11/02/2013

school-hopping part 2

minggu lalu, berkat percakapan seputar pengasuhan anak sama bunda Nisha, gue jadi kepikiran lagi tentang memilih sekolah. insya Allah bumy mau masuk kelompok bermain juni ini. sebelum pindah, sekitar bulan desember, gue dan adit udah sempat survey ke tetum bunaya. kita udah pegang formulir pendaftaran, just in case bumy mau disekolahin januari (haha). tapiiii seiring dengan berjalannya waktu dan semakin seringnya browsing (biasa deh, emak-emak jaman sekarang), gue jadi semakin ngeh tentang pentingnya survey sekolah-sekolah lain dan berbagai jenis kurikulum, metode, konsep dan apapun itu.

setelah baca sana sini, gue menyimpulkan kalau

1. gue tertarik sama metode montessori. emang udah naksir sih sama metode ini sejak dulu, udah baca buku "membesarkan anak dengan metode montessori" juga, dan kepengen banget bumy bisa disekolahin di sekolah montessori yang nggak abal-abal. salah satu yang gue tau bukan abal-abal itu Jakarta M*ntessori School (JMS) yang mana lokasinya cuma 1 kilometer sekian dari rumah(!). ini gue kutip dari webnya,

"The Montessori educational system is unique in that it has successfully undergone continued development for over seventy years and has been used effectively with mentally retarded, physically handicapped, normal, and gifted children in different countries around the world. Perhaps the most significant reason for its success is that it is a comprehensive method of education resulting from an integration of research on development, learning, curriculum, and teaching."

saking pengennya, akhirnya gue putuskan untuk menelpon bagian informasi JMS. dari situ jadi tau bahwa
  • di JMS ada level sekolah toddler (18 bulan - 3 tahun), preschool (3-6 tahun), primary (setingkat SD), dan SMP-nya juga (meski sampai sekarang cuma untuk anak yang SD-nya di situ).
  • biaya pendaftaran IDR 7 juta, tuition fee untuk level preschoolnya lebih dari 50 juta T___T
  • berhubung tuition fee itu dibayarnya setiap tahun, jadi gue artikan sama aja uang bayaran sekolah per bulan di-setahun-kan. dihitung-hitung ya biayanya mirip kaya nyekolahin anak di c*kal. setaraflah, gitu. karena gue dan adit udah pernah bahas kalo kita ogah nyekolahin anak di c*kal (jelaslah karena belum masuk level kita-eh kebalik sih, kita yang belum masuk level c*kal), dengan demikian ogah juga nyekolahin anak di JMS (kerasa gak ada nuansa ingin-menyelamatkan-harga-diri yang kental??). huhuhu. diam-diam tetap berharap sih semoga someday bisa :D

2. selain metode montessori, gue juga tertarik sama kurikulum yang dipakai sama S*k*lah Alam Indo (SAI). di sini yang dipakai adalah kombinasi akhlak (pembentukan karakter) - kognitif - leadership. 

hal lain yang bikin makin naksir

  • sekolah ini ngajarin life skill kaya leadership dan entrepreneurship. gue dan adit pengen banget bumy dapat wawasan entrepreneurship. kita berdua dibesarkan dari lingkungan keluarga yang murni pegawai soalnya, haha (gue rasa ini penyebab terbesar nyokap gue merinding dengar ide gue mau kerja freelance). jadi ya gitu, berasa gak punya perspektif lain, kayaknya opsi mata pencaharian tuh satu dimensi aja.
  • sekolahnya berbasis komunitas, jadi ortu macam kita gak bisa tinggal terima jadi. karena itulah pada proses seleksi, yang diwawancara dan diseleksi itu orangtuanya! ortu harus terlibat sama perkembangan anak DAN sekolah juga. gue setuju bangetttt sama konsep ini. inget 'kan kredo "it takes a village to raise a child?" ortu dan sekolah harus satu visi dan misi, susah-senang ditanggung bersama :)))
  • sekolah ini pernah jadi target studi banding para pendidik dari UK! gue baca di sini. orang british aja terkagum-kagum loh! mereka bilang metode pembelajaran yang dipake di sini fun, trus konsep green school-nya bener-bener diterapin. tapi yang paling bikin mereka kagum, adalah guru-gurunya itu dihormati sama anak murid! kata mereka, di UK sekarang tuh susah banget guru untuk dihormati, lha wong muridnya ngedengerin mereka ngomong aja udah bagus. nah, "konon" ini disebabkan sekolah ini punya prinsip anak-anak itu learn by example. makanya seleksi untuk guru bener-bener ketat, karena guru bakal jadi a living example untuk murid-muridnya.

