you're the greatest partner ever deh ah! cepetan baliiiik :D

hari-hari berikutnya, kalau malam gue jemput bumy ke rumah nyokap, put him in his carseat trus drove home. besok paginya, bawa bumy ke rumah nyokap lagi.... hati gue suka menciut sedikit sih kalau bumy tanya "papa mana, ma?" dan namanya anak usia segini lagi senang mengulang pertanyaan berpuluh-puluh kali yaaa, gue harus menjawab lagi lagi dan lagiii... "papa kerja nak, papa ke batam, papa nginap jadi gak pulang." uhukk.
the next day's picture: udah ceria lagi :)
krisis malam ke-2: ngambek sampai jam 12 malam!
harus kuakui, tantangan terbesar yang harus gue hadapi antara lain
- menyediakan makanan on time.
- fighting boredom! duuh Nisha dan Lia jadi saksi (korban) curhatan gue yang ngeluh "matgay di rumah euyyy" haha. padahal baru sehari full time di rumah tapi gue ngerasa perlu banget adult talk, instead of non-stop toddler talk.
- harus kreatif ngajak anak main supaya dia gak matgay juga :D

kesimpulannya, it takes two to tango. and bubi, you're my best 'dance' partner!

04/04/2012

bandung impulsively

the other day, a friend of mine (@RDachlan) tweeted "#bahagiaitubelanja" and i didn't hesitate to retweet it at once :D but i would like to add another activity that could make me a happy gal: #bahagiaituliburanimpulsif. that's what i, eh we, did last weekend. we went to Bandung, stayed there for a couple of nights, and strolled around the city experiencing its food and friendly breeze and stuff, without any thorough preparation. and it was nice. i surely needed to be away from Jakarta once in a while... thus with our tight budget and not so ambitious plans, we made a quick getaway to Jakarta's most beloved neighbor city :P

- the night before the trip, we slept without packing. o yes we did. the next morning, we woke up at 6:14 AM aje... hihi, tanpa mandi, kita ngebut masukin barang-barang ke koper lantas capcusss.

- once we arrived, we had brunch at Rasa Bakery di Jl. Tamblong. makan kupat tahu dan baked macaroni. seharusnya sih nyoba dessert yang konon exceptional, tapi lagi gak mood makan es krim sih.


- ke Tobucil, udah niat karena gue lagi belajar merajut hihi. look at these beautiful babies i found there!
benangnya cakep-cakep, harganya bikin menjerit hepi

- checked in jam 2 teng di Concordia. kok sekarang baru terasa betapa kecil kamarnya ya? sore hari Bumy minta berenang, abis itu kita ngemil sore cantik di resto Bumi Sangkuriang. makanannya enaggg, and the moment and the breeze just perfected our ngemil session.

a tu de soooy


- had dinner at the oh-so-hip Hummingbird. di malam minggu, kita ngantri sampai 4 guests-long loh to get a seat. untung gak gitu kelaperan, karena kita baru dapat tempat jam 8 malem. abis makan, Bumy langsung ngegulung badan ke fetal position dan molor saking dah tepar.
the overrated RVC

- imo, red velvet cake is overrated! (this might change once i tasted one at Union or Convivium yah katanya yang lagi happening?)

- abis sarapan, Adit tiba-tiba mengeluh urat di punggungnya sakit! sampe tengkurap aja doi gak bisa bangun.... panik doong (tapi tetep bisa tidur pagi/siang sejam) alhamdulillah dapat info dari satpam hotel, kalo di daerah Cicaheum ada tukang pijat yang bagus. syukurlah searah dengan rencana kita mau menyambangi Saung Angklung Mang Udjo.

- sebelum ke Udjo, we had lunch at the again-oh-so-hip Origin. selera makan gue mulai membuncah, terbukti dari makanan yang dilahap full set mulai dari appetizer sampai dessert. enak-enak semuaa. suasananya juga duh asoy dehh, hujan sedang turun dan anginnya kencang dalam porsi yang pas, jadi easy-breezy-beautiful rasanya.

taste of love :>


- setelah maksi, kita jalan ke Cicaheum. gue nungguin Adit dipijit sambil nongkrong di teras guesthouse Saung Mang Udjo. the show itself was superb! sungguh pengalaman yang seru, jadi bangga punya angklung ey. alat musik yang endonesa banget karena mengandung value kebersamaan (gotong royong). tamu-tamunya sebagian besar dari mancanegara, di belakang kita kebetulan kelompok tamu dari Perancis. buset heboh (baca: norak) banget kelakuannya, gue dan Adit sampe ngikik sendiri. mereka nyanyi kenceng-kenceng etapi masuk di bagian lagu yang salah aja gitu. trus teriak-teriak "bravo! bravo!" paling semangat.
saw Mang Udjo (anaknya sih) conducting. keren!
di akhir acara, para pengunjung diajak ajojing bareng diiring musik Arumba

- makan malam di Roemah Nenek atas permintaan Adit. heran deh doi cocok banget sama hidangan di sini. gue sih biasa ajeee. oya dari sini, kita menyusuri Hegarmanah demi ke Kineruku (attempt #2 ini sesungguhnya) tapi sayang seribu sayang begitu kita sampe, Rukunya dah tutup T__T.

- besoknya, hotel dah sepiii. sarapanpun jadi ala carte. terlihat ada beberapa kelompok yang sedang melakukan pemotretan di Bumi Sangkuriang. ada yang foto pre wedding, ada yang buat majalah (kayanya sih). we just let Bumy run around the wide open green spaces, and enjoyed the sun. asooooy leyeh-leyeh.

- sebelum balik, kita maksi dulu di... Simpang Raya hihi, kangen makanan rumahan. setelah njemput pesanan batagor dan brownies, capcus deh ke Jakarta jam 12:30. alhamdulillah jalanan lancar. twas a great, mall-less, shopping-less getaway :D