Showing posts with label skincare. Show all posts
Showing posts with label skincare. Show all posts

22/02/2016

wildest dreams

tempo hari Lita nulis tentang 30 hal yang dia nggak suka. it kind of inspired me to make a list out of something. but since I'm not in the mood to remind myself of things I dislike, jadi kali ini gue susun a list of my current favorite things aja. hal-hal yang dimasukin di sini random, seperti layaknya pikiran gue yang suka melompat-lompat ke sana ke mari, hehe. so please, bear with me through the rest of the list.   

• gara-gara Grammy 2016, gue jatuh cinta abis-abisan sama dua hal ini: 
a) Demi Lovato singing a cover version of Lionel Richie's "Hello" (merinding gila mak!).


and b) Hamilton
ini adalah judul pertunjukan teater Broadway yang menang Grammy untuk kategori Best Musical Theater Album. awalnya perhatian gue tercuri gara-gara Lin-Manuel Miranda, sang kreator sekaligus bintang pertunjukan ini, ngerap saat bacain acceptance speech-nya. kok seru amat 'ni orang?, gue pikir. setelah baca sana-sini, gue pun hinggap ke video opening number "Hamilton" yang dihadirkan live saat Grammy. opening number alias lagu pembuka ini mengenalkan siapa sih Hamilton ini, yang disebut "America's 'Founding Father Without a Father'" dengan memaparkan sejarah singkat masa kecilnya dan gimana dia sampe merantau ke dataran Amerika. silakan diliat sendiri, deh, betapa KEREN GILAKnya performance para pemain dan musiknya! 



gue nonton ini bersama Bumy, yang kemudian juga sama melongo dan terpukaunya kayak gue. dia abis-abisan bilang Leslie Odom, Jr. "keren, ma! bagus suaranya!" hahaha. ih, semoga someday kita bisa nonton pertunjukan di Broadway ya, nak! (menerima ucapan doa online dengan hashtag #emakinginnontonbroadway).

• next one is about skincare. (told you it's gonna be random)
berbeda dengan saat gue berceloteh seputar skincare regimen sebelumnya, di mana gue belum memakai pre-essence, sekarang gue udah pake. 
buat pagi, gue pakai SK-II Facial Treatment Essence yang alhamdulillah banget kali ini nggak bikin wajah bruntusan. dianalisa lagi, ada perbedaan yang memang kentara. sekarang gue rajin double cleansing. diawali dengan mengusap muka pakai Vichy Micellar Water untuk ngilangin makeup, dilanjutin dengan Sulwhasoo Cleansing Oil, lantas cleansing foam/scrub - which makes me wonder whether I've been TRIPLE cleansing :| 

apapun istilahnya, yang jelas it's all been ok.  
gambar dari sini
buat malam, gue memakai pre-essence yang berbeda. bukannya mau sok ala-ala skincare junkie yang paham kenapa malem dan pagi harus beda produknya, sikk... murni karena kebetulan ada sampel pre-essence yang belum dipake, haha. akhirnya gue prawanin juga History of Whoo's Ja Saeng Essence yang kebetulan sudah gue kekep beberapa lama. gue udah mendengar banyak review positif tentang produk ini, tapi to be honest belum muncul keinginan membara buat nyoba. singkat cerita, I finally gave it a try, dan udah hampir sebulan gue pakai produk ini, jadi layaklah ya buat kasih testimoni? tanggapan gue terhadap produk ini termuat dalam satu kalimat sahaja: it does me wonder. 

uh-huh, no more no less than a wondrous effect it is. terdengar terlalu lebay kah? hehehe. percayalah, gue tidak dibayar dengan produk gratisan sama Whoo (#kode). all I know is, sejak pakai ini, my skin has been supple, dan jerawat jadi jarang nongol (hanya sesekali saat mau dapet dan itupun cepet kering abis 'disumpal' pake si Ja Saeng ini). jadi begitulah, how can I not love this product?
kepikiran mau beli full size-nya sih, tapi pas gue tanya mbak BA-nya, dijawab harganya lebih dari 2 juta rupiah. er... agak gentar yah eke jadinya #dilema #pilihmukaapacicilan. mungkin gue bakalan restock sample size lagi, sik kalau begini caranya. tapi kalaupun gue somehow bisa beli full size, gue rasa setahun juga nggak abis, deh. karena ini aja cuma 5 ml tapi awet sebulan.  

• next on my favorite things is hosting friends.
gue baruuu aja berceloteh di blogpost ini, betapa gue seneng kalau bisa menjamu teman-teman yang mampir ke rumah. tempo hari 'kan ada Ika dan suami yang mampir ke rumah buat berlatih moto dengan cara motoin kita sekeluarga, hahaha. ya kita mah seneng banget atuh xD udahlah disamperin, dipotoin pula!
lalu minggu laluuu, kita kedatengan tamu lagi. kali ini konco-konco kentel gue jaman SMP. kaget dan seneng banget gueee, karena kita bisa kumpul lagi dan mereka sudi mampir ke pelosok ciganjur uhuhuhu. 
semoga Allah kasih gue banyak kesempatan buat latihan jadi nyonya rumah yang oke, yaak hehehe... 


hasil photo sessionnya <3

rasanya baru sekejap berlalu sejak kita gegoleran nonton vcd take that dan boyzone live in concert sepulang sekolah. hiks :')

• perihal tontonan, Orange is the New Black adalah tv show yang membuat gue melotot malam demi malam demi namatin season 1-3 dan bermata panda keesokan harinya. this show is a real bad a**! emang I would not recommend this show for anyone who's conservative in mind, sih. ada graphic depiction of s*x, profanity, and violence, even. tapi cerita yang disampaikan bener-bener 'hidup' lewat para tokohnya. I don't think I've ever fallen in love with so many characters in a show before. 