3. pengennya sih nyekolahin anak di tempat yang ada level KB, TK, dan SD-nya sekalian. JMS, SAI, tetum, semuanya masuk kriteria ini. semuanya juga dekeet dari rumah. beda di biaya, metode, dan proses seleksinya aja.


karena itulah, setelah nelpon JMS, gue juga tergerak untuk buka web SAI.
dari situ gue tau ternyata pendaftaran siswa baru untuk SAI Ciganjur dibuka tanggal 9 Feb.
gue lantas kirim wassap ke adit, "eh semakin aku survey, aku jadi makin naksir SAI deh. pendaftarannya buka tanggal 9 feb. sayang ya udah lewat."
adit bales, "wah pas dong. tanggal 9 kan sabtu ini."
gue, "hah?! oiya ya sabtu ini! kok aku mikirnya sekarang ini bulan juni!"
-_________- kebanyakan magabut bikin otak jadi memble.
abis itu gue telpon deh ke SAI, mbaknya konfirm kalo pendaftaran dibuka sabtu, which was dua hari lagi dari kamis. gue langsuuung browsing cerita-cerita antri daftar SAI yang banyak diliput media itu. tahun 2008 ada orang tua yang antri dari jam 3 pagi padahal 'loket' buka jam 8. tahun 2010, ada orang tua yang nginep sejak sehari sebelumnya! jiper dooong beta....
akhirnya jumat malam, sepulang kerja, kita mampir ke SAI dulu. di situ, dikasih tau kalo sekarang seleksi diperketat di bagian wawancara orangtua. formulir akan disebar sebanyak-banyaknya, jadi gak perlu takut keabisan.

sabtu pagi, kita dengan santainya jalan dari rumah jam 8:45. soalnya deket sih, cuma 1,4 km menurut aplikasi maps! ternyataaaa... kita dapat nomor antrian 42. yoweees, kita nunggu dipanggil, sampai jam 11 bok.
selama nunggu, kita nemenin bumy muter-muter tiada habisnya. area sekolahnya guede sih, ada empang dan sungai kecil segala. giranglah anak gue ketemu alam dalam pengertian sebenarnya.

seneng banget liatin sungai mengalir

sekarang, tugas kita:

1. melengkapi formulir pendaftaran yang isinya bukan cuma pertanyaan seputar data pribadi dan perkembangan anak saja. tapi juga visi misi kita dalam pengasuhan dan pendidikan anak! ada studi kasusnya juga bo.... alhamdulillah kita udah beres mengisi formulir tersebut. gue PAKSA adit duduk bareng pas sabtu malem. awalnya dia udah bobo cantik dong sejak jam 9 (akibat ngelonin bumy). gue bangunin dan ancem "lo mau anak masuk sekolah bagus gak?!" hahahaha.

yaudah kita isi deh soal-soal tersebut satu demi satu... lumayan juga, sampe jam 1 pagi baru kelar. emang pake acara makan indomie segala sih. tapi kegiatan ini memberikan pencerahan juga ternyata... gue udah selama beberapa lama nulis di to do list gue untuk "bikin tujuan pengasuhan anak, kalo udah jadi, ditandatangani kaya kata bu elly." alhamdulillah berkat proses pendaftaran SAI ini jadi terlaksana! proses diskusi dan hasil yang udah disepakati ternyata memberikan rasa adem di hati.... emang beda yah kalo punya tujuan yang udah dibicarain dan ditulis dengan enggak. rasa adem itu muncul karena kita jadi kayak punya guideline. meskipun gue akui, gue dan adit masih sama caur seperti sebelumnya. tapi paling enggak abis kelar nulis itu, timbul PENYESALAN. kok kita gini ya, kok gitu ya :(((( nah kalo udah nyesel, berubah dong jeng! huhuhu.

2. nyiapin mental untuk diseleksi dan menerima hasilnya kelak.

agak gentar juga nih boo, soalnya diterima enggaknya anak kita bukan tergantung sanggup bayar doang atau enggak. terlebih lagi, bukan tergantung anak kita memenuhi syarat doang apa enggak. tapi tergantung kitaaaa.
meskipun to be rational, yang di'nilai' bukan moril kita atau gimana sih, melainkan visi misi kita sejalan dengan SAI atau enggak. kalo emang ternyata gak cocok, masa mau dipaksa? nanti kita sendiri yang makan ati :S

3. bikin pas foto si koala. hihihi penasaran hasilnya nanti kayak gimana.

4. siapin pilihan sekolah "cadangan".... :D

proses pendaftaran di SAI ini selain wawancara ortu juga ada "sit-in" alias anak trial sekolah selama 5 hari. jadi nanti diliat anaknya beneran suka dan cocok gak sekolah di situ. fair enough i think! jadi gak ada satu pihakpun yang akan merasa terpaksa kelak.
ohya, selain ngisi visi misi, kita juga ditanya bisa memberikan kontribusi apa ke komunitas SAI kalo anak kita diterima. kontribusi di sini nggak harus material, apapun bisa. mau ngasih lecture kek, demo masak kek, ngedesain SAI kek kalo ortunya arsitek, daaan sebagainya.

okeh, demikian cerita poanjang/reportase per-sekolah-an kali ini. mari balik magabut lagi.

08/02/2013

good morning


hey there, blog. been two weeks since my last update here... not that i was busy or anything. just haven't really sorted out the words and the mood to curhat here.


peek-a-boo i see you

anyways, let's 'warm up' with a bit of good news, eh? 
seperti tertuang di sini , gue diterima jadi kontributor lepas di MD. hehehe. it's exciting, because i've been enjoying writing some stuff regarding urusan pengasuhan anak. i like the site and the company as well. mereka idealis dalam filosofi maupun penerapannya (gak menerima sponsorship sufor, dan unitlink, misalnya). terlebih lagi, dan ini poin yang paling membuat... hm, apa yah, lega mungkin, yaitu ini kayak jawaban bagi doa gue. i've written many times about how i wanted to be an IRT some time this year. after putting a lot of thoughts, gue mau tetap punya penghasilan (meskipun gak sama seperti saat masih berstatus pegawai) by doing things i really like and enjoy doing. one of those things is writing. alhamdulillah this thing with MD is in line with what i want to do. 
well, happiness aside, i haven't even finished my first piece :S i really have to work on building the freelancer mentality. target awal nggak muluk-muluk, satu artikel jadi dulu deh! bismillah.

meanwhile, life in jagakarsa has been... quite well. not *perfectly* well, but i think we can manage to run the household okay meski belum pakai pembantu. sekelumit hal 'baru' yang kita alami dan jalani dari dua bulan pertama ini di antaranya,
  • kalau berangkat jam 6 pagi, waktu tempuh dari rumah ke daycare bumy bisa cuma 30 menit. tapi kalau 'telat' 15 menit dari jam 6, bisa sampai 1,5 jam! udah tau sih kalo daerah sini macet karena banyak sekolah (dan emang penduduknya makin padat juga), jadi ya dibawa santai aja. the good thing about moving here adalah bumy udah bersama kita dari awal sampai akhir perjalanan ngantor. kalo harus nungguin adit pulang agak telat, ya gue nongkrong dulu sama bumy, hehe.
  • gue pernah tulis tentang jasa katering yang kita pakai. ternyata, cuma 'bertahan' pakai jasanya 3 hari. minggu berikutnya, si pemilik bilang mau libur. tapi abis itu gak ada kabar lagi. yaudah, gue berburu jasa katering lagi, dan dapatlah Prapanca Catering. so far it's been the best catering service we ever use! dari segi harga, emang lebih mahal dari katering rumahan sebelumnya dan bahkan dari sebagian besar jasa katering rumahan lain (4 porsi Rp. 70.000). gue pernah baca di blog orang, si katerer mengklaim rasa makanannya enak dibanding katering kebanyakan. let me tell you, it's a fact! dari 2 jasa katering organik dan 2 katering rumahan yang pernah gue coba, ini emang yang paling enak, padahal masakannya diklaim tanpa MSG. dan yang paling memuaskan buat gue, nganternya gak pernah telat. gue bisa minta dianter ke kantor atau ke rumah, dan belom pernah kejadian mas deliverynya nganter di atas jam 12:15. 
  • semenjak tinggal di sini, gue mulai rutin nyetok bahan makanan di kulkas. dan yang nyenengin, bahan makanan itu gak membusuk di kulkas doang. penyebabnya karena di sini gak banyak tempat makan yang oke, haha. kalo mau makanan cepat saji, paling deket di cilandak mall atau ke cinere. beda sama di karawaci, jarak ke mol terdekat cuma 10 menit. tukang makanan yang oke (kayak Pawon, Roti Bakar 88, Nasi Goreng Bang Eja, sate padang, dsb dsb) bisa disamperin sama adit naik sepeda. nah di sini? ke cilandak mall aja malessss, adanya cuma hokben, mcd, kfc. tukang makanan non-mall juga belom nemu yang oke. lagian kalo adit 'harus' naik sepeda malem-malem, ngeri juga soalnya masih banyak puun dan kebon :S in adit's words, sekarang ini kita "tinggal di udik." :))) dari sini gue bisa memetik hikmah (stop me if you heard this one before :P), yaitu jadi lebih irit dan 'humble', yang belakangan itu maksudnya gak berlagak #kelasmenengahngehek bangetlah yang dikit-dikit eating out :))) 

as for life at the office, well, it kinda sucks. the company is going through ANOTHER phase of organization transformation. udah dua minggu ini gue dan segenap orang-orang regional gak punya bos dan gak punya kerjaan. magabut abissss. sehari dua hari sih hepi karena bisa browsing sampai mata perih. tapi selanjutnya? matigayaaaa. 
yang gue rasa paling merugikan buat gue adalah ketidakpastian harus menunggu kejelasan penempatan sampai kapan, dan di mana nantinya gue akan ditempatkan. gue omongin ke adit kalau gue bisa ditempatkan di mana aja di jabodetabek. ohyes that could be slipi (not comfy tapi masih okelah), jatinegara (hope not!), tangerang (tolnya mahal kalau dari sini!), atau bahkan bekasi (knock on wood!). jadi dia bilang mendingan gue mundur aja kalau lokasi penempatan gue nggak menguntungkan. keinginan berkarir toh udah gak ada, jadi ngapain capek-capek? 
gue akui gue udah kehilangan motivasi buat ngantor selain untuk menambahkan saldo tabungan. selama ngantor di jaksel, gue masih merasa nyaman karena daycare bumy deket dan dia betah di situ. gue merasa bisa buying time sampai nanti bumy harus sekolah. tapi kalo ngantor di tempat yang makin jauh dari rumah? aduhhh nyape-nyapein badan dan hati doang :((
ah semoga hati ini semakin diberikan kemantapan dan keberanian untuk menempuh pilihan 'karier' baru. karena kans gue untuk tetap ngantor di jaksel keciiil banget, huuh.