- lastly, THIS.
It's a very nice and inspiring writing by someone whose life seems to be led by passion. 
Let me quote some parts:
"If you feel you’re stupid, read books. If you think you’re smart, read more books. 
"Membicarakan atau mendiskusikan buku bersama orang lain yang juga senang membaca buku adalah satu dari sedikit kebahagiaan yang tidak mahal — dan jauh lebih baik daripada ikut membicarakan gosip terbaru para selebritas. Saling bertukar buku, tentu saja, juga lebih baik dibandingkan dengan bertukar pasangan. 
"Membaca buku adalah salah satu pekerjaan paling sulit yang saya tahu — dan itulah alasan kenapa banyak orang tidak suka membaca buku."
karena tulisan tadi dan lain hal, gue menyadari kalau buku adalah passion gue yang nggak pernah padam dari dulu sampai sekarang. it makes me feel alive. 
maka gue pun mulai 'memaksa' diri untuk kembali menyentuh dan akrab dengan buku. 
perjalanan diawali dengan langkah-langkah kecil... seperti memperbarui keanggotaan di Rimba Baca. gue kepikiran melakukan ini supaya selain pilihan bacaan Bhumy semakin banyak, juga untuk merangsang minat bacanya. nilai keanggotaannya totally worth the price (cuma Rp375.000/tahun) dibandingkan membeli sendiri. 

kebetulan banget, tau-tau Gemma (@lilbibliophile) ngajak ikut meramaikan hashtag #SatuHariSatuBuku-nya. tujuannya selain mendokumentasikan buku yang dibaca bareng anak, juga untuk ngasih review buku-buku yang udah dibaca. 

maunya sih bisa melangkah lebih lebar lagi ke depannya... gue mulai menargetkan kelar berapa buah buku per 2 minggu, trus kalau bisa, organize a book club sama temen-temen. berhubung gue anaknya seneng sharing, jadi rasanya kecintaan itu bisa tersalurkan lewat menceritakan opini dan berdiskusi soal buku sama orang lain. ada yang tertarik gabung? monggo banget lohhh. 







something to start the book club with...

one afternoon at Rimba Baca


if this is not inspiring, then what is?

12/11/2015

beauty is in the essence

ada keheranan yang gue rasakan, saat melihat jajaran popular posts blog ini. minggu demi minggu, postingan tentang skincare regime selalu masuk daftar tersebut. 
heran, karena ternyata banyak yang nyangkut di blog gue ketika gugling suatu produk. padahal rasanya gue nggak pernah nyebut-nyebut lagi soal skincare... 
kenapa nggak pernah disebut-sebut lagi? karena jujur ajah, telaten menjalani sesuatu hal - termasuk skincare routine - adalah satu dari sekian banyak hal yang rada impossible buat seorang gue lakukan. 
setelah berjalan beberapa lama, skincare routine gue mulai memendek rangkaiannya. 
double cleansing sih tetep... kadang-kadang. kalau nggak keburu ngantuk. sementara ngantuknya sering. walhasil seringnya ya ngoles micellar water doang... dan skip cuci muka. zzz....

double toning? kadang iya kadang nggak. 

pakai rangkaian perawatan korean skincare yang meliputi balancer - pre-essence - serum/ampoule - essence - emulsion - cream - sleeping pack dst? pastinya ini yang terpangkas! 
balancer masih gue pakai, karena gue suka after effect-nya yang bikin kulit terasa seger. pre-essence? sejak first care activating serum abis, gue belum repurchase lagi. terlebih setelah baca-baca kalau kandungan alkohol produk ini lumayan tinggi. 
serum? nggak ada. 
essence? pake siih, hadalabo merah aja. 
emulsion dan cream? skip and skip. gue merasa kandungannya terlalu melembapkan, sementara kulit gue 'kan berminyak, dan karenanya, bikin jerawat gue pada nongol.

(gue belum tau betapa salahnya pemikiran tsb!)


skincare routine yang sekadarnya itu berlanjut sampai lalu gue balik ngantor, dan tak disangka, kenal sama seorang bencong skincare. haha. 

dese dari umur junior gue bangetttt, beda 7 tahun bok! tapii, obrolan kita emang kerap diisi sama tetek-bengek skincare (selain makanan, gosip, dan... makanan plus gosip). gue sendiri sebatas 'meramaikan' topik skincare aja, berbekal pengetahuan selama jadi proofreader sebuah beauty website hehe. tapi antusiasme gue kalah jauh sama sang lawan ngobrol; karena gue saat itu sudah merasa terlalu lelah untuk mengaplikasikan skincare berlapis-lapis setiap malam. not to mention nggak punya budget juga sih buat nyusun skincare wishlist macem-macem xD
hingga lalu suatu hari, Desi sang lawan ngobrol tadi ngajak gue iseng-iseng test usia kulit di konter SK-II. 
entah kenapa waktu diajak itu gue mules. awalnya sih excited, kebayang bakal dapet sample gratisan. tapi begitu mendekati giliran muka gue dites, gue semakin resah. secara gue sadar sepenuhnya kalo skincare routine yang gue praktekin sekadarnya aja. semacam udah punya firasat kalo hasilnya bakal jelek. 