ohya minggu lalu gue ketemuan sama temen-temen SMU. cuma dua orang siiih, sasa dan ratri. jati yang harusnya jadi tamu mandatory (karena mau gue kasihin buku hasil giveaway kemarin) dan nuri gak bisa dateng. udah loama banget gak ketemu, thanks to socmeds where all our life updates are, kita bisa lancar ngobrol dan bergosip, hehe. 
btw, gue asal sebut aja ngajak ketemuan di black c*nyon coffee di SMS. ternyata kurang oke tempatnya, pantesan sepi. rasa minuman dan makanan biasa aja, tapi harganya mehong.
kasian bener adit jadi background :P

another update is i cut my hair short, so short that i no longer need kunciran. udah lama gak berambut pendek, it feels really good! kalo keramas atau nyisir gak dapat bonus rambut rontok lagi. minggu lalu pas ke karawaci, i decided to visit salon loe diva karena ada kapster yang gue rasa selalu cocok kalo milihin haircut. gue seneng ke situ selain karena ada si mas ari (the kapster), murah meriah, juga karena letaknya gak di dalam mall. muales rasanya menyambangi mall di suburb pas akhir pekan. 
anyways, mas ari ini oke banget dan kalo ngasih saran objektif. pernah ada masa manajemen salon doyan nawarin produk rambut bikinan mereka sendiri. diklaim ngurangin rontoklah dsb. tapi si mas malah nyuruh gue pake sampo dan masker rambut dove. terbukti emang oke sih produk rambut dove. oke kan doi, gak conflict of interest :P
kemarin dia nawarin gue potongan rambut "kaya jupe di sctv awards tadi malem." and i was like "huh??" to which he corrected with "mirip rihanna gitu deeeh." and i went "bebaslah mas. yang penting pendek." :))) and it turned out that i love his work. 

on the other hand, some factors in life remain "in progress": i'm still trying to be thankful to what we have (implementasi: gak lirik-lirik rumah tetangga! babai desainer interior!!), trying to manage household chores when i'm off from work (dua hari di rumah, achievements paling membanggakan ya berhasil ngegosek semua wc, setrikaan beres, DAN halaman bebas dari rumput liar!), and trying to understand my kid better (terrible two they say? it gets more 'exciting' as they get older, really!). 
try, try, try.
baby steps lah yaa... tertatih-tatih tapi yang penting tetap keras kepala nyoba dan, hopefully, berhasil *setel dvd mashup tung desem+mario teguh+ippho* kekekek. 


21/01/2013

two weekends in one

akhir pekan dua minggu lalu, kita
  • pagi-pagi ke honda di cipete. soalnya udah harus servis sekian kilometer, dan supaya beresnya gak terlalu lama.
  • selagi nunggu mobil diservis, kita nyari tempat "brunch." memutuskan untuk jalan kaki aja menyusuri jalan cipete. sevel dan circle k? naah, it's weekend, so we deserved something more "organic" :P akhirnya nemu lavish coffee. tempatnya nyaman. tapi menu makanan yang tersedia terbatas, jadi beberapa kali kita minta menu A or B, dijawabnya gak available. minumanpun saat itu cuma ada latte untuk hot beverages-nya. setelah nongkrong kira-kira sejam, dateng deh tamu lain. sepasang ibu-ibu setengah baya. trus mereka ngerokok aja gitu... yaudah berarti saatnya capcus.

  • balik lagi ke hondanya ya jalan kaki lagi. syukurlah saat itu matahari gak terik. bumy hepi-hepi aja jadinya (gak minta gendong, phew). kita berhenti di nusa indah untuk beli ayam pop bekal makan siang di rumah. sembari nungguin ayam pop, gue ajak bumy main di taman sebelah restoran. tamannya jadoel dan kurang terawat gitu (sayangnya) tapi lumayan bumy bisa lari-lari, liat burung gereja dan manjat-manjat. 
  • setelah mobil kelar, kita mampir sebentar ke trakindo untuk beli tanaman. jadi tau nama-nama pohon hias. sayangnya karena tukang kebon yang dikasih nomornya sama tetangga gak bisa-bisa dihubungi, kita cuma beli pohon sedikit dan pilih yang nanemnya gampang. 
  • lantas sorenya mati lampu ajuaah dari jam 2 sampe 5 sore. lagi-lagi alhamdulillah hari mendung jadi gak gerah. malamnya mricans (bokap, nyokap, debi) dateng ke rumah. bumy hepi banget karena rumah rame.
melepas rindu
  • keesokannya, minggu, kita memutuskan untuk jalan pagi ke sekolah alam. ternyata dari rumah gue ke sekolah citra alam gak ada sekilometer jauhnya. pantes anak tetangga banyak yang sekolah di situ. sekolahnya luasssss, dan alam-i banget hehehe. sebenarnya mau lanjutin sampai ke sekolah alam indonesia (SAI), tapi berhubung bumy naik sepeda dan jalanannya diem-diem menanjak, kita batalin deh khawatir bumy di tengah jalan capek ngegowes.
  • setelah itu kita berkebon: adit nanemin pohon yang dibeli kemarin, gue nyabutin gulma dan mungutin sampah di halaman. capek juga bok untuk gue yang gak pernah nge-gym ini :P
  • siangnya mas-mas indovision dateng untuk masang. horeeeeee, i would definitely love staying in more! (adit won't read this, right?)
  •  perdana menyambangi resto CJ di lebak bulus. hidangan andalannya, tom yum, emang juara deh. adit sampe budeg katanya makan tom yum haha. as for me, i'm in love with this salad mangga <3

  • but, my most proud-of achievements this week are: setrikaan beres DAN (jadi juga) ngegosek wc. bring it on, kehidupan IRT!!

...berhubung catatan weekend dua minggu lalu telat dibikinnya (hehe), mau sekalian aja ah bikin catatan weekend minggu kemarin.
  • oh, minggu kemarin terasa bagaikan a loooong weekend. karena selasa gue ijin gak ngantor. bumy badannya panas, gue curigai sih mau kena flu ketularan adit. ternyata bener. selama gue di rumah, alhamdulillah badannya gak panas lagi. kita di rumah berduaan seharian :3 awalnya sih ada momen berantem-berantem kecil (mama ngamuk, bumy mewek. standarlah yaa). tapi seiring dengan hari berjalan, jadi bisa getalong juga. gue nyetrika 'ditemani' bumy yang mau duduk tenang di karpet. gue bawain mainan, buku gambar, krayon, dan buku cerita supaya dia anteng. and it worked. hahaha dasar calon IRT culun. berhasil begini aja bangga buanget.
  • rabu, gue ngantor karena bumy udah sehat. tapi emang mulai meler sih. pas gue jemput sorenya, ingus doi lumayan deras. akhirnya, kamis gue memutuskan ambil cuti. awalnya sih mau pakai modus sok bertanggung jawab ("kasian nanti temen-temen bumy di daycare ketularan") tapi sebenernya gue juga males ngantor tenan! ternyataaa, kamis itu banjir parah di mana-mana. gue kaget jam 9 pagi adit nongol lagi di rumah dengan badan basah kuyub turun dari ojeg. ternyata KRL cuma bisa sampai pasar minggu. kantornya juga udah ngejalanin business contigency plan (BCP) karena lokasi kantor di bunderan HI udah gak bisa diakses. but, it turned out to be a blessing in disguise. kita jadi bisa snuggling di rumah. kita masak ayam panggang ala kenny roasters. bikin pudding coklat. nonton dvd "the impossible." ohya berhubung gue cutinya setengah mendadak, jadi gak nyiapin bawa charger hp dari kantor. jadilah hari-hari libur kemarin tak 'terganggu' gadget sama sekali (padahal gatel banget mau nyampah ini-itu di socmed, hahaha).
anak abis kena flu malah ujan-ujanaan heuhh
  •  besoknya, jumat, adit ngantor di german centre (terkait BCP tadi). jadi gue dan bumy ikut berangkat bareng deh. setelah adit turun di BSD, gue lanjutin perjalanan ke karawaci. hellow oma opa (and that good feeling of being taken care of), here we comeeee! hehehe. sore-sore, gue diajak nyokap fitting kebaya untuk acara nikahan adek gue. seneng deeeeh, gue jadi dapet tambahan baju 1 biji karena bahan yang dibeli nyokap gak bisa dipake buat furing, hoahoa. free biaya jahit, yang paling penting!! :)))) setelah itu kita ke summarecon mall karena nyokap gue insisted mau beliin celdam buat adek gue yang cowok (dan sudah kuliah tingkat pertama. once a momma's boy, always a momma's boy).
    koibito at oma's house
  • the next day, saturday, adit and i went out without the kid (one of the perks of living-not-so-near-your-mom's-anymore: anak dimonopoli. ihiyy!). gue nyalon, adit refleksi. abis itu kita pacaran di supermol, hoahaohoa. 
  • ohya, sabtu ini gue dan adit dirempongkan oleh urusan bikin undangan adek gue. to repeat the previous jargon: once anak sulung, always anak sulung. mau dan selaluuu aja dirempongin urusan adek(-adek)nya. anyways, the undangan thingy turned out to become a little project. here's a "sneak peek" (gaya bener kaya crafter ajah):

  • anyways, weekends slided over too soon. tau-tau udah minggu! kita balik ke rumah melati sebelum jam makan siang. karena hari lumayan panas, jadi kita ngejar nyelesaiin cucian. lumayan bisa 2 kali nyuci. sambil nungguin cucian dan menikmati cenat-cenut hari pertama haid, gue nonton "anna karenina" sementara adit dan bumy main-main. it's a great movie - from a great story, of course.

...and now here we are again on monday. *bobok di depan monitor*



you take your car to work, i'll take my board.

so, the other day, i could cross out an item from my bucket list. i watched weezer's concert. 
:D 
eheheheheh. *putting on an ear-to-ear winning smile*

growing up in era reformasi, when indonesia seemed to be considered as "eternally" incondusive for any big names to visit, i never thought this day could ever happen. weezer is my teenage years' hero. i listened to pinkerton (the cassette, of course, haha) almost-every-day during SMP and SMU years. no exaggeration here. their music, which speaks out teenage-angst, self-destruction, and vulnerability is never irrelevant, nor too loud for me. those are the days when i shouted their songs on the top of lungs.

and there they were, in jakarta. i looked up to the sky a few times to convince myself that it was happening, and to savor the moment when rivers cuomo's voice and weezer's music filled up the cold jakarta air that night.
:"))))

 
i didn't take many pictures or videos. got loads of people doing that for me hehe. i was just glad, glad, GLAD it was finally happening. after years of watching bands covering their songs, or trying to be like them, and countless attendances to tribute to weezer's events!
pilihan band favoritku memang tak pernah salah, blur and weezer still exist and produce good music 'til now hahahah (keluar chauvinistnya).