dan begitu hasilnya ditunjukin... dhuaar... firasat itupun terbukti: kulit gue disebut 7 tahun lebih tua dari usia gue sebenarnyaaa... omagaahh *sempoyongan dramatis di konter SK-II* 

menelan pahitnya kekecewaan, gue pun mulai menyesal. why oh whyyy gue nggak telaten merawat muka?? *cakar dinding*
kata-kata Desi sebelum skin test pun terngiang-ngiang, "Pasti abis skin test jadi nggak males lagi nerapin skincare routine tiap malem deh, mbak." 
bener banget, tragedi hasil-skintest-jelek ini secara instan dan nyata memotivasi gue! 

gue juga jadi tau, kalo ternyata keputusan gue ngeskip emulsion dan cream itu salah. kulit gue jadi jerawatan dan berminyak bukan karena 2 macem produk itu, tapi justru karena kulit gue KERING atau dehidrasi - dan bisa juga karena kurang bersih cuci mukanya. tapi gue merasa penyebab yang pertama lebih banyak berkontribusi. karena emang gue lebih banyak berada di ruangan ber-AC, jarang minum, dan nggak pake produk yang melembapkan wajah sama sekali. 


malemnya, gue langsung ngoprek tumpukan skincare di rumah. apaan aja sih yang masih bisa dan layak dipake?

akhirnya ini yang gue terapkan:

- bersihin makeup pake Sulwhasoo Cleansing Oil. 

- cuci muka pake Hadalabo AHA BHA Face Wash (malem) bergantian dengan Kiehl's Rare Earth Cleansing Scrub (pagi). btw ini Kiehl's awet banget karena emang sempat off gue pakai. 
- toning pertama, kalau cumuknya pake Kiehl's ya gue terusin sama Kiehl's Rare Earth Toner. kalo pake Hada Labo diterusin sama toner AHA/BHA (selang-seling tiap malem) (masih pake Paula's Choice BHA sama Alpha-H).
- toning kedua, pake Hada Labo biru (pagi) dan Sulwhasoo Balancing Water (malem).
- pre-essence: skip. wishlist sih mau coba SKI-II FTE lagi. duluuu banget gue pernah pake FTE dan hasilnya, bermunculan jerawat kecil-kecil di muka. pas ditanya ke mbak SPG-nya, dibilang itu wujud detox dan wajar, diliat aja 3 bulan kemudian masih sama atau nggak reaksinya. tapi ini bikin gue males beli FTE full size, khawatir hal yang sama akan terjadi dan selama lebih dari 3 bulan. jadi sejauh ini belum ada pre-essence yang gue pakai. 
- serum: guepun memutuskan mencoba perawatan 35-hari dengan Sulwhasoo Herbclinic Restorative Ampoule. berhubung muka gue diliputi banyak problema, mulai dari pori-pori gede, jerawat dan bekasnya, aging, blabla. dan gue baca produk ini mumpuni buat 'benerin' kondisi kulit muka. 
- essence: tadinya pake Whoo Qi & Jin Essence (malem) dan Secret Key Dragon Blood Essence (pagi). tapi karena gue baca kalo lagi pake ampoule di atas sebaiknya jangan dicampur sama produk lain dulu, jadi sekarang gue skip essence.
- emulsion: Sulwhasoo Emulsion (malem) dan Hada Labo biru (pagi).
- cream: untuk pagi, gue pakai Pond's Gold Radiance Day Cream yang ada SPF 15 (ngabisin stok), lanjut sama sunblock Skinaqua putih. kalo malem, gue pakai bergantian antara Secret Key Deep Moisture Face Oil (ngabisin stok juga) sama Sulwhasoo Concentrated Ginseng Renewing Cream.
- oya krim mata: berhubung Ole Henriksen dan Clinique All About Eyes gue abis, jadi sekarang gue pake L'occitane Divine Eye Cream yang waktu itu dapet sample size gratisan heuheu.

uwis. done. fin.


setelah sebulan gue jalani dengan (mencoba) setelaten mungkin, perlahan-lahan ada efek yang mulai terasa... dan terlihat.

- seminggu pertama, muka jadi lebih cerah, kekusaman berkurang. 
- seminggu kedua, gue mulai suka pake CC cream lagi (Borjouis). tadinya gue sempet mogok pake CC atau BB cream karena hasilnya terlihat kurang blended di wajah... berasa banget dempulannya. tapi, kayanya karena kulit gue udah lebih lembap, si CC cream pun bisa meresap dengan lebih baik dan hasil coveragenya jadi lebih memuaskan. 
- seminggu ketiga, its mejik! muka gue terlihat "baik-baik saja" tanpa foundation!!! aseli no tipu-tipu. gue sendiri kaget pas liat... ternyata, gue bisa 'survive' tanpa foundie! sebelumnya, gue semacam udah menahbiskan bahwa gue ada di usia di mana gue nggak bisa terlihat di depan umum tanpa pulasan foundie. karena muka gue nggak jelas banget wujudnya tanpa dempulan! 
tapi ternyata, setelah menerapkan skincare regimen ini dengan sepenuh hati, alhamdulillah, pori-pori di muka gue yang sebelumnya bak menganga, menantang, tanpa ditutup foundie, kini mulai bisa mingkem. minyak di muka juga nggak nggilani seperti biasanya. 
sumringah daku dibuatnyaaa. 
- sebulan kemudian, gue pun memberanikan diri untuk... skin test lagi! 
kali ini, gue melangkah ke konter SK-II dengan agak lebih gagah berani. sebenernya lebih dominan rasa penasaran, apa iya penerapan skincare routine selama sebulan ini bener-bener ngaruh ke kondisi kulit muka. and so the moment of truth came... hasilnya, rapot gue emang membaik nilainya; usia kulit sekarang sama kayak usia sendiri. lumayan nggak sih, ponten gue naik 7 poin? 
terlepas dari kesahihan skin test ini, pokoknya gue seneng aja liat hasilnya!! ahahahah.. seketika pengen muter2 nyanyi "I feel pretty! oh so pretty!" pake rok lebar.




pas skin test kedua ini, gue dan Desi sengaja bela-belain ke LoVe buat belanja di duty free. pas compare harga, ya lumayan sih. tapi akhirnya tetep belum jadi beli, hehe. sesudah skin test, gue dikasih FTE sample size sama mbak SPG-nya. jadi kayanya mau gue coba abisin dulu dan liat apakah bakal bruntusan lagi atau nggak sebelum beli full size. 


trus mumpung lagi di LoVe, kita sempatinlah buat mampir ke konter-konter lain. pas ke Kiehl's, berhasil minta sample-nya serum MRC (Midnight Recovery Concentrate) yang beberapa tahun lalu sempat booming. nyoba-nyoba hand cream di L'occitane. trus mampir sejenak di konter History of Whoo. menurut SPG-nya, Whoo ini di atas Sulwhasoo levelnya. kalo diliat-liat, harganya emang jauh lebih mahal, sih... ada regimen yang dibanderol 24 jutaan :O

di sini, kita ditawarin trial kit setelah sebelumnya dipersilakan nyoba balancer-nya. bau balancernya sih enak, sama-sama kental nuansa ginseng kayak Sul. trus di sini juga ada produk dengan fungsi sejenis FTE, yaitu Jasaeng Essence. akhirnya gue dan Desi ngangkut trial kit ini deh, yang isinya sbb:







Jasaeng Essence ini pre-essence juga


ukurannya lumayan

yang berabe adalah gimana kalo ternyata regimen ini cocok setelah dipake? full size-nya seharga hampir 3 jutaan aja, siiis.


anyways, sekarang ini gue belum punya wishlist macem-macem. cuma kepikiran sama
- eye cream yang cucok

lagian mau punya skincare bejubel juga kalau nggak dipakai secara disiplin, ya hasilnya bakalan nggak oke juga, bukan. jadi kesimpulan dari artikel ini mirip sama judulnya: beauty is in the essence. and what are those essences? pastinya essence yang mumpuni (literally) dan keteguhan hati buat menjalani 10-17 langkah skincare routine setiap malem x)))

07/01/2015

the regimen

menyadari usia udah kepala 3, gue jadi agak lebih concerned untuk ngurusin kondisi kulit, wajah terutama. sebelumnya sih, gue udah pernah secara khusus belanja skincare untuk anti aging dan juga untuk ngatasin permasalahan wajah. tapi, jujur ajah, masih lebih sering males untuk melakukannya secara teratur. tapi, makin ke sini, rasa males itu semakin bisa teratasi. begitu rutinitas udah kebangun, rasanya sayang aja kalau kelewat. selain itu, sepertinya kerjaan sampingan gue nge-proofread artikel-artikel Female Daily selama setahun belakangan ini juga otomatis menambah pengetahuan gue seputar skincare, hehehe. kebangetanlah kalo nggak! jadi makin tau soal kandungan-kandungan tertentu, kegunaannya, produk-produk alternatif (kayak opsi untuk save instead of splurge), dan juga bermacam-macam tips and tricks.

udah beberapa bulan ini gue membangun "skincare regimen" yang ternyata memberikan hasil yang lumayan, untuk standar gue pribadi loh ya, haha. emang hasilnya belum bikin pangling seketika karena gue emang ogah ke dokter muka atau melakukan perawatan di klinik tertentu, tapi pelan-pelan kerasa. misalnya saat mengapply makeup, jatohnya jadi lebih 'menyatu' atau blending, karena kondisi muka sekarang nggak kering dan nggak kusam(-kusam amat, haha).


image from here

tanpa banyak prakata lagi, beginilah "regimen" yang gue terapkan sekarang.

> buat malam hari (sengaja gue mulai dari malam hari karena lebih panjang):

- gue mencoba menerapkan metode double cleansing secara tekun. meskipun lebih 'ribet,' tapi melihat hasilnya, wah jadi ogah untuk skip langkah satu ini.
gue sebutin di sini kalau tadinya gue pakai cleasing oil Hada Labo. well, hasilnya emang memuaskan. tapi, gara-gara ikutan workshop Sulwhasoo di FD tempo hari, gue berkesempatan nyobain cleasing oilnya, trus jadi jatuh cinta! muka cemong karena makeup ataupun kotor semata, bisa jadi bersih sih sih dan halus lembap setelah pakai cleansing oil Sulwhasoo ini.
cara pakainya, gue biasanya pakai 2 pump untuk muka yang habis ber-makeup. dipijit-pijit lembut aja sampai cairannya berubah jadi putih (awalnya bening), abis itu gue cuci pakai spons yang direndam air hangat, seperti yang diajarkan ketika workshop hehe.