anyways, other highlights from that night are:
- rempong banget sebagai emak-emak nyiapin mau konser outdoor xD botol minumlah, crocs, sampe jas ujan. untung semuanya berguna (baca: kepake)!
- baru bisa masuk area konser pas lagu kelima udah dimainin T___T duh kok on time banget sihhh jer. jadinya jerit-jerit tertahan sambil ngantri kasih liat tiket huhu.
- kayanya gue gak liat abege sama sekali.... angkatan gue dan lebih tua semuanya yang hadir, hahahah. and everyone sang along because everyone knew every word!
- loveluvlurveee: noone else, only in dreams, holiday, undone, surf wax america.
- kelar konser, jalan kaki sama lukita dari lapangan D (samping JHCC ajee) sampe FX dengan sepatu belok penuh lumpur, betis encok, keujanan, tapi hati yang hepihepitwothousand :3
- pas sampe rumah, gerbang cluster udah ditutup dan digembok! untung satpamnya gak keenakan turu. di dalam rumah, suami dan anak lagi bobok mesra berduaan, hehe.

not taking it off the whole month! (omdo terbawa euforia)

14/01/2013

rumah kedua koala

kalo nggak salah, sampai hari ini kita udah sebulan pindah dari karawaci. yang berarti udah sebulan juga bumy dititipin di daycare.
gue mau coba bikin review dan bagi info ah tentang daycare, karena saat 'galau' dulu gue ngerasa perlu banget dapet insight sebanyak-banyaknya seputar ini.

bumy usianya udah 3 tahun 2 bulan ketika dititipkan. atas saran pengurus daycare, karena anak udah cukup besar, gue ambil "paket" 1 nanny 2 anak (dari segi biaya juga lebih murah hehe). gue mulai menghubungi daycare dua bulan sebelum rencana bumy dititipkan (which was december), sayangnya saat itu dikabarkan kondisinya sudah full. sang pengurus minta no telepon gue dan berjanji akan menghubungi kalau ada "lowongan." syukurlah sebulan kemudian, ternyata ada anak yang keluar jadi bumy bisa masuk.

btw info soal daycarenya sbb,

- kesan-kesan: emang sih gue ambil paket 1:2 tapi kok pada prakteknya bumy kayak dapat fasilitas 1:1 yaa. mbaknya kaya dedicated just for him, karena setiap gue anter si embak yang sigap nerima (dan megangin kalo bumy kumat separation anxiety-nya), setiap gue jemput, bumy juga lagi entah bermain sambil diawasin si embak atau makan sambil disuapin si embak. mungkin ini 'kebijakan' mereka meng-handle anak yang baru dititipin ya supaya proses adaptasinya lebih mudah dan terawasi. yang jelas, gue bersyukur bisa seperti ini karena bumy jadi cepet akrab sama embaknya.

- toiletries disediakan, handuk bawa sendiri, susu atau cemilan tambahan bawa sendiri. jadwal makan anak 3 kali sehari plus 2 kali snack time. 

- di sini, kita bisa request kustomisasi buat anak kita. dan sepanjang yang gue liat, embak-embaknya cukup amanah sih pengamalannya (ppkn mode on). misalnya ada anak yang gak boleh makan makanan yang beli di toko, pokoknya harus strict home made. kebetulan gue lagi bisa pulang tenggo dan nemenin bumy main-main dulu sambil nungguin adit. saat bumy lagi makan banana cake yang gue beli di circle k, ada dedek bayi (1 tahunan) yang mupeng. dia merengek-rengek pengen nyomot kue tsb. tapi embaknya si dedek bilang, "jangan, kamu gak boleh makan itu sama bunda." gue tanya kenapa, ternyata ya gitu, diharuskan makan makanan homemade-only.
trus ada juga anak yang setiap pagi cuma boleh sarapan buah (food combining nih kayanya) jadi kalo gue lagi bisa nemenin bumy sarapan, gue liat 'tu anak makannya buah tok sementara yang lain sesuai menu sarapan hari itu.
ohya kemarin pas ngejemput juga liat ada anak yang lagi diajarin ngaji sama embaknya (sementara yang lain lagi pada free-playing time).

- setau gue, ada layanan jemput asi, webcam via YM, dan antar-jemput anak dari dan ke sekolah. untuk yang belakangan, gue tau karena menurut pengurus, ada anak yang sekolah tk di wilayah jakpus trus sepulang sekolah dia dijemput dan tinggal di daycare sampai nanti dijemput ortunya. 

- sementara dari segi ruangan, area tempat tidur bayi dan anak usia 2 tahun ke atas dipisah. ada kamar terpisah buat anak yang lagi diisolasi, area makan (with small tables and chairs), area main (ada matras di depan tv, ayunan, perosotan). semuanya ada di lantai 2. sementara di lantai bawah ada preschool yang bernaung di bawah yayasan yang sama, dengan fasilitas ruang kelas, area main (playhouses, trampoline), area membaca, ruang musik, di luar ada ayunan, pohon-pohon buat belajar gardening, dan hewan peliharaan macam kelinci dan ikan. 

the good thing about it adalah anak-anak daycare boleh menggunakan fasilitas preschool itu juga. jadi kalau sore gue jemput, bumy hampir selalu lagi main di bawah. main ayunan di halaman, loncat-loncat di trampoline, atau bahkan main drum. hahah. 


- pagi-pagi sekitar jam 9an anak-anak daycare dapat sesi 'belajar.' kayak gambar-gambar, mewarnai, dan crafting. sekitar dua minggu ini sih bumy diajak ikut kelas preschool di lantai bawah sama miss-nya. semacam trial sekolah. menurut bu gurunya sih bumy bisa ngikutin (as in duduk manis for 1,5 hours, nurutin instruksi, dan bergaul sama temen-temennya yang kebanyakan setahun lebih tua). jadi sampai sekarang gue udah bawa pulang beberapa hasil crafting bumy kayak terompet tahun baru dan topi hias, dan hasil karya dia menempel dan mewarnai di "sekolah." 

menurut bumy ini gambar bola
- anak-anak dan bayi bermainnya bareng, gak dipisah. awalnya gue gak perhatiin ini, tapi gara-gara browsing, jadi tau kalau beberapa daycare memisahkan bayi dan anak-anak dari bermain bersama. mungkin takut yang gede rese sama yang kecil ya. tapi pada prakteknya, bumy justru bisa "klik" duluan di daycare sama dedek-dedek bayi. dia diajak ikut nyuapin si dedek, nemenin si dedek bobo. jadi pada hari-hari pertama dia excited banget cerita ngurus si dedek. trus dari yang gue liat, embak-embaknya gak pake kacamata kuda atau cuma peduli ke anak yang dia pegang. saling membantu aja gitu, kalo ada yg nangis ya dipegang. ada yang kebelet pipis ya dibantuin. 

- jam datang dan pulangnya bisa fleksibel, berasa lebih kekeluargaan.

- sebenernya bumy udah gak pake pampers, tapi seminggu pertama di daycare, dia beberapa kali pipis dan pup di celana. dari hasil baca dan info dari bunda nisha, emang wajar anak mengalami regression atau kemunduran saat sedang menghadapi perubahan dalam hidupnya. tapi ya gak lantas jadi balik pake pampers lagi jugalaah. 

- dari laporan embaknya, dan kemudian dikonfirmasi sama miss pengajar juga, bumy *ternyata* dikenal "iseng." well, alhamdulillah bukan iseng yang nakal (haha, rabid yah kedengarannya?), tapi suka joking around ke temen-temennya. yang pura-pura ngagetinlah, yang suka gemes, ngajak teriak-teriak, gitu deh. gue bersyukur juga pas denger ini, nampaknya dia nurunin bapaknya yang sociable :P (emangnya kalo ansos dan loner jelek gitu?? ya kagak sih...).  

- setiap hari kita dikasih "oleh-oleh" laporan harian anak. apa aja yang dimakan, tidur berapa lama, aktivitas ngapain aja, dsb.

- dari sekian kali kedatangan, 80%-nya bumy nangis ketika diantar ke daycare. tapi 80% juga gak mau pulang ketika dijemput -__-
tadi pagi ada hal yang bikin gue geli sekaligus trenyuh. ketika dia dibawa masuk ke daycare, dia ngomong ke dirinya sendiri, "gak usah nangislah!" seolah hal itu dia putuskan begitu saja. alhamdulillah makin pengertian aja dikau, koala.

sejauh ini baru demikian sih yang bisa gue sampaikan. kesan overall gue positif aja. meskipun to be honest gue yang parnoan ini gak sepenuhnya bisa percaya ke pihak luar. kadang adit dan gue suka nelpon ke daycare dan ngajak bumy ngobrol, kadang juga sidak. gue juga selalu tanya ke bumy, tadi digalakin gak, kejedot gak, dsb. semoga aja pengalaman kita di sini selalu positif yah. amin.

07/01/2013

the week with cakes and sweet stuff

hello monday! *pasang emoticon roller-coaster*

hari ini pertama kali kita berangkat dari rumah melati di hari senin yang 'normal.' maksud normal di sini adalah anak sekolah udah kembali masuk dan gak ada hari libur kejepit yang bikin banyak orang cuti lagi. oh well, ternyata macretnya lumayan -___- jadi berharap flyover antasari segera beroperasi, kayanya sih bisa mengurangi waktu tempuh. 

weekend kemarin ngapain aja? alhamdulillah adit udah sehat, bumy juga sehat sentosa dan gak ada episode tantrum (phew!). gue juga bersyukur badan sehat karena jadi bisa kelayapan (kebutuhan utama ini) dan membabu di rumah.... 

jumat malem, gue temu kangen sama si lukita. agenda utamanya apa yah, awalnya sih ngajak kembaran doi juga, si nissa. tapi nissa gak bisa karena harus temenin suaminya ngambil mesin treadmill di senci. hahaha someone's sticking to his new year's resolution nampaknya nih. yaudah jadi kita berdua saja. si luki berencana mau shopping di goods dept, tapi malah keluar gak nenteng apa-apa (yeah, bisa ditebak malah gue yang jadi laper mata). dari situ kita dinner sambil update curhatan. 

muke gemuk-gemuk amat
bumy gimana? sebelumnya kita udah nelpon ke daycare supaya abis main-main sore di halaman daycare, dia diajak naik lagi aja. karena biasanya kan gue jemput jam 5 sore, takutnya dia udah nungguin dan jadi sedih kalo sampe maghrib nunggu dijemput di bawah. yaudah akhirnya adit duluan yang jemput bumy jam 7, trus ketemuan sama gue di tempat makan. 