- kelar pakai cleansing oil, namanya juga double cleasing, jadi masih ada satu tahap lagi untuk ngebersihin wajah. sekarang giliran pakai face wash atau cleanser. gue pakai Sulwhasoo Snowise EX Cleansing Foam. ini lagi-lagi karena keracunan pas workshop. gue cuma pakai 1 totol kecil trus dikasihkan air secukupnya supaya berbusa. abis itu apply ke muka, pijit-pijit, dan bilas pakai spons lagi. di langkah akhir pemakaian spons, airnya gue ganti jadi air dingin. meskipun double cleansing pakai Sulwhasoo ini jatohnya agak splurge (sigh) tapi hasil yang diberikannya itu, loh - muka jadi halus, resik, cerah, tapi nggak kering - efektif buat jadi pembenaran kekeke.

- begitu kelar bersih-bersih, waktunya menerapkan metode double toning. hahaha apalagi inihh. baca di sini deh untuk lengkapnya. atau artikel ini yang ngasih tau kalau exfoliate with acid bisa "mengusir sel kulit mati sekaligus mendorong proses regenerasi kulit."
soal double toning, singkatnya memakai 2 jenis toner, dikutip dari artikel pertama, "di mana yang satu berguna sebagai eksfoliator dan yang lainnya untuk hidrasi."

exfoliating toner dipakai duluan, in my case sebelum pre-essence dan hydrating toner.
gue pakai 2 macem produk untuk ini, dipakainya selang-seling tiap malam. satu Paula's Choice Skin Perfecting 2% BHA Liquid Exfoliant, satu lagi Alpha-H Liquid Gold.
sebenernya untuk kulit berminyak itu lebih cocok BHA karena mengandung salicylic acid yang bisa meresap lebih baik ke pori-pori, ngilangin blackheads, dan ngurangin kadar minyak di permukaan kulit. makanya BHA dianggap bisa ngatasin masalah-masalah 'khas' kulit berminyak kayak pori-pori besar atau kondisi wajah yang blemish-prone.

tapi, ya nggak ada salahnya pakai AHA juga yang mengadung glycolic acid karena bisa ngangkat sel kulit mati, dus berkhasiat buat anti-aging. (maap-maap kalau sotoy). well, more on AHA dan BHA bisa dibaca di artikelnya dr. Oz (versi amrik kok) ini, hehehe.

oh ya, sebenarnya pemakaian Alpha-H ini ada jangka waktunya, cuma boleh selama 3 bulan kalo nggak salah. selain itu, kadar exfoliating toner yang dipakai juga disarankan nggak langsung yang persentasenya tinggi, gradually di-build up dulu, gitu. dan gue memakai exfoliating toner ini dengan kapas. cukup 3-5 tetes untuk seluruh muka.

btw, terkait "acid-acidan" ini dan anti-aging, gue jadi pengen nyoba produknya Peter Thomas Roth gara-gara buka situs Sephora. beberapa produk PTR jadi masuk ke wishlist, kayak Un-Wrinkle Peel Pads dan 40% Triple Acid Peel(!). sayang harganya kurang ramah di kantong, nabung dulu dah.


- abis exfoliating toner, gue pakai Sulwhasoo First Care Activating Serum. yap, masih bertahan dan suka sama pre-essence satu ini. gue baca di FD, produk ini disebut pre essence karena memang fungsinya mengoptimalkan pemakaian essence/serum. jadi ya dipakainya sebelum pakai essence/serum dan sebelum (hydrating) toner.
cara pakainya ditotolkan di 5 titik wajah, trus dipijat dengan lembut aja.

- kelar ini, saatnya buat hydrating toner. gue pakai Hada Labo Shirojyun Ultimate Whitening (kemasan biru). gue masih pakai ini setelah sekian lama dan cocok-cocok aja. sempat nyoba pakai Sulwhasoo Balancing Water tapi malah bruntusan. cara pakainya dikiit aja karena encer banget, trus ditepuk-tepukin ke wajah.

- selanjutnya, waktunya pakai serum, gue masih pakai Paula's Choice Skin Balancing Super Antioxidant Mattifying Concentrate Serum yang belum abis-abis hahaha... semoga belum expired deh :| gue pilih ini karena khusus buat anti-aging berkat kandungan peptide-nya. gue suka efek abis pengaplikasian produk ini karena muka jadi haluuus, and yes, matte.

- untuk eye serum, gue pakai Ole Henriksen Ultimate Lift Eye Gel Roll On. begitu diolesin, eye cream ini langsung ngasih tingling sensation. sebelumnya gue tulis kalau semakin gue rajin pakai produk ini, kok rasanya malah jadi menjurus ke perih. meskipun begitu, kulit gue nggak teriritasi sama sekali, sih, jadi gue lanjutin saja. lagian, review yang gue baca emang so far valid, karena kantung mata emang membaik dan moga-moga beneran mengurangi kerutan halus di area mata.
nah, belakangan ini gue coba mengoleskan produk ini cuma satu kali di sekeliling mata - sebelumnya bisa 2-3 kali - eeh, ternyata ini efektif ngilangin rasa perih yang gue sebut tadi. jadii, nampaknya penyebab rasa perih tadi karena overdosis produk... xD

- kalau lagi rajin banget (baca: belom ketiduran), biasanya gue lanjutin dengan pakai Hada Labo Gokujyun Alpha Ultimate Antiaging Cream (kemasan merah). meskipun harganya tergolong bersahabat, tapi kandungannya oks punya; ada retinolnya, collagen, sama cencunya hyaluronic acid.

err kok udah panjang banget ya, padahal baru buat malam hari...

> anyways, kalau untuk pagi hari:
- cuci muka pakai Hada Labo Tamagohada yang AHA/BHA
- Sulwhasoo First Care Activating Serum
- hydrating toner kadang pakai kadang nggak...
- essence: Secret Key Dragon Blood Essence, atau kadang-kadang Hada Labo Shirojyun Ultimate Whitening Essence.
- Alpha-H Daily Essential Moisturizer SPF30, ini cepat meresap di muka, formulanya ringan, dan cocok buat muka berminyak gue karena bikin halus seketika. udah gitu ada SPFnya juga!
- dan akhirnyaa, sunscreen: Skinaqua UV Whitening Moisture Gel SPF 30 PA++(kemasan putih). lovve this sunscreen so much; cepat menyerap, ringan, dan nggak nimbulin white grease.


image from here
setelah ngejalanin ini semua, tetep aja sih kadang muncul jerawat gede di muka pas periode PMS atau sedang mens.
emang ngerawat kulit wajah tuh ternyata nggak cukup dengan mengoles krim ini-itu semata, tapi juga pola makan yang sehat dan bersih, rajin olahraga, sama... rajin sholat kali ya, hahaha. nah, justru tindakan-tindakan 'pelengkap' ini yang gue masih belum bisa jalanin dengan rutin dan rajin *melirik satu baskom es grim baskin robbins di kulkas* xD

oiya, selain yang di atas, sebenernya ada beberapa produk yang gue suka tapi nggak rutin dipake. 
misalnya Paula's Choice Resist Pure Radiance Skin Brightening Treatment. ini serum untuk mencerahkan wajah, gue pakai udah agak lama tapi ngasih hasil yang biasa-biasa aja.  

trus Secret Key Deep Moisture Energy Facial Oil yang ada kandungan argan oilnya. suka gue pakai kalau jerawat lagi bermunculan di malam hari sebagai pelembap. 

masih buat jerawat, atas rekomendasi Nuri, gue pakai Nu Skin Clear Action Acne Medication Night Treatment. ini ampuh menjinakkan jerawat yang lagi 'mateng.'

satu lagi, Vichy Purete Thermale yang merupakan micellar water. kalau dari artikel ini, micellar water fungsinya membersihkan wajah dari makeup. gue kutip dari artikel yang sama,
"Micellar water mengandung micelles yaitu butiran minyak mikroskopik di mana pada saat dituangkan di kapas, bersama dengan kapas, ia akan berfungsi seperti magnet dalam menyedot semua kotoran dan minyak-minyak berlebih pada wajah sehingga wajah bersih. Dua kali ulasan Micellar water saja – satu usapan untuk membersihkan makeup dan satu usapan lagi untuk membersihkan wajah secara menyeluruh, maka hasilnya mirip dengan double cleansing tapi dengan langkah lebih mudah. Penyelamat di saat sedang capai sekali."
that is so valid. kalo udah ngantuk dan capek tak tertahankan, gue pakai ini aja.

so, that's it, my so-called skincare "regimen" hehe. tapi namanya manusia serakah, masih adaa aja barang yang nongkrong di wishlist. contohnya clarisonic mia yang bikin penasaran tapi gue masih maju-mundur untuk beli karena mihil. trus juga pengen nyobain Sulwhasoo Snowise EX Set yang sepertinya serumnya oke punya. yastralah nggak abis-abis bahan ginian. skincare terbaik mah tetep deh, air wudhu hkhahkahkak - kata si muka kusam. xD  

eehh tambahan dikit, gue nemu artikel yang berguna tentang gimana 'membentuk' rutinitas skincare dari Paula's Choice. jelas dan mudah dimengerti banget. ini dia artikelnya.
moga-moga berfaedah hehe.

17/10/2014

current favorite things


- Hada Labo Ultimate Moisturizing Cleansing Oil & Foaming Facial Wash
suki banget sama performansi duet produk ini buat ngebersihin wajah. berhubung gue sekarang mencoba menerapkan double cleansing religiously, dua item ini bisa perfectly suit my need. sebelumnya, untuk untuk langkah pertama double cleansing atau membersihkan wajah dari makeup, gue pernah coba pakai wardah makeup cleanser (yang oke juga buat ngebersihin makeup di wajah), virgin coconut oil (setelah muka dipijet pakai ini lalu di-wipe pakai kapas, langsung jadi bersih cerah), dan wardah olive oil. tapi so far, hasil dari kombinasi dua produk ini ngasih hasil yang paling gue suka. muka bersih (setelah pakai duo produk hada labo ini, gue pakai exfoliating toner yang di-wipe ke wajah pakai kapas, keliatan nggak ada sisa kotoran lagi di kapas), tapi nggak kering karena ada fungsi moisturizingnya.


ini sebenernya gambar facial wash dan lotionnya sih hihi..
 
sebelumnya gue nggak suka pakai foaming facial washnya karena terlalu melembapkan di wajah. tapi setelah rutin pakai exfoliating toner (Paula's Choice Skin Perfecting 2% BHA Liquid Exfoliant), trus Sulwhasoo First Care Activating Serum buat pre-essence dan Secret Key Dragon Blood Essence yang sama-sama mengurangi keberminyakan di wajah, fungsi moisturizing duo produk ini jadi bikin balanced. muka gue nggak lagi terasa ketarik dan kering.
pics from Paula's Choice website and here.

- Sulwhasoo First Care Activating Serum
lovvve it. manfaatnya banyak banget, pernah direview FD di sini. buat gue, karena teksturnya ringan, jadi cocok buat kulit yang berminyak. efek yang timbul di gue adalah muka jadi lebih cerah, trus kulit gue yang tadinya parah banget kondisi "kulit jeruk"nya, pelan-pelan mulai membaik. jerawat juga jadi lebih cepet kering pake ini.