besoknya, sabtu, gue belajar bikin kue sama nuri. hohoho senangnya! ini nih hasilnyaaaa... cakep-cakep yaah. tapi kayanya gue belum kuat deh nerima pesanan lebih dari selusin hakahkahk. masih kurang resource helper dan waktu soalnya. paling enggak pas gue bawain, bumy hepi banget dan gemess mau makan ^o^

hasil decorating with fondant
time brings us here: berpose di depan deretan loyang xD

hasil decorating with spuit
abis bikin kue, kita maksi di sala kitchen. gue tau tempat ini dari blognya wening, aduuh bikin ngiler banget reviewnya, kebetulan lokasi tempat ini gampang banget karena kita udah tau. kemarin sih cuma nyoba thin crust pizza (8 slices) dan mango cheesecake. keduanya enakkkk. rasanya level bintang lima plus plus hahah.

the kid insisted to take the cupcakes everywhere :"D

dari sala, secara agak impulsif kita memutuskan capcus ke karawaci. rencana awal sih mau nginep di karawacinya minggu. tapi kayanya lebih enak sabtu biar minggunya sempat membabu di rumah (setrikaan booo). adit sempat khawatir sih, "waduh jemuran gimana ya, tadi kan ditaro di tempat kebuka karena gak tau kita bakal langsung ke karawaci." eeeh syukurlah kita dapet tetangga super baikhati dan pedulian, besoknya kita liat ternyata jemuran kita dipinggirin :')

malam itu di rumah nyokap, rasanya nyamaaaaaan banget pas rebahan dan tidur di kamar. bumy dipegang (dimonopoli lebih tepatnya) sama nyokap. he seems so happy, so carefree, girang karena diperhatiin banyak orang dan bapak-ibunya gak ngawasin kayak burung elang :))). makanan terhidang tanpa perlu repot. the room is cold but comfortable. everything is where they always are. everything feels predictable. no hassles, no surprises. 
i think it gives that warm feeling of being taken care of :') 

besoknya, pagi-pagi kita udah jalan menuju mayestik bareng nyokap dan adek gue. agenda hari itu emang nyari bahan kebaya buat kita dan seragam buat sodara-sodara. di mayestik, ketemuan sama calon suami dan mertua cewek adek gue hehe. ternyata gak bisa cepet ya nyari bahan segitu banyak, padahal kita cuma ngetem di satu toko. 
pas udah jam 12, ternyata urusan di toko bahan belom beres juga. sementara bumy dan gue udah kelaperan. akhirnya kita cus duluan ke midori. kenapa ke situ? karena bakmi boy tutup huhhh padahal udah niat bener mau nyeruput 'tu bakmi. kebetulan adit juga abis pijet (his birthday treat, haha. it was his birth day anyway) di bersih sehat, jadi ya midori emang paling tepat buat ngumpul.

calon manten latihan babysitting
you're 31 ubi!! 
abis dari mayestik, we went home. di rumah, masak makan malem dulu (ihihih), trus gue nyetrika sambil nonton dvd "date night." mulai berdikari lagi deh. it's not easy but it's liberating, satisfying, and it's been ok. 


03/01/2013

settling down it takes time

oh hey, happy new year, everyone :)

it's the third day of january. the traffic's been kind. this morning it took only 30 minutes from home (jagakarsa) to office (kebayoran). our morning ride was occupied only by bumy and me. adit's been having fever since sunday. last night we went to KMC after office to get his blood tested and consult with the GP. it was dr. Ali who kindly explained the nature of fever, viral infection, etc. i think i think he's one of very rare doctors who practises RUM and is willing to educate his patients.
and so that's why adit got the privilege of skipping work today. on our way to daycare, bumy kept repeating that "bumy mau ikut ke kantor mama aja." even though yesterday he achieved not to cry when we left him for work. it has been a not-so-easy transition. well, it *is* supposed to not be easy. the other day, bumy went amok for two long hours (8 to 10 pm precisely) and only stopped when he fell asleep.
i didn't know what caused it, and i still don't now. he acted ok during the day, he ate on time, he got his nap. it's like he suddenly wallowed into bad mood. maybe somehow he sensed some kinda bad vibe from me and/or adit. we were quite exhausted with the whole pindahan going on. although most of our stuff have been stored neatly in its places, but we are still adapting with the whole 'condition.' evenmore, on saturday, we just held a syukuran, inviting only closest family members. the house was packed (well, it is mini-sized), and we got busy preparing the event. it seems like, without us realizing, our body and mind were consumed both by syukuran and pindahan. that's why it is not surprising adit got sick the next day :|

on new year's eve, since adit's sick+lemes+dsb, we cancelled the plan to sleep over at mrican. we went to dijan's kemang to have a festive eating, got home at 8 and then i watched the tv all by myself. it made me feel like i'm still the same "bridget jones" after all.

anyways, guess i'd just put on some pics to tell the story much further. *lagi gak mood nulis* :P


and now it feels less like a display box, more like a  house :))

perdana memakai oven: bread pudding. khas inggris katanya sih haha.
kukuruyuk
my date for holiday nights

in a good mood, talking to his oma, after being picked up from daycare.