- Hera CC Cream #02
sukak! sebelumnya emang karena denger banyak review positif dari CC cream ini gue tertarik nyoba. poin paling penting buat gue adalah bisa ngurangin minyak di muka, dan terbukti setelah gue pake. gue pake ini buat sehari-hari karena teksturnya ringan, coveragenya juga lumayan. karena emang teksturnya lebih ringan dari BB cream, coveragenya juga nggak setebal BB cream.

- enough about skincare and makeup. the next one is a bit random. these last couple of days, i've been obssessing over making french braids. hahaha. random abisss. gara-gara Ira suka taro foto-foto kreasi kepangan rambut di IG, gue jadi pengen tau cara bikin french braids. jaman gue kecil dulu, yang gue tau model kepangan begitu disebutnya "dijalin" haha, tau deh bener apa nggak ingatan gue. berhubung rambut sekarang udah menggondrong, dan bosen aja dikuncir kuda melulu, kalo iseng ya gue kepang-kepang xD naah, akhirnya bisa juga bikin french braids yang bener setelah nonton video tutorialnya di youtube dan practice practice practice!

- belanja di FO, hahahah.... suatu ketika gue chatting sama temen from hometown karawaci, ngebahas "beli baju anak yang bagus tapi gak mahal di mane yaa." temen gue yang anaknya 2 tahun lebih tua dan sehari-harinya kerja lewatin serpong langsung nyamber, "di FO, Chom! di BSD, serpong, banyak banget FO yang bagus-bagus." btw, iya, BSD dan serpong disebut sebagai dua entitas terpisah, hehe.
tapii, bertahun-tahun bolak-balik serpong, BSD, kok gue belom pernah notice ada FO? dengan arahan si temen, akhirnya gue temuin juga FO Parade di BSD,sama satu lagi di deket Alam Sutera yang gue lupa namanya. ada banyaakkk baju anak-anak, trendi-trendi pula modelnya, haha. ada beberapa yang emang mahal sih, karena "branded," tapi tetep aja jauuuh lebih murah dari harga counter. baju orang dewasa juga bagus-bagus, tapi buat cowok. kalo yang buat cewek, nggak ada yang bikin gue selera, sih. mendingan beli cotton ink atau ke goods dept gituh #bukanhipster #cumasupportmereklokal :P
tapiii, anggapan itu berubah saat gue diajak si debi ke sebuah FO baru di serpong. nama FO-nya POS. entah itu singkatan atau satu kata. begitu liat koleksi baju-baju ceweknya, kok bagus-bagus?? walhasil belanja deh gue. mana kemarin lagi ada promo apa gitu, jadi tiap pembelian 500 rb dapet voucher 100rb. okeh banget 'kaan.

- bisa nongkrong di kantor FD selama nungguin Bumy sekolah. well, sebenernya di situ DAN konter McD kemang, sih xD
alhamdulillaah, gue diijinin sama Hani dkk buat 'ngantor' di situ sambil nungguin Bumy. ide buat mencari tempat nunggu yang bikin produktif (bukannya konsumtif xD) tiba-tiba terlintas justru pas Bumy udah kita daftarin di sekolah baru. kepikiran karena meskipun durasi sekolahnya cukup lama, tapi jauh juga kalo gue bolak-balik ke rumah. akhirnya gue beranikan diri deh nanya ke Hani hehehe... dan yaayyy seneng banget pas diijinin! rasanya kaya balik lagi ke rutinitas ngantor, meski cuma ala-ala hahaha.
so far, kesan yang gue dapatkan adalah... suasananya beda banget sama kantor gue dulu! iyalah, namapun media, online pula. suasananya 'santai', seger, dan bikin kepengen lebih banyak tau tentang macem-macem.

- another one on this current favorite things list is that now i'm hooked on montessori method. dulu saat pertama kali baca dan kenal juga udah terpikat. tapi kebetulan sekarang "interaksi" gue sama metode ini jadi lebih besar karena sekolah bumy sekarang full montessori. apa dan gimana yang bikin makin terpikat, maybe on another different post.

25/07/2013

le pouch

cloudy thursday. menstrual cramps. not the kid's school day. i'm definitely staying in. 
daripada bengong (padahal ada deadline nulis T__T), let's just list down what's inside my makeup pouch. 
oya berhubung gue hampir nggak pernah dandan di rumah, jadi yang dibawa ya almost-full makeup begini sehari-harinya.



  • TBS vit c skin boost --> suki sama skincare komplementer ini. mencerahkan dan jadi antioksidan juga katanya kann.
  • Kate BB Gel Cream --> suki. bikin nggak berminyak, tonenya juga masuk (gue pake yang OC-C). 
  • MAC studio sculpt concealer NC 20 --> tambahan aja kalo mau agak full dandan.
  • MAC blot powder
  • Kiehl's lip balm --> nggak abis-abis nih dipakenya (brb cek expiry date) :P
  • Revlon colorstay 232 --> suki sama tone dan keawetannya. 
  • PAC matte lipstick tender peach --> SUKI. it matches my facial tone. bikin jadi cerah gitu... RASANYA sih. hehehe. harganya juga murmer. tapi ya kurang awet dipake emang.
  • Urban Decay primer potion --> jarang banget dipake. entah kenapa nangkring terus di dalam pouch.
  • MAC eyeshadow star violet --> idem seperti UDPP... hampir gak pernah dipake.
  • MAC power point buried treasure --> love it.
  • Bourjois eye liner 09 --> ini gue jadiin... pensil alis :| 
  • Maybelline hyper curl mascara 
  • NYX eyebrow cake powder --> pendatang baru di dalam pouch nih. pas lagi iseng main ke konter NYX, ditawarin ini sama mbaknya, eh ternyata dipakenya gampang. harganya juga gak mahal. yauds sekarang gak pake eyeliner sebagai perkakas alis lagi. (disclaimer: i'm totally a makeup virgin)
  • serutan
  • TBS kabuki brush --> enak buat pake blot powder yang compact, tapi kalo lagi bawa mineral foundation yang powder, juga tepat pake ini. versatile deh pokoknya.
  • Everyday Minerals flat top brush --> versatile juga, jaman gue rutin pakai liquid foundation, ini enak banget untuk aplikasi karena membuat jadi rata dan natural di muka. sesudahnya bisa dipakai untuk bedak tabur juga. versatile.
  • Kaca
  • Muji travel pouch --> suki sama si pouch ini karena gak terlalu gede tapi bisa nampung banyak printilan berkat laci-laci kecil di dalamnya. trus waterproof juga. 
  • oya itu ada salep  Dyprosalic juga, karena gue suka tiba-tiba kena bentol-gatel-dan semacamnya kalo alergi lagi kumat. 

akhir-akhir ini sih, gue lagi nyoba pakai regimen skincare yang berbeda. 
kiehl's sedang diliburkan. gue lagi rajin pake produk paula's choice untuk serum. sesudahnya gue 'timpa' dengan day cream Olay's Total Complete yang udah mengandung SPF 15. karena si pelembab ini udah membuat kulit muka moist, gue tinggal tambahin sunscreen Melanox (non-comedogenic, oil-free) trus pakai TBS mineral foundation. 
enak buat sehari-hari, ternyata! gak membebani muka :P 
BB cream Kate-nya jadi bisa dihemat deh, karena cuma dipake sesekali. 




24/05/2013

gravity always wins.

to even begin to write about this is a bit outlandish for me. i never put any special concern for beauty, and fashion, and all those girly stuff. it actually hit me a few weeks earlier, when i met my friend, Kiti Yunita Uga, MD. we talked about how we'll no longer be members of the 20-something club (amin). among our chatter about love, life, and dreams, suddenly the beauty issue was blurted out. we treaded upon the dark, secretive, foreign land (at least for me!) called "anti-aging." good Lord, i hate the words it consisted of already! why defy something that is bound to happen? even uttering the words make me think about the lack of self-esteem, and the hopeless effort to fight nature.

i said to kiti, "do we need it? anti-aging products and stuff?" i obviously expected a supportive "na'ah! it's BS produced by consumerism and big beauty products manufacturers!"

instead, kiti answered me rather eagerly, "of course we do!" and then she explained why women our age (*gulps*) need to maintain the youth of our skin, etc. i was a bit disappointed. why? because i no longer have the ground for my laziness to even wash my face before i go to sleep. i have to be responsible to take care of my skin and strive for its well-maintained youth. not to mention, those products tend to be expensive. so more and more "disadvantages" for me.

but the promise for a healthy, youthful skin? isn't that enough reason to start caring for my skin?
so i relented. i tried to be diligent about putting on skincare products. somehow i managed to have my own skincare "routine." i haven't yet purchased any anti-aging products because, being a 'careful' consumer that i am (except when it comes to books, i guess), i still think i need to do more "research" that's suitable for me. skintype-wise, and price-wise.

so far, this is what i apply on my face.

morning:
  • kiehl's rare earth deep pore cleanser
  • kiehl's rare earth pore refining toner
  • kiehl's rare earth pore minimizing moisturizer
  • the body shop vitamin c skin boost
  • kate bb gel with SPF 30 PA++
(segini aja rasanya udah ruempong banget)

night:
  • makeup cleanser
  • hada labo shirojyun facewash or that one with aha/bha
  • hada labo shirojyun toner
  • hada labo shirojyun whitening essence

few times a week:
  • kiehl's epidermal re-texturizing micro-dermabrasion

nothing so special, huh? i don't have some kind of special regiment in my skincare routine, for anti-aging, especially.
that's why the result is not so special either.
i still have acnes. and my skintone is still not even. i still have black spots.
i read this blogpost here and i think my face's problem is like her "before" condition. even worse :(
my problems are now adding up. first it's the acne, and then the black spots, and now, anti-aging concern. guess this is what i have to pay for procrastinating.

after some time browsing, er i mean researching, i think i need
  • to visit a beauty treatment center. i opt for Miracle Aesthetics, but still haven't made the visit. i read blogs reviewing the treatment. i'm particularly interested in acne & post-acne facial and chemical/whitening peeling.
  • of course, anti-aging product with retinol-A. still can't decide which brand i'd choose for this. i've tried Estee Lauder's ANR but it failed me. on my watchlist are Shiseido, SK-II, and L'ancome. although i prefer asian brand for some reasons, but i still keep my options open.
  • paula's choice products. my eyes are on their super antioxidant concentrate serum. and also her BHA concentrate products.
well, i think for now i can only 
- keep doing what i do. at least none of those products i'm using causing breakouts or anything.
- ask for samples for those pricey anti-aging products??
- hope for any suggestion from those with more experience ;) kasih saran doong